Jumat, 9 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Bupati Inhil Khatib Salat Jumat di Masjid Jamik Pangean

TEMBILAHAN (RIAPOS.CO) — Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan, menjadi khatib Salat Jumat di Masjid Jamik Koto Nagori Pangean, Kuantan Singingi (Kuansing), Jumat (22/7/2022).

Dalam khutbahnya, Kkhatib mengajak semua untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Dengan harapan kehidupan di tahun depan, jauh lebih bagus dari pada tahun-tanun yang sebelulmnya.

"Bertakwalah kepada Allah, karena Allah, Maha Tahu apa yang dikerjakan manusia," pesannya.

Dalam Al Qur'an, dijelaskan Khatib, tentang hijrah. Kesimpulannya, barang siapa manusia/orang yang lebih baik dari pada hari kemarin, maka dia adalah orang yang sangat beruntung. Demikian pula sebaliknya.

Kemudiam dalam sebuah hadis, yang artinya, disampaikan khatib, setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah dan suci. Artinya, kedua orang tuanyalah nanti yang akan menjadikan anaknya menjadi Yahudi, Nasrani dan lain sebagainya.

Dengan pempedomani hadis tersebut, khatib akan mengangkat satu kisah nyata yang penah terjadi dalam kehidupan. Kesimpulannya dari kisah itu nanti perlu diambil satu hikmah maupun suri teladannya.

Di mana dalam kisah itu pasangan suami istri yang sibuk dengan pekerjaan masing-masing, meninggalkan anak semata wayangnya dengan diurus pembantu. Satu ketika anak itu mencoret-coret mobil orang tuanya dengan paku berkarat.

Ketika ayahnya tahu bekas coretan ayahnya marah besar. Tanpa disadari sang anak mengakui apa yang sudah dilakukanya. Konsekwensinya anak itu dipukul menggunakan ranting kayu dan pada akhirnya anak itu sakit parah.

Kesimpulannya, mendidik anak tidak harus dengan kekerasan. Maka petiklah cerita itu untuk mendidik anak dengan sebaik mungkin. Karena anak akan  meneruskan estapet kepemimpinan.

"Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Artinya kedua orang tuanyalah yang menjadikannya sebagai hati yang putih, Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim," urai khatib.

Laporan: Indra Efendi (Tembilahan)
Editor: Rinaldi

 

TEMBILAHAN (RIAPOS.CO) — Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan, menjadi khatib Salat Jumat di Masjid Jamik Koto Nagori Pangean, Kuantan Singingi (Kuansing), Jumat (22/7/2022).

Dalam khutbahnya, Kkhatib mengajak semua untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Dengan harapan kehidupan di tahun depan, jauh lebih bagus dari pada tahun-tanun yang sebelulmnya.

"Bertakwalah kepada Allah, karena Allah, Maha Tahu apa yang dikerjakan manusia," pesannya.

Dalam Al Qur'an, dijelaskan Khatib, tentang hijrah. Kesimpulannya, barang siapa manusia/orang yang lebih baik dari pada hari kemarin, maka dia adalah orang yang sangat beruntung. Demikian pula sebaliknya.

Kemudiam dalam sebuah hadis, yang artinya, disampaikan khatib, setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah dan suci. Artinya, kedua orang tuanyalah nanti yang akan menjadikan anaknya menjadi Yahudi, Nasrani dan lain sebagainya.

- Advertisement -

Dengan pempedomani hadis tersebut, khatib akan mengangkat satu kisah nyata yang penah terjadi dalam kehidupan. Kesimpulannya dari kisah itu nanti perlu diambil satu hikmah maupun suri teladannya.

Di mana dalam kisah itu pasangan suami istri yang sibuk dengan pekerjaan masing-masing, meninggalkan anak semata wayangnya dengan diurus pembantu. Satu ketika anak itu mencoret-coret mobil orang tuanya dengan paku berkarat.

- Advertisement -

Ketika ayahnya tahu bekas coretan ayahnya marah besar. Tanpa disadari sang anak mengakui apa yang sudah dilakukanya. Konsekwensinya anak itu dipukul menggunakan ranting kayu dan pada akhirnya anak itu sakit parah.

Kesimpulannya, mendidik anak tidak harus dengan kekerasan. Maka petiklah cerita itu untuk mendidik anak dengan sebaik mungkin. Karena anak akan  meneruskan estapet kepemimpinan.

"Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Artinya kedua orang tuanyalah yang menjadikannya sebagai hati yang putih, Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim," urai khatib.

Laporan: Indra Efendi (Tembilahan)
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TEMBILAHAN (RIAPOS.CO) — Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan, menjadi khatib Salat Jumat di Masjid Jamik Koto Nagori Pangean, Kuantan Singingi (Kuansing), Jumat (22/7/2022).

Dalam khutbahnya, Kkhatib mengajak semua untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Dengan harapan kehidupan di tahun depan, jauh lebih bagus dari pada tahun-tanun yang sebelulmnya.

"Bertakwalah kepada Allah, karena Allah, Maha Tahu apa yang dikerjakan manusia," pesannya.

Dalam Al Qur'an, dijelaskan Khatib, tentang hijrah. Kesimpulannya, barang siapa manusia/orang yang lebih baik dari pada hari kemarin, maka dia adalah orang yang sangat beruntung. Demikian pula sebaliknya.

Kemudiam dalam sebuah hadis, yang artinya, disampaikan khatib, setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah dan suci. Artinya, kedua orang tuanyalah nanti yang akan menjadikan anaknya menjadi Yahudi, Nasrani dan lain sebagainya.

Dengan pempedomani hadis tersebut, khatib akan mengangkat satu kisah nyata yang penah terjadi dalam kehidupan. Kesimpulannya dari kisah itu nanti perlu diambil satu hikmah maupun suri teladannya.

Di mana dalam kisah itu pasangan suami istri yang sibuk dengan pekerjaan masing-masing, meninggalkan anak semata wayangnya dengan diurus pembantu. Satu ketika anak itu mencoret-coret mobil orang tuanya dengan paku berkarat.

Ketika ayahnya tahu bekas coretan ayahnya marah besar. Tanpa disadari sang anak mengakui apa yang sudah dilakukanya. Konsekwensinya anak itu dipukul menggunakan ranting kayu dan pada akhirnya anak itu sakit parah.

Kesimpulannya, mendidik anak tidak harus dengan kekerasan. Maka petiklah cerita itu untuk mendidik anak dengan sebaik mungkin. Karena anak akan  meneruskan estapet kepemimpinan.

"Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Artinya kedua orang tuanyalah yang menjadikannya sebagai hati yang putih, Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim," urai khatib.

Laporan: Indra Efendi (Tembilahan)
Editor: Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari