Minggu, 6 April 2025
spot_img

Pemerkosa Brutal di India Digantung Bersamaan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Empat pria yang didakwa atas pemerkosaan dan pembunuhan seorang mahasiswi lebih dari tujuh tahun silam dalam kasus terkenal yang dijuluki "Kasus Perkosaan Nirbhaya", telah dihukum gantung pada Jumat (20/3) pagi waktu setempat dalam sebuah penjara di ibu kota India, New Delhi.

Ini menjadi kali pertama di New Delhi empat orang dieksekusi secara bersamaan. Keempat pria itu didakwa melakukan pemerkosaan secara beramai-ramai dan pembunuhan keji terhadap seorang wanita muda yang merupakan mahasiswi kedokteran. Korban diserang secara brutal di dalam sebuah bus di New Delhi pada Desember 2012. Dia meninggal akibat cedera fatal dua pekan kemudian.

Kasus keji tersebut telah memicu protes keras dari seluruh India, dengan masyarakat menuntut hukuman berat atas kejahatan terhadap perempuan.

Baca Juga:  Santri Jadi Benteng Menjaga NKRI

Dalam serangkaian peristiwa dramatis yang berlangsung hingga Kamis malam (19/3), pengadilan di New Delhi sempat menolak petisi terakhir para terpidana mati yang meminta penundaan eksekusi.

Eksekusi keempat pelaku tersebut semula dijadwalkan pada 22 Januari, namun sempat ditunda beberapa kali karena pihak pengacara terpidana berhasil mengambil keuntungan yang tidak sepatutnya dari sistem hukum yang ada di India, dengan memindahkan petisi pengampunan di forum-forum berbeda, dan membuat pengadilan menunda putusannya.

Sebanyak enam orang terlibat dalam kasus pemerkosaan keji tersebut. Salah satu dari keenam pelaku melakukan bunuh diri selama persidangan, sementara yang lainnya, seorang remaja di bawah umur, telah dibebaskan setelah menjalani masa tahanan tiga tahun dalam Lembaga Pemasyarakatan. (Xinhua/antara)

Baca Juga:  5 Jabatan PTP Kosong di Pemkab Rohul Segera Ditunjuk Plt

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Empat pria yang didakwa atas pemerkosaan dan pembunuhan seorang mahasiswi lebih dari tujuh tahun silam dalam kasus terkenal yang dijuluki "Kasus Perkosaan Nirbhaya", telah dihukum gantung pada Jumat (20/3) pagi waktu setempat dalam sebuah penjara di ibu kota India, New Delhi.

Ini menjadi kali pertama di New Delhi empat orang dieksekusi secara bersamaan. Keempat pria itu didakwa melakukan pemerkosaan secara beramai-ramai dan pembunuhan keji terhadap seorang wanita muda yang merupakan mahasiswi kedokteran. Korban diserang secara brutal di dalam sebuah bus di New Delhi pada Desember 2012. Dia meninggal akibat cedera fatal dua pekan kemudian.

Kasus keji tersebut telah memicu protes keras dari seluruh India, dengan masyarakat menuntut hukuman berat atas kejahatan terhadap perempuan.

Baca Juga:  Digelar, Serah Terima Jabatan Sekdakab dari Surya Arfan ke M Job Kurniawan

Dalam serangkaian peristiwa dramatis yang berlangsung hingga Kamis malam (19/3), pengadilan di New Delhi sempat menolak petisi terakhir para terpidana mati yang meminta penundaan eksekusi.

Eksekusi keempat pelaku tersebut semula dijadwalkan pada 22 Januari, namun sempat ditunda beberapa kali karena pihak pengacara terpidana berhasil mengambil keuntungan yang tidak sepatutnya dari sistem hukum yang ada di India, dengan memindahkan petisi pengampunan di forum-forum berbeda, dan membuat pengadilan menunda putusannya.

Sebanyak enam orang terlibat dalam kasus pemerkosaan keji tersebut. Salah satu dari keenam pelaku melakukan bunuh diri selama persidangan, sementara yang lainnya, seorang remaja di bawah umur, telah dibebaskan setelah menjalani masa tahanan tiga tahun dalam Lembaga Pemasyarakatan. (Xinhua/antara)

Baca Juga:  188 Awak Kapal World Dream Dicek Kesehatannya Setiap 12 Jam

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Pemerkosa Brutal di India Digantung Bersamaan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Empat pria yang didakwa atas pemerkosaan dan pembunuhan seorang mahasiswi lebih dari tujuh tahun silam dalam kasus terkenal yang dijuluki "Kasus Perkosaan Nirbhaya", telah dihukum gantung pada Jumat (20/3) pagi waktu setempat dalam sebuah penjara di ibu kota India, New Delhi.

Ini menjadi kali pertama di New Delhi empat orang dieksekusi secara bersamaan. Keempat pria itu didakwa melakukan pemerkosaan secara beramai-ramai dan pembunuhan keji terhadap seorang wanita muda yang merupakan mahasiswi kedokteran. Korban diserang secara brutal di dalam sebuah bus di New Delhi pada Desember 2012. Dia meninggal akibat cedera fatal dua pekan kemudian.

Kasus keji tersebut telah memicu protes keras dari seluruh India, dengan masyarakat menuntut hukuman berat atas kejahatan terhadap perempuan.

Baca Juga:  Putusan MK tentang UU Ciptaker Sulit Dimengerti

Dalam serangkaian peristiwa dramatis yang berlangsung hingga Kamis malam (19/3), pengadilan di New Delhi sempat menolak petisi terakhir para terpidana mati yang meminta penundaan eksekusi.

Eksekusi keempat pelaku tersebut semula dijadwalkan pada 22 Januari, namun sempat ditunda beberapa kali karena pihak pengacara terpidana berhasil mengambil keuntungan yang tidak sepatutnya dari sistem hukum yang ada di India, dengan memindahkan petisi pengampunan di forum-forum berbeda, dan membuat pengadilan menunda putusannya.

Sebanyak enam orang terlibat dalam kasus pemerkosaan keji tersebut. Salah satu dari keenam pelaku melakukan bunuh diri selama persidangan, sementara yang lainnya, seorang remaja di bawah umur, telah dibebaskan setelah menjalani masa tahanan tiga tahun dalam Lembaga Pemasyarakatan. (Xinhua/antara)

Baca Juga:  Empat Terdakwa Korupsi RSUD Rohul Divonis Bersalah

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Empat pria yang didakwa atas pemerkosaan dan pembunuhan seorang mahasiswi lebih dari tujuh tahun silam dalam kasus terkenal yang dijuluki "Kasus Perkosaan Nirbhaya", telah dihukum gantung pada Jumat (20/3) pagi waktu setempat dalam sebuah penjara di ibu kota India, New Delhi.

Ini menjadi kali pertama di New Delhi empat orang dieksekusi secara bersamaan. Keempat pria itu didakwa melakukan pemerkosaan secara beramai-ramai dan pembunuhan keji terhadap seorang wanita muda yang merupakan mahasiswi kedokteran. Korban diserang secara brutal di dalam sebuah bus di New Delhi pada Desember 2012. Dia meninggal akibat cedera fatal dua pekan kemudian.

Kasus keji tersebut telah memicu protes keras dari seluruh India, dengan masyarakat menuntut hukuman berat atas kejahatan terhadap perempuan.

Baca Juga:  5 Jabatan PTP Kosong di Pemkab Rohul Segera Ditunjuk Plt

Dalam serangkaian peristiwa dramatis yang berlangsung hingga Kamis malam (19/3), pengadilan di New Delhi sempat menolak petisi terakhir para terpidana mati yang meminta penundaan eksekusi.

Eksekusi keempat pelaku tersebut semula dijadwalkan pada 22 Januari, namun sempat ditunda beberapa kali karena pihak pengacara terpidana berhasil mengambil keuntungan yang tidak sepatutnya dari sistem hukum yang ada di India, dengan memindahkan petisi pengampunan di forum-forum berbeda, dan membuat pengadilan menunda putusannya.

Sebanyak enam orang terlibat dalam kasus pemerkosaan keji tersebut. Salah satu dari keenam pelaku melakukan bunuh diri selama persidangan, sementara yang lainnya, seorang remaja di bawah umur, telah dibebaskan setelah menjalani masa tahanan tiga tahun dalam Lembaga Pemasyarakatan. (Xinhua/antara)

Baca Juga:  DPR Minta Kepesertaan BPJS Jadi Syarat Layanan Pertanahan Dibatalkan

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari