Senin, 7 April 2025
spot_img

DPRD Berikan Dukungan Perjuangan GTKNK

ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) — DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) memberikan dukungan penuh kepada ratusan Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer dan Non Kategori (GTKHNK) yang berusia di atas 35 tahun di  Kabupaten Rohul untuk diangkat menjadi CPNS tanpa mengikuti tes.

Mengingat masa pengabdian mereka dalam meningkatkan SDM di  Rohul telah puluhan tahun sebagai tenaga honorer dijenjang pendidikan sekolah di Kabupaten Rohul.

Ketua DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra kepada Riau Pos, Selasa (18/2) mengatakan, DPRD Rohul mendukung perjuangan ratusan  GTKHNK yang berusia di atas 35 tahun di   Rohul, Provinsi Riau untuk ikut berpartisipasi pada pelaksanaan rapat koordinasi nasional yang akan dilaksanakan 20 Februari mendatang di Jakarta.

Baca Juga:  Terkait Klaim Pengobatan Corona, Presdir Ivermectin Minta Maaf

Dengan agenda memohon kebijakan Presiden Republik Indonesia untuk mengeluarkan keputusan presiden sebagai payung hukum bagi GTKHNK yang telah bekerja dalam mendidik dan mencerdaskan sumber daya manusia (SDM) yang ada di kabupaten/kota se Indonesia, untuk diangkat sebagai ASN tanpa tes.

Disamping itu, DPRD Rohul meminta Presiden RI terkait honorarium guru dan tenaga kependidikan yang selama ini dibebankan kepada APBD Provinsi, kabupaten/kota dialihkan ke APBN, dan dibayarkan penuh setiap bulannya sesuai dengan standar upah minimum regional yang berlaku.

"Sebagai bentuk dukungan terhadap ratusan GTKHNK yang berusia di atas 35 tahun, DPRD Rohul mengeluarkan surat rekomendasi, dengan harapan apa yang menjadi aspirasi dan perjuangkan yang dilakukan para guru dan tenaga kependidikan honorer dan non kategori se Indonesia mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat," ujarnya.

Baca Juga:  Penyidik KPK dan Wali Kota Tanjungbalai Ditetapkan sebagai Tersangka

Politisi Partai Gerindra  Rohul itu mengatakan, DPRD Rohul telah melakuka audiensi dengan perwakilan puluhan guru dan tenaga kependidikan yang tergabung didalam GTKHNK yang berusia diatas 35 tahun di DPRD Rohul, Senin (17/2) kemarin.

Para perwakilan GTKHNK berusia diatas 35 tahun mengadukan nasibnya ke DPRD Rohul, untuk diperjuangkan diangkat sebagai CPNS atau P3K melalui surat rtekomendasi dukungan DPRD Rohul kepada pemerintah pusat.(adv)

ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) — DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) memberikan dukungan penuh kepada ratusan Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer dan Non Kategori (GTKHNK) yang berusia di atas 35 tahun di  Kabupaten Rohul untuk diangkat menjadi CPNS tanpa mengikuti tes.

Mengingat masa pengabdian mereka dalam meningkatkan SDM di  Rohul telah puluhan tahun sebagai tenaga honorer dijenjang pendidikan sekolah di Kabupaten Rohul.

Ketua DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra kepada Riau Pos, Selasa (18/2) mengatakan, DPRD Rohul mendukung perjuangan ratusan  GTKHNK yang berusia di atas 35 tahun di   Rohul, Provinsi Riau untuk ikut berpartisipasi pada pelaksanaan rapat koordinasi nasional yang akan dilaksanakan 20 Februari mendatang di Jakarta.

Baca Juga:  Gunung Sinabung Meletus Lagi, Masyarakat Disarankan Menjauh

Dengan agenda memohon kebijakan Presiden Republik Indonesia untuk mengeluarkan keputusan presiden sebagai payung hukum bagi GTKHNK yang telah bekerja dalam mendidik dan mencerdaskan sumber daya manusia (SDM) yang ada di kabupaten/kota se Indonesia, untuk diangkat sebagai ASN tanpa tes.

Disamping itu, DPRD Rohul meminta Presiden RI terkait honorarium guru dan tenaga kependidikan yang selama ini dibebankan kepada APBD Provinsi, kabupaten/kota dialihkan ke APBN, dan dibayarkan penuh setiap bulannya sesuai dengan standar upah minimum regional yang berlaku.

"Sebagai bentuk dukungan terhadap ratusan GTKHNK yang berusia di atas 35 tahun, DPRD Rohul mengeluarkan surat rekomendasi, dengan harapan apa yang menjadi aspirasi dan perjuangkan yang dilakukan para guru dan tenaga kependidikan honorer dan non kategori se Indonesia mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat," ujarnya.

Baca Juga:  Ini 3 Jenis Vaksin yang Wajib Bagi Anak

Politisi Partai Gerindra  Rohul itu mengatakan, DPRD Rohul telah melakuka audiensi dengan perwakilan puluhan guru dan tenaga kependidikan yang tergabung didalam GTKHNK yang berusia diatas 35 tahun di DPRD Rohul, Senin (17/2) kemarin.

Para perwakilan GTKHNK berusia diatas 35 tahun mengadukan nasibnya ke DPRD Rohul, untuk diperjuangkan diangkat sebagai CPNS atau P3K melalui surat rtekomendasi dukungan DPRD Rohul kepada pemerintah pusat.(adv)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

DPRD Berikan Dukungan Perjuangan GTKNK

ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) — DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) memberikan dukungan penuh kepada ratusan Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer dan Non Kategori (GTKHNK) yang berusia di atas 35 tahun di  Kabupaten Rohul untuk diangkat menjadi CPNS tanpa mengikuti tes.

Mengingat masa pengabdian mereka dalam meningkatkan SDM di  Rohul telah puluhan tahun sebagai tenaga honorer dijenjang pendidikan sekolah di Kabupaten Rohul.

Ketua DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra kepada Riau Pos, Selasa (18/2) mengatakan, DPRD Rohul mendukung perjuangan ratusan  GTKHNK yang berusia di atas 35 tahun di   Rohul, Provinsi Riau untuk ikut berpartisipasi pada pelaksanaan rapat koordinasi nasional yang akan dilaksanakan 20 Februari mendatang di Jakarta.

Baca Juga:  Penyidik KPK dan Wali Kota Tanjungbalai Ditetapkan sebagai Tersangka

Dengan agenda memohon kebijakan Presiden Republik Indonesia untuk mengeluarkan keputusan presiden sebagai payung hukum bagi GTKHNK yang telah bekerja dalam mendidik dan mencerdaskan sumber daya manusia (SDM) yang ada di kabupaten/kota se Indonesia, untuk diangkat sebagai ASN tanpa tes.

Disamping itu, DPRD Rohul meminta Presiden RI terkait honorarium guru dan tenaga kependidikan yang selama ini dibebankan kepada APBD Provinsi, kabupaten/kota dialihkan ke APBN, dan dibayarkan penuh setiap bulannya sesuai dengan standar upah minimum regional yang berlaku.

"Sebagai bentuk dukungan terhadap ratusan GTKHNK yang berusia di atas 35 tahun, DPRD Rohul mengeluarkan surat rekomendasi, dengan harapan apa yang menjadi aspirasi dan perjuangkan yang dilakukan para guru dan tenaga kependidikan honorer dan non kategori se Indonesia mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat," ujarnya.

Baca Juga:  Petahana Incar Gerindra dan PPP

Politisi Partai Gerindra  Rohul itu mengatakan, DPRD Rohul telah melakuka audiensi dengan perwakilan puluhan guru dan tenaga kependidikan yang tergabung didalam GTKHNK yang berusia diatas 35 tahun di DPRD Rohul, Senin (17/2) kemarin.

Para perwakilan GTKHNK berusia diatas 35 tahun mengadukan nasibnya ke DPRD Rohul, untuk diperjuangkan diangkat sebagai CPNS atau P3K melalui surat rtekomendasi dukungan DPRD Rohul kepada pemerintah pusat.(adv)

ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) — DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) memberikan dukungan penuh kepada ratusan Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer dan Non Kategori (GTKHNK) yang berusia di atas 35 tahun di  Kabupaten Rohul untuk diangkat menjadi CPNS tanpa mengikuti tes.

Mengingat masa pengabdian mereka dalam meningkatkan SDM di  Rohul telah puluhan tahun sebagai tenaga honorer dijenjang pendidikan sekolah di Kabupaten Rohul.

Ketua DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra kepada Riau Pos, Selasa (18/2) mengatakan, DPRD Rohul mendukung perjuangan ratusan  GTKHNK yang berusia di atas 35 tahun di   Rohul, Provinsi Riau untuk ikut berpartisipasi pada pelaksanaan rapat koordinasi nasional yang akan dilaksanakan 20 Februari mendatang di Jakarta.

Baca Juga:  Ini 3 Jenis Vaksin yang Wajib Bagi Anak

Dengan agenda memohon kebijakan Presiden Republik Indonesia untuk mengeluarkan keputusan presiden sebagai payung hukum bagi GTKHNK yang telah bekerja dalam mendidik dan mencerdaskan sumber daya manusia (SDM) yang ada di kabupaten/kota se Indonesia, untuk diangkat sebagai ASN tanpa tes.

Disamping itu, DPRD Rohul meminta Presiden RI terkait honorarium guru dan tenaga kependidikan yang selama ini dibebankan kepada APBD Provinsi, kabupaten/kota dialihkan ke APBN, dan dibayarkan penuh setiap bulannya sesuai dengan standar upah minimum regional yang berlaku.

"Sebagai bentuk dukungan terhadap ratusan GTKHNK yang berusia di atas 35 tahun, DPRD Rohul mengeluarkan surat rekomendasi, dengan harapan apa yang menjadi aspirasi dan perjuangkan yang dilakukan para guru dan tenaga kependidikan honorer dan non kategori se Indonesia mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat," ujarnya.

Baca Juga:  PPDB SMA/SMK Negeri di Riau Dimulai 28 Juni

Politisi Partai Gerindra  Rohul itu mengatakan, DPRD Rohul telah melakuka audiensi dengan perwakilan puluhan guru dan tenaga kependidikan yang tergabung didalam GTKHNK yang berusia diatas 35 tahun di DPRD Rohul, Senin (17/2) kemarin.

Para perwakilan GTKHNK berusia diatas 35 tahun mengadukan nasibnya ke DPRD Rohul, untuk diperjuangkan diangkat sebagai CPNS atau P3K melalui surat rtekomendasi dukungan DPRD Rohul kepada pemerintah pusat.(adv)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari