Minggu, 30 November 2025
spot_img

Pandemi Mempercepat Pemanfaatan Teknologi di Kampus

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sudah dua tahun lebih pandemi Covid-19 melanda dunia, termasuk Indonesia. Di tengah beragam dampak negatif yang ditimbulkan, pandemi Covid-19 membawa sejumlah dampak positif. Di antaranya adalah mempercepat adopsi teknologi di lingkungan perguruan tinggi.

Keterangan tersebut disampaikan Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek Nizam dalam The Signing of The Cooperation Framework Agreement ICE Institute secara virtual Selasa (19/4). "Dua tahun pandemi Covid-19 berhasil akselerasi transformasi layanan pendidikan tinggi untuk mengadopsi teknologi," kata Nizam.

Guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta itu mengatakan, ketika pandemi Covid-19 melanda Indonesia, perguruan tinggi di Indonesia berlomba-lomba menerapkan perkuliahan secara online atau virtual. Kampus seperti dipaksa untuk membuka perkuliahan secara online. Sebab pemerintah melarang ada kerumunan, termasuk di lingkungan kampus, untuk mencegah penularan Covid-19.

Baca Juga:  DPO Pencuri Sepeda Ditangkap

Nizam mengatakan ketika kampus-kampus membuka layanan online, ternyata membawa manfaat lainnya. Yaitu layanan pendidikan tinggi bisa diakses lebih luas lagi. "Anak-anak di pulau-pulau yang tersebar di Indonesia, bisa mengikuti perkuliahan secara online," kata dia.

Selain itu Nizam mengatakan pandemi Covid-19 menjadi momentum untuk membuka layanan kursus-kursus seperti yang dilakukan oleh ICE Institute. Apalagi layanan kursus yang dilakukan oleh ICE Institute berbasis online. Sehingga dapat dijangkau mahasiswa lebih luas lagi. "Melalui teknologi, layanan pendidikan tinggi lebih mudah diakses," katanya.

Nizam berpesan meskipun layanan pendidikan tinggi saat ini lebih leluasa, karena bisa menggunakan online, kualitasnya untuk tetap dijaga. Dia tidak ingin kualitas pendidikan tinggi seperti dikorbankan.(jpg)

Baca Juga:  Warga Rohul Rela Antre Dapatkan Vaksin Moderna

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sudah dua tahun lebih pandemi Covid-19 melanda dunia, termasuk Indonesia. Di tengah beragam dampak negatif yang ditimbulkan, pandemi Covid-19 membawa sejumlah dampak positif. Di antaranya adalah mempercepat adopsi teknologi di lingkungan perguruan tinggi.

Keterangan tersebut disampaikan Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek Nizam dalam The Signing of The Cooperation Framework Agreement ICE Institute secara virtual Selasa (19/4). "Dua tahun pandemi Covid-19 berhasil akselerasi transformasi layanan pendidikan tinggi untuk mengadopsi teknologi," kata Nizam.

Guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta itu mengatakan, ketika pandemi Covid-19 melanda Indonesia, perguruan tinggi di Indonesia berlomba-lomba menerapkan perkuliahan secara online atau virtual. Kampus seperti dipaksa untuk membuka perkuliahan secara online. Sebab pemerintah melarang ada kerumunan, termasuk di lingkungan kampus, untuk mencegah penularan Covid-19.

Baca Juga:  Todongkan Pistol Mainan ke Pengemudi Motor, "Bang Jago" Dikepung Warga

Nizam mengatakan ketika kampus-kampus membuka layanan online, ternyata membawa manfaat lainnya. Yaitu layanan pendidikan tinggi bisa diakses lebih luas lagi. "Anak-anak di pulau-pulau yang tersebar di Indonesia, bisa mengikuti perkuliahan secara online," kata dia.

Selain itu Nizam mengatakan pandemi Covid-19 menjadi momentum untuk membuka layanan kursus-kursus seperti yang dilakukan oleh ICE Institute. Apalagi layanan kursus yang dilakukan oleh ICE Institute berbasis online. Sehingga dapat dijangkau mahasiswa lebih luas lagi. "Melalui teknologi, layanan pendidikan tinggi lebih mudah diakses," katanya.

- Advertisement -

Nizam berpesan meskipun layanan pendidikan tinggi saat ini lebih leluasa, karena bisa menggunakan online, kualitasnya untuk tetap dijaga. Dia tidak ingin kualitas pendidikan tinggi seperti dikorbankan.(jpg)

Baca Juga:  Warga Rohul Rela Antre Dapatkan Vaksin Moderna

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sudah dua tahun lebih pandemi Covid-19 melanda dunia, termasuk Indonesia. Di tengah beragam dampak negatif yang ditimbulkan, pandemi Covid-19 membawa sejumlah dampak positif. Di antaranya adalah mempercepat adopsi teknologi di lingkungan perguruan tinggi.

Keterangan tersebut disampaikan Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek Nizam dalam The Signing of The Cooperation Framework Agreement ICE Institute secara virtual Selasa (19/4). "Dua tahun pandemi Covid-19 berhasil akselerasi transformasi layanan pendidikan tinggi untuk mengadopsi teknologi," kata Nizam.

Guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta itu mengatakan, ketika pandemi Covid-19 melanda Indonesia, perguruan tinggi di Indonesia berlomba-lomba menerapkan perkuliahan secara online atau virtual. Kampus seperti dipaksa untuk membuka perkuliahan secara online. Sebab pemerintah melarang ada kerumunan, termasuk di lingkungan kampus, untuk mencegah penularan Covid-19.

Baca Juga:  Polsek Bangko Tinjau Situasi Pelaksanaan Pilpeng di Bagan Jawa

Nizam mengatakan ketika kampus-kampus membuka layanan online, ternyata membawa manfaat lainnya. Yaitu layanan pendidikan tinggi bisa diakses lebih luas lagi. "Anak-anak di pulau-pulau yang tersebar di Indonesia, bisa mengikuti perkuliahan secara online," kata dia.

Selain itu Nizam mengatakan pandemi Covid-19 menjadi momentum untuk membuka layanan kursus-kursus seperti yang dilakukan oleh ICE Institute. Apalagi layanan kursus yang dilakukan oleh ICE Institute berbasis online. Sehingga dapat dijangkau mahasiswa lebih luas lagi. "Melalui teknologi, layanan pendidikan tinggi lebih mudah diakses," katanya.

Nizam berpesan meskipun layanan pendidikan tinggi saat ini lebih leluasa, karena bisa menggunakan online, kualitasnya untuk tetap dijaga. Dia tidak ingin kualitas pendidikan tinggi seperti dikorbankan.(jpg)

Baca Juga:  Kasus Amaq Sinta Akhirnya di SP3 karena Murni Pembelaan Diri

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari