Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Chevrolet Captiva Buatan Cikarang Diobral Separuh Harga

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Reaksi konsumtif diperlihatkan masyarakat Thailand yang ramai-ramai datang ke diler Chevrolet untuk membeli mobil. Ini dilakukan mereka pasca General Motors melakukan cuci gudang terhadap mobil Chevrolet setelah mengumumkan akan undur diri dari negeri Gajah Putih.

Masyarat tertarik dengan tawaran diskon yang sangat menggoda dari merek Amerika ini. Pasalnya Captiva 1.5 LS Turbo terbaru yang diproduksi oleh Wuling Indonesia ini ditawarkan dengan setengah harga.

Padahal sebelumnya dijual 999.000 baht atau Rp439 jutaan, kini bisa dibeli hanya dengan harga 499.000 baht atau Rp219 jutaan. Sementara untuk Chevrolet Colorado Trailboss MT 2WD, yang harga normalnya 859.000 baht atau Rp373 jutaan, dijual hanya 655.000 baht atau sekitar Rp284 juta.

Baca Juga:  Sehari Tambah 949 Kasus Baru Corona

Seperti diketahui pada September 2019, Wuling Motors melakukan pengiriman Wuling Almaz dengan nama Chevrolet Captiva buatan Cikarang, Jawa Barat ke sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara termasuk Thailand dan Oseania.

Namun Chevrolet Captiva yang di ekspor memiliki sedikit perbedaan dengan Wuling Almaz di dalam negeri. Ini karena harus mengikuti peraturan yang berlaku di negara tujuan ekspor.

Reaksi konsumen yang ingin membeli mobil Chevrolet membuat sebagian diler resmi kewalahan. Bahkan beberapa di antaranya memilih untuk berhenti menerima konsumen yang akan membeli Captiva yang sangat laku di Thailand.

Bahkan salah satu diler di area Bang Chak menuliskan pesan dalam laman Facebook yang berbunyi "Showroom Bang Jak untuk sementara berhenti menjual Captiva. Kami akan memberi tahu Anda jika unit tersedia."

Baca Juga:  Pertanyakan PI, Gubri Tuntut Transparansi Lifting Migas

Sementara Chunaka, seorang manajer penjualan di diler resmi Chevrolet di Pattaya, mengatakan pihaknya tidak lagi menerima pesanan untuk Captiva. Namun untuk model lain masih tersedia.

Menurutnya kalau dilernya bisa menjual lebih dari 100 mobil pada hari Rabu untuk pelanggan Thailand dan asing. Dengan catatan pembeli harus melakukan deposit untuk memesan mobil. Sedangkan untuk pelunasan dilakukan saat pengiriman, hal ini dikutip dari laman Bangkok Post.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Reaksi konsumtif diperlihatkan masyarakat Thailand yang ramai-ramai datang ke diler Chevrolet untuk membeli mobil. Ini dilakukan mereka pasca General Motors melakukan cuci gudang terhadap mobil Chevrolet setelah mengumumkan akan undur diri dari negeri Gajah Putih.

Masyarat tertarik dengan tawaran diskon yang sangat menggoda dari merek Amerika ini. Pasalnya Captiva 1.5 LS Turbo terbaru yang diproduksi oleh Wuling Indonesia ini ditawarkan dengan setengah harga.

Padahal sebelumnya dijual 999.000 baht atau Rp439 jutaan, kini bisa dibeli hanya dengan harga 499.000 baht atau Rp219 jutaan. Sementara untuk Chevrolet Colorado Trailboss MT 2WD, yang harga normalnya 859.000 baht atau Rp373 jutaan, dijual hanya 655.000 baht atau sekitar Rp284 juta.

Baca Juga:  Korban Mutilasi Kalibata City Dibunuh saat Bercinta

Seperti diketahui pada September 2019, Wuling Motors melakukan pengiriman Wuling Almaz dengan nama Chevrolet Captiva buatan Cikarang, Jawa Barat ke sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara termasuk Thailand dan Oseania.

Namun Chevrolet Captiva yang di ekspor memiliki sedikit perbedaan dengan Wuling Almaz di dalam negeri. Ini karena harus mengikuti peraturan yang berlaku di negara tujuan ekspor.

Reaksi konsumen yang ingin membeli mobil Chevrolet membuat sebagian diler resmi kewalahan. Bahkan beberapa di antaranya memilih untuk berhenti menerima konsumen yang akan membeli Captiva yang sangat laku di Thailand.

Bahkan salah satu diler di area Bang Chak menuliskan pesan dalam laman Facebook yang berbunyi "Showroom Bang Jak untuk sementara berhenti menjual Captiva. Kami akan memberi tahu Anda jika unit tersedia."

Baca Juga:  DPR Desak Pemerintah Berupaya Cabut Sanksi WADA

Sementara Chunaka, seorang manajer penjualan di diler resmi Chevrolet di Pattaya, mengatakan pihaknya tidak lagi menerima pesanan untuk Captiva. Namun untuk model lain masih tersedia.

Menurutnya kalau dilernya bisa menjual lebih dari 100 mobil pada hari Rabu untuk pelanggan Thailand dan asing. Dengan catatan pembeli harus melakukan deposit untuk memesan mobil. Sedangkan untuk pelunasan dilakukan saat pengiriman, hal ini dikutip dari laman Bangkok Post.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Chevrolet Captiva Buatan Cikarang Diobral Separuh Harga

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Reaksi konsumtif diperlihatkan masyarakat Thailand yang ramai-ramai datang ke diler Chevrolet untuk membeli mobil. Ini dilakukan mereka pasca General Motors melakukan cuci gudang terhadap mobil Chevrolet setelah mengumumkan akan undur diri dari negeri Gajah Putih.

Masyarat tertarik dengan tawaran diskon yang sangat menggoda dari merek Amerika ini. Pasalnya Captiva 1.5 LS Turbo terbaru yang diproduksi oleh Wuling Indonesia ini ditawarkan dengan setengah harga.

Padahal sebelumnya dijual 999.000 baht atau Rp439 jutaan, kini bisa dibeli hanya dengan harga 499.000 baht atau Rp219 jutaan. Sementara untuk Chevrolet Colorado Trailboss MT 2WD, yang harga normalnya 859.000 baht atau Rp373 jutaan, dijual hanya 655.000 baht atau sekitar Rp284 juta.

Baca Juga:  Korban Mutilasi Kalibata City Dibunuh saat Bercinta

Seperti diketahui pada September 2019, Wuling Motors melakukan pengiriman Wuling Almaz dengan nama Chevrolet Captiva buatan Cikarang, Jawa Barat ke sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara termasuk Thailand dan Oseania.

Namun Chevrolet Captiva yang di ekspor memiliki sedikit perbedaan dengan Wuling Almaz di dalam negeri. Ini karena harus mengikuti peraturan yang berlaku di negara tujuan ekspor.

Reaksi konsumen yang ingin membeli mobil Chevrolet membuat sebagian diler resmi kewalahan. Bahkan beberapa di antaranya memilih untuk berhenti menerima konsumen yang akan membeli Captiva yang sangat laku di Thailand.

Bahkan salah satu diler di area Bang Chak menuliskan pesan dalam laman Facebook yang berbunyi "Showroom Bang Jak untuk sementara berhenti menjual Captiva. Kami akan memberi tahu Anda jika unit tersedia."

Baca Juga:  Kematian Rendah Bukan karena Omicron Ringan, tapi Berkat Vaksin

Sementara Chunaka, seorang manajer penjualan di diler resmi Chevrolet di Pattaya, mengatakan pihaknya tidak lagi menerima pesanan untuk Captiva. Namun untuk model lain masih tersedia.

Menurutnya kalau dilernya bisa menjual lebih dari 100 mobil pada hari Rabu untuk pelanggan Thailand dan asing. Dengan catatan pembeli harus melakukan deposit untuk memesan mobil. Sedangkan untuk pelunasan dilakukan saat pengiriman, hal ini dikutip dari laman Bangkok Post.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Reaksi konsumtif diperlihatkan masyarakat Thailand yang ramai-ramai datang ke diler Chevrolet untuk membeli mobil. Ini dilakukan mereka pasca General Motors melakukan cuci gudang terhadap mobil Chevrolet setelah mengumumkan akan undur diri dari negeri Gajah Putih.

Masyarat tertarik dengan tawaran diskon yang sangat menggoda dari merek Amerika ini. Pasalnya Captiva 1.5 LS Turbo terbaru yang diproduksi oleh Wuling Indonesia ini ditawarkan dengan setengah harga.

Padahal sebelumnya dijual 999.000 baht atau Rp439 jutaan, kini bisa dibeli hanya dengan harga 499.000 baht atau Rp219 jutaan. Sementara untuk Chevrolet Colorado Trailboss MT 2WD, yang harga normalnya 859.000 baht atau Rp373 jutaan, dijual hanya 655.000 baht atau sekitar Rp284 juta.

Baca Juga:  Zoya Jelaskan Ragam Penyimpangan Seksual

Seperti diketahui pada September 2019, Wuling Motors melakukan pengiriman Wuling Almaz dengan nama Chevrolet Captiva buatan Cikarang, Jawa Barat ke sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara termasuk Thailand dan Oseania.

Namun Chevrolet Captiva yang di ekspor memiliki sedikit perbedaan dengan Wuling Almaz di dalam negeri. Ini karena harus mengikuti peraturan yang berlaku di negara tujuan ekspor.

Reaksi konsumen yang ingin membeli mobil Chevrolet membuat sebagian diler resmi kewalahan. Bahkan beberapa di antaranya memilih untuk berhenti menerima konsumen yang akan membeli Captiva yang sangat laku di Thailand.

Bahkan salah satu diler di area Bang Chak menuliskan pesan dalam laman Facebook yang berbunyi "Showroom Bang Jak untuk sementara berhenti menjual Captiva. Kami akan memberi tahu Anda jika unit tersedia."

Baca Juga:  DPR Desak Pemerintah Berupaya Cabut Sanksi WADA

Sementara Chunaka, seorang manajer penjualan di diler resmi Chevrolet di Pattaya, mengatakan pihaknya tidak lagi menerima pesanan untuk Captiva. Namun untuk model lain masih tersedia.

Menurutnya kalau dilernya bisa menjual lebih dari 100 mobil pada hari Rabu untuk pelanggan Thailand dan asing. Dengan catatan pembeli harus melakukan deposit untuk memesan mobil. Sedangkan untuk pelunasan dilakukan saat pengiriman, hal ini dikutip dari laman Bangkok Post.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari