Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Polandia Lockdown, 18 WNI Dipulangkan dengan Libatkan Tiga KBRI

WARSAWA (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Polandia melakukan isolasi penuh (lockdown) setelah masifnya pandemi virus corona (Covid-19), baik di negaranya maupun Eropa. Kondisi inia membuat sebanyak 18 warga negara Indonesia (WNI) di Eropa Timur itu dipulangkan ke Indonesia.

Pemulangan ke-18 WNI difasilitasi tiga Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Eropa. Berdasarkan keterangan KBRI Den Haag, ke-18 WNI itu di antaranya 17 pekerja migran yang berada di Polandia dan satu mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan S2 di Kota Dorm Poznan, Polandia.

"Kepulangan 18 orang WNI dimaksud terpaksa dilakukan karena adanya kebijakan lockdown sejak tanggal 15 Maret 2020 yang dilakukan oleh Pemerintah Polandia," bunyi pernyataan tertulis KBRI Den Haag yang diterima berbagai media di Indonesia, Sabtu (18/4/2020).

Atas dasar itu, perwakilan RI di Warsawa, Polandia langsung menampung ke-18 WNI itu sejak tanggal 9 April 2020.

Baca Juga:  Malaysia dan Singapura Sepakat Buka Perbatasan

Proses pemulangan WNI ditempuh menggunakan transportasi darat dari Polandia ke Belanda via Jerman. Sebab, tiket pesawat yang mereka beli pada tanggal 12 April 2020 dibatalkan oleh pihak maskapai KLM karena penutupan bandara di Jerman bagi maskapai tersebut.

Menurut KBRI Den Haag, para WNI menempuh perjalanan selama 5 jam dengan jarak tempuh 520 km dari kota Warsawa ke Kota Kustryn, Polandia Barat pada Rabu (16/4).

Kemudian, di hari yang sama, mereka melanjutkan perjalanan menuju Kota Osnabruck Hbf, Jerman selama 4,5 jam dengan jarak tempuh 512 km. Di Jerman, para WNI tersebut langsung ditangani oleh KBRI Berlin untuk persiapan kelanjutan perjalanan darat. Para WNI tersebut kemudian menggunakan kereta api dari Osnambruc Hbf menuju Bandara Internasional Schiphol, Amsterdam

Baca Juga:  Kapolri Bentuk Tim Gabungan Selesaikan Kasus Asabri

Setelah tiba di Schiphol di Belanda, para WNI langsung ditangani KBRI Den Haag. Hasil sementara pemantauan KBRI Den Haag, para WNI tampak sehat dan tidak menunjukkan gejala-gejala yang mengindikasikan memiliki masalah kesehatan.

Setelah bermalam di Belanda, pada Jumat (17/4), para WNI tersebut bertolak ke Indonesia dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

"Pemulangan ke-18 WNI dari Polandia tersebut berhasil dilaksanakan dengan lancar dan baik berkat kerja sama yang erat dan koordinasi yang baik antara KBRI Warsawa, KBRI Berlin dan KBRI Den Haag," kata pernyataan tersebut.

Berdasarkan data WHO, hingga 18 April kasus positif corona di Polandia mencapai 7.918 dengan jumlah korban meninggal dunia mencapai 314 orang.

Sumber: CNN/Antara/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

WARSAWA (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Polandia melakukan isolasi penuh (lockdown) setelah masifnya pandemi virus corona (Covid-19), baik di negaranya maupun Eropa. Kondisi inia membuat sebanyak 18 warga negara Indonesia (WNI) di Eropa Timur itu dipulangkan ke Indonesia.

Pemulangan ke-18 WNI difasilitasi tiga Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Eropa. Berdasarkan keterangan KBRI Den Haag, ke-18 WNI itu di antaranya 17 pekerja migran yang berada di Polandia dan satu mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan S2 di Kota Dorm Poznan, Polandia.

"Kepulangan 18 orang WNI dimaksud terpaksa dilakukan karena adanya kebijakan lockdown sejak tanggal 15 Maret 2020 yang dilakukan oleh Pemerintah Polandia," bunyi pernyataan tertulis KBRI Den Haag yang diterima berbagai media di Indonesia, Sabtu (18/4/2020).

Atas dasar itu, perwakilan RI di Warsawa, Polandia langsung menampung ke-18 WNI itu sejak tanggal 9 April 2020.

Baca Juga:  Jamsyar Peduli Program Bantuan Sembako

Proses pemulangan WNI ditempuh menggunakan transportasi darat dari Polandia ke Belanda via Jerman. Sebab, tiket pesawat yang mereka beli pada tanggal 12 April 2020 dibatalkan oleh pihak maskapai KLM karena penutupan bandara di Jerman bagi maskapai tersebut.

Menurut KBRI Den Haag, para WNI menempuh perjalanan selama 5 jam dengan jarak tempuh 520 km dari kota Warsawa ke Kota Kustryn, Polandia Barat pada Rabu (16/4).

Kemudian, di hari yang sama, mereka melanjutkan perjalanan menuju Kota Osnabruck Hbf, Jerman selama 4,5 jam dengan jarak tempuh 512 km. Di Jerman, para WNI tersebut langsung ditangani oleh KBRI Berlin untuk persiapan kelanjutan perjalanan darat. Para WNI tersebut kemudian menggunakan kereta api dari Osnambruc Hbf menuju Bandara Internasional Schiphol, Amsterdam

Baca Juga:  Mengerikan! 30 Orang Lebih Diduga Tewas Dibakar Tentara Myanmar

Setelah tiba di Schiphol di Belanda, para WNI langsung ditangani KBRI Den Haag. Hasil sementara pemantauan KBRI Den Haag, para WNI tampak sehat dan tidak menunjukkan gejala-gejala yang mengindikasikan memiliki masalah kesehatan.

Setelah bermalam di Belanda, pada Jumat (17/4), para WNI tersebut bertolak ke Indonesia dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

"Pemulangan ke-18 WNI dari Polandia tersebut berhasil dilaksanakan dengan lancar dan baik berkat kerja sama yang erat dan koordinasi yang baik antara KBRI Warsawa, KBRI Berlin dan KBRI Den Haag," kata pernyataan tersebut.

Berdasarkan data WHO, hingga 18 April kasus positif corona di Polandia mencapai 7.918 dengan jumlah korban meninggal dunia mencapai 314 orang.

Sumber: CNN/Antara/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Polandia Lockdown, 18 WNI Dipulangkan dengan Libatkan Tiga KBRI

WARSAWA (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Polandia melakukan isolasi penuh (lockdown) setelah masifnya pandemi virus corona (Covid-19), baik di negaranya maupun Eropa. Kondisi inia membuat sebanyak 18 warga negara Indonesia (WNI) di Eropa Timur itu dipulangkan ke Indonesia.

Pemulangan ke-18 WNI difasilitasi tiga Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Eropa. Berdasarkan keterangan KBRI Den Haag, ke-18 WNI itu di antaranya 17 pekerja migran yang berada di Polandia dan satu mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan S2 di Kota Dorm Poznan, Polandia.

"Kepulangan 18 orang WNI dimaksud terpaksa dilakukan karena adanya kebijakan lockdown sejak tanggal 15 Maret 2020 yang dilakukan oleh Pemerintah Polandia," bunyi pernyataan tertulis KBRI Den Haag yang diterima berbagai media di Indonesia, Sabtu (18/4/2020).

Atas dasar itu, perwakilan RI di Warsawa, Polandia langsung menampung ke-18 WNI itu sejak tanggal 9 April 2020.

Baca Juga:  Malaysia dan Singapura Sepakat Buka Perbatasan

Proses pemulangan WNI ditempuh menggunakan transportasi darat dari Polandia ke Belanda via Jerman. Sebab, tiket pesawat yang mereka beli pada tanggal 12 April 2020 dibatalkan oleh pihak maskapai KLM karena penutupan bandara di Jerman bagi maskapai tersebut.

Menurut KBRI Den Haag, para WNI menempuh perjalanan selama 5 jam dengan jarak tempuh 520 km dari kota Warsawa ke Kota Kustryn, Polandia Barat pada Rabu (16/4).

Kemudian, di hari yang sama, mereka melanjutkan perjalanan menuju Kota Osnabruck Hbf, Jerman selama 4,5 jam dengan jarak tempuh 512 km. Di Jerman, para WNI tersebut langsung ditangani oleh KBRI Berlin untuk persiapan kelanjutan perjalanan darat. Para WNI tersebut kemudian menggunakan kereta api dari Osnambruc Hbf menuju Bandara Internasional Schiphol, Amsterdam

Baca Juga:  Penghapusan Eselon III dan IV Tidak Pengaruhi Take Home Pay ASN

Setelah tiba di Schiphol di Belanda, para WNI langsung ditangani KBRI Den Haag. Hasil sementara pemantauan KBRI Den Haag, para WNI tampak sehat dan tidak menunjukkan gejala-gejala yang mengindikasikan memiliki masalah kesehatan.

Setelah bermalam di Belanda, pada Jumat (17/4), para WNI tersebut bertolak ke Indonesia dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

"Pemulangan ke-18 WNI dari Polandia tersebut berhasil dilaksanakan dengan lancar dan baik berkat kerja sama yang erat dan koordinasi yang baik antara KBRI Warsawa, KBRI Berlin dan KBRI Den Haag," kata pernyataan tersebut.

Berdasarkan data WHO, hingga 18 April kasus positif corona di Polandia mencapai 7.918 dengan jumlah korban meninggal dunia mencapai 314 orang.

Sumber: CNN/Antara/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

WARSAWA (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Polandia melakukan isolasi penuh (lockdown) setelah masifnya pandemi virus corona (Covid-19), baik di negaranya maupun Eropa. Kondisi inia membuat sebanyak 18 warga negara Indonesia (WNI) di Eropa Timur itu dipulangkan ke Indonesia.

Pemulangan ke-18 WNI difasilitasi tiga Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Eropa. Berdasarkan keterangan KBRI Den Haag, ke-18 WNI itu di antaranya 17 pekerja migran yang berada di Polandia dan satu mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan S2 di Kota Dorm Poznan, Polandia.

"Kepulangan 18 orang WNI dimaksud terpaksa dilakukan karena adanya kebijakan lockdown sejak tanggal 15 Maret 2020 yang dilakukan oleh Pemerintah Polandia," bunyi pernyataan tertulis KBRI Den Haag yang diterima berbagai media di Indonesia, Sabtu (18/4/2020).

Atas dasar itu, perwakilan RI di Warsawa, Polandia langsung menampung ke-18 WNI itu sejak tanggal 9 April 2020.

Baca Juga:  Kominfo Gandeng WhatsApp Luncurkan Chatbot Pusat Informasi COVID-19

Proses pemulangan WNI ditempuh menggunakan transportasi darat dari Polandia ke Belanda via Jerman. Sebab, tiket pesawat yang mereka beli pada tanggal 12 April 2020 dibatalkan oleh pihak maskapai KLM karena penutupan bandara di Jerman bagi maskapai tersebut.

Menurut KBRI Den Haag, para WNI menempuh perjalanan selama 5 jam dengan jarak tempuh 520 km dari kota Warsawa ke Kota Kustryn, Polandia Barat pada Rabu (16/4).

Kemudian, di hari yang sama, mereka melanjutkan perjalanan menuju Kota Osnabruck Hbf, Jerman selama 4,5 jam dengan jarak tempuh 512 km. Di Jerman, para WNI tersebut langsung ditangani oleh KBRI Berlin untuk persiapan kelanjutan perjalanan darat. Para WNI tersebut kemudian menggunakan kereta api dari Osnambruc Hbf menuju Bandara Internasional Schiphol, Amsterdam

Baca Juga:  Diperiksa Bareskrim Terkait Kasus DNA Pro, Rossa: Siap Kembalikan Uang

Setelah tiba di Schiphol di Belanda, para WNI langsung ditangani KBRI Den Haag. Hasil sementara pemantauan KBRI Den Haag, para WNI tampak sehat dan tidak menunjukkan gejala-gejala yang mengindikasikan memiliki masalah kesehatan.

Setelah bermalam di Belanda, pada Jumat (17/4), para WNI tersebut bertolak ke Indonesia dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

"Pemulangan ke-18 WNI dari Polandia tersebut berhasil dilaksanakan dengan lancar dan baik berkat kerja sama yang erat dan koordinasi yang baik antara KBRI Warsawa, KBRI Berlin dan KBRI Den Haag," kata pernyataan tersebut.

Berdasarkan data WHO, hingga 18 April kasus positif corona di Polandia mencapai 7.918 dengan jumlah korban meninggal dunia mencapai 314 orang.

Sumber: CNN/Antara/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari