Senin, 7 April 2025
spot_img

Tim Pemadam juga Perlu Perhatian

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Riau menggagas bantuan untuk tim pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satunya adalah untuk tim Manggala Agni. Untuk diketahui, Manggala Agni adalah unit khusus pemadam kebakaran hutan dan lahan Kementerian Kehutanan Dan Lingkungan Hidup (KLHK). Dalam praktiknya mereka juga dibantu oleh TNI dan kepolisian.

"Selama ini yang dibantu adalah korban bencana asap. Padahal, tim pemadam kebakaran adalah korban sekaligus pahlawan,” kata Fajarwati, salah seorang penggagas kegiatan ini.

Untuk mematangkan kegiatan bantuan itu, rapat pemantapan dilakukan di ruang rapat BBKSDA Riau, Selasa (17/9/2019) malam. Rapat dihadiri sejumlah tokoh Kagama Riau dan mahasiwa Universitas Islam Riau (UIR).

Baca Juga:  Alhamdulillah, Tunjangan Insentif Guru Madrasah Non-PNS Sudah Cair

Saat ini, ada sebanyak 240 anggota Manggala Agni di Riau dan mereka semuanya terjun ke lapangan untuk memadamkan api. Selain itu, ada juga 30 personel dari tim BKSDA. Sudah beberapa bulan mereka berjibaku memadam api yang berkobar di wilayah Riau.

Bantuan yang diberikan Kagama Riau adalah masker standar dan layak buat tim Manggala Agni. Masker yang dipakai Manggala Agni saat ini sudah usang.

Edwin Putra, Kepala Daerah Operasi Pekanbaru sekaligus Kepala Koordinator Manggala Agni Riau menambahkan, tim Manggala Agni hanya memakai masker yang diadakan 2008 lalu. Dan secara pemakaian sudah melewati batas.

"Salah satu keperluan tim Manggala Agni adalah masker,” kata Edwin.

Baca Juga:  Iis: Nggak Salah Mah Santai

Saat ini, Kagama Riau sudah mengumpulkan 104 masker dari Transportasi Gas Indonesia (TGI) dan Toyota Astra. Beberapa perusahaan lain sudah menyanggupi memenuhi permintaan Kagama Riau.(dea)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Riau menggagas bantuan untuk tim pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satunya adalah untuk tim Manggala Agni. Untuk diketahui, Manggala Agni adalah unit khusus pemadam kebakaran hutan dan lahan Kementerian Kehutanan Dan Lingkungan Hidup (KLHK). Dalam praktiknya mereka juga dibantu oleh TNI dan kepolisian.

"Selama ini yang dibantu adalah korban bencana asap. Padahal, tim pemadam kebakaran adalah korban sekaligus pahlawan,” kata Fajarwati, salah seorang penggagas kegiatan ini.

Untuk mematangkan kegiatan bantuan itu, rapat pemantapan dilakukan di ruang rapat BBKSDA Riau, Selasa (17/9/2019) malam. Rapat dihadiri sejumlah tokoh Kagama Riau dan mahasiwa Universitas Islam Riau (UIR).

Baca Juga:  Gerhana Bulan Total Sore Ini, Berikut Panduan Jika Ingin Salat Gerhana

Saat ini, ada sebanyak 240 anggota Manggala Agni di Riau dan mereka semuanya terjun ke lapangan untuk memadamkan api. Selain itu, ada juga 30 personel dari tim BKSDA. Sudah beberapa bulan mereka berjibaku memadam api yang berkobar di wilayah Riau.

Bantuan yang diberikan Kagama Riau adalah masker standar dan layak buat tim Manggala Agni. Masker yang dipakai Manggala Agni saat ini sudah usang.

Edwin Putra, Kepala Daerah Operasi Pekanbaru sekaligus Kepala Koordinator Manggala Agni Riau menambahkan, tim Manggala Agni hanya memakai masker yang diadakan 2008 lalu. Dan secara pemakaian sudah melewati batas.

"Salah satu keperluan tim Manggala Agni adalah masker,” kata Edwin.

Baca Juga:  Kesalahan Penganggaran, Puluhan Miliar Jadi Silpa

Saat ini, Kagama Riau sudah mengumpulkan 104 masker dari Transportasi Gas Indonesia (TGI) dan Toyota Astra. Beberapa perusahaan lain sudah menyanggupi memenuhi permintaan Kagama Riau.(dea)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Tim Pemadam juga Perlu Perhatian

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Riau menggagas bantuan untuk tim pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satunya adalah untuk tim Manggala Agni. Untuk diketahui, Manggala Agni adalah unit khusus pemadam kebakaran hutan dan lahan Kementerian Kehutanan Dan Lingkungan Hidup (KLHK). Dalam praktiknya mereka juga dibantu oleh TNI dan kepolisian.

"Selama ini yang dibantu adalah korban bencana asap. Padahal, tim pemadam kebakaran adalah korban sekaligus pahlawan,” kata Fajarwati, salah seorang penggagas kegiatan ini.

Untuk mematangkan kegiatan bantuan itu, rapat pemantapan dilakukan di ruang rapat BBKSDA Riau, Selasa (17/9/2019) malam. Rapat dihadiri sejumlah tokoh Kagama Riau dan mahasiwa Universitas Islam Riau (UIR).

Baca Juga:  Kesalahan Penganggaran, Puluhan Miliar Jadi Silpa

Saat ini, ada sebanyak 240 anggota Manggala Agni di Riau dan mereka semuanya terjun ke lapangan untuk memadamkan api. Selain itu, ada juga 30 personel dari tim BKSDA. Sudah beberapa bulan mereka berjibaku memadam api yang berkobar di wilayah Riau.

Bantuan yang diberikan Kagama Riau adalah masker standar dan layak buat tim Manggala Agni. Masker yang dipakai Manggala Agni saat ini sudah usang.

Edwin Putra, Kepala Daerah Operasi Pekanbaru sekaligus Kepala Koordinator Manggala Agni Riau menambahkan, tim Manggala Agni hanya memakai masker yang diadakan 2008 lalu. Dan secara pemakaian sudah melewati batas.

"Salah satu keperluan tim Manggala Agni adalah masker,” kata Edwin.

Baca Juga:  Iyeth Bustami Akui Tak Langsung Terima Ajakan Jadi Cawabup

Saat ini, Kagama Riau sudah mengumpulkan 104 masker dari Transportasi Gas Indonesia (TGI) dan Toyota Astra. Beberapa perusahaan lain sudah menyanggupi memenuhi permintaan Kagama Riau.(dea)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Riau menggagas bantuan untuk tim pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satunya adalah untuk tim Manggala Agni. Untuk diketahui, Manggala Agni adalah unit khusus pemadam kebakaran hutan dan lahan Kementerian Kehutanan Dan Lingkungan Hidup (KLHK). Dalam praktiknya mereka juga dibantu oleh TNI dan kepolisian.

"Selama ini yang dibantu adalah korban bencana asap. Padahal, tim pemadam kebakaran adalah korban sekaligus pahlawan,” kata Fajarwati, salah seorang penggagas kegiatan ini.

Untuk mematangkan kegiatan bantuan itu, rapat pemantapan dilakukan di ruang rapat BBKSDA Riau, Selasa (17/9/2019) malam. Rapat dihadiri sejumlah tokoh Kagama Riau dan mahasiwa Universitas Islam Riau (UIR).

Baca Juga:  Dana Pilkada Dipangkas, Bawaslu Mengadu ke Mendagri

Saat ini, ada sebanyak 240 anggota Manggala Agni di Riau dan mereka semuanya terjun ke lapangan untuk memadamkan api. Selain itu, ada juga 30 personel dari tim BKSDA. Sudah beberapa bulan mereka berjibaku memadam api yang berkobar di wilayah Riau.

Bantuan yang diberikan Kagama Riau adalah masker standar dan layak buat tim Manggala Agni. Masker yang dipakai Manggala Agni saat ini sudah usang.

Edwin Putra, Kepala Daerah Operasi Pekanbaru sekaligus Kepala Koordinator Manggala Agni Riau menambahkan, tim Manggala Agni hanya memakai masker yang diadakan 2008 lalu. Dan secara pemakaian sudah melewati batas.

"Salah satu keperluan tim Manggala Agni adalah masker,” kata Edwin.

Baca Juga:  Iis: Nggak Salah Mah Santai

Saat ini, Kagama Riau sudah mengumpulkan 104 masker dari Transportasi Gas Indonesia (TGI) dan Toyota Astra. Beberapa perusahaan lain sudah menyanggupi memenuhi permintaan Kagama Riau.(dea)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari