Kamis, 6 Agustus 2026
- Advertisement -

Kurangi Pengaruh Negatif Penggunaan Smartphone

ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) — Di-era kemajuan teknologi smartphone saat ini, banyak wali murid cukup bingung menghadapi anak-anak yang mulai kecanduan dengan smartphone. Alih-alih untuk mengajarkan anak teknologi namun pembatasan pemakaian kerap tidak teratur sehingga anak mulai bergantung pada smartphone. Menyikapi hal itu, Taman Kanak-Kanak (TK) Tunas Sawit Indah Swasta PT Sawit Asahan Indah (SAI) membuat perlombaan membuat alat permainan edukatif (APE), Senin (13/1) lalu.

Setelah tahun sebelumnya sukses menerapkan pengolahan barang bekas, bahan sisa dan bahan alam menjadi APE di sekolah, sehingga TK Tunas Sawit Indah  binaan anak perusahaan astra group menjadi percontohan bagi penyelenggara pendidikan anak usia dini (Paud) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Baca Juga:  Seluruh Objek Wisata di Bukittinggi Ditutup

Sementara itu, Ginanjar Maolid selaku Guru Pembina menjelaskan, pengaruh negatif akan smartphone harus mulai dikurangi dengan APE ini diharapkan dapat menambah daya imajinasi anak untuk bermain dan belajar dengan alat-alat yang biasa ditemukan di rumah, di alam sekitar dan lainnya.

Acara lomba dibuka dengan pameran APE hasil karya wali murid, kemudian lomba mengisi kolase yang menggunakan bahan alam, bahan sisa dan bahan bekas, perlombaan ini dinilai oleh Juri dari IGTKI Kecamatan Ujung Batu dan Ketua Periska PT SAI.

Kemeriahan anak-anak dan wali murid dilanjutkan dengan makan bersama di atas daun pisang, kemudian acara ditutup dengan pengumuman pemenang.

Sumarno selaku Administratur PT SAI menyampaikan, bahwa pendidikan anak memang harus dipupuk sejak dini, pola belajar dan bermain anak pun harus diarahkan agar anak tidak terjerumus ke hal yang negatif.

Baca Juga:  Diduga Jadi Korban KDRT, Seorang Ibu di Inhil Tewas

Peran teknologi memang baik untuk penunjang belajar namun tetap harus dibatasi dan diarahkan sesuai dengan usia.

"Dalam kesempatan ini, kami menyampaikan rasa terima kasih kepada Riau Pos yang telah bekerja sama dengan PT Sawit Asahan Indah dan PT Ekadura Indonesia (EDI) yang berada di Kabupaten Rokan Hulu. Kami selaku manajamen mengucapkan selamat ulang tahun Riau Pos Ke 29, semoga Riau Pos semakin maju dan jaya sebagai media terbesar di Sumatera," ujarnya.(adv)

ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) — Di-era kemajuan teknologi smartphone saat ini, banyak wali murid cukup bingung menghadapi anak-anak yang mulai kecanduan dengan smartphone. Alih-alih untuk mengajarkan anak teknologi namun pembatasan pemakaian kerap tidak teratur sehingga anak mulai bergantung pada smartphone. Menyikapi hal itu, Taman Kanak-Kanak (TK) Tunas Sawit Indah Swasta PT Sawit Asahan Indah (SAI) membuat perlombaan membuat alat permainan edukatif (APE), Senin (13/1) lalu.

Setelah tahun sebelumnya sukses menerapkan pengolahan barang bekas, bahan sisa dan bahan alam menjadi APE di sekolah, sehingga TK Tunas Sawit Indah  binaan anak perusahaan astra group menjadi percontohan bagi penyelenggara pendidikan anak usia dini (Paud) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Baca Juga:  Pegawai Terpapar Covid-19, Layanan Tatap Muka Kantor BPJS Kesehatan Rohul Ditutup

Sementara itu, Ginanjar Maolid selaku Guru Pembina menjelaskan, pengaruh negatif akan smartphone harus mulai dikurangi dengan APE ini diharapkan dapat menambah daya imajinasi anak untuk bermain dan belajar dengan alat-alat yang biasa ditemukan di rumah, di alam sekitar dan lainnya.

Acara lomba dibuka dengan pameran APE hasil karya wali murid, kemudian lomba mengisi kolase yang menggunakan bahan alam, bahan sisa dan bahan bekas, perlombaan ini dinilai oleh Juri dari IGTKI Kecamatan Ujung Batu dan Ketua Periska PT SAI.

Kemeriahan anak-anak dan wali murid dilanjutkan dengan makan bersama di atas daun pisang, kemudian acara ditutup dengan pengumuman pemenang.

- Advertisement -

Sumarno selaku Administratur PT SAI menyampaikan, bahwa pendidikan anak memang harus dipupuk sejak dini, pola belajar dan bermain anak pun harus diarahkan agar anak tidak terjerumus ke hal yang negatif.

Baca Juga:  Vaksinasi dan Faskes Syarat Keluar dari Pandemi

Peran teknologi memang baik untuk penunjang belajar namun tetap harus dibatasi dan diarahkan sesuai dengan usia.

- Advertisement -

"Dalam kesempatan ini, kami menyampaikan rasa terima kasih kepada Riau Pos yang telah bekerja sama dengan PT Sawit Asahan Indah dan PT Ekadura Indonesia (EDI) yang berada di Kabupaten Rokan Hulu. Kami selaku manajamen mengucapkan selamat ulang tahun Riau Pos Ke 29, semoga Riau Pos semakin maju dan jaya sebagai media terbesar di Sumatera," ujarnya.(adv)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) — Di-era kemajuan teknologi smartphone saat ini, banyak wali murid cukup bingung menghadapi anak-anak yang mulai kecanduan dengan smartphone. Alih-alih untuk mengajarkan anak teknologi namun pembatasan pemakaian kerap tidak teratur sehingga anak mulai bergantung pada smartphone. Menyikapi hal itu, Taman Kanak-Kanak (TK) Tunas Sawit Indah Swasta PT Sawit Asahan Indah (SAI) membuat perlombaan membuat alat permainan edukatif (APE), Senin (13/1) lalu.

Setelah tahun sebelumnya sukses menerapkan pengolahan barang bekas, bahan sisa dan bahan alam menjadi APE di sekolah, sehingga TK Tunas Sawit Indah  binaan anak perusahaan astra group menjadi percontohan bagi penyelenggara pendidikan anak usia dini (Paud) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Baca Juga:  Diduga Jadi Korban KDRT, Seorang Ibu di Inhil Tewas

Sementara itu, Ginanjar Maolid selaku Guru Pembina menjelaskan, pengaruh negatif akan smartphone harus mulai dikurangi dengan APE ini diharapkan dapat menambah daya imajinasi anak untuk bermain dan belajar dengan alat-alat yang biasa ditemukan di rumah, di alam sekitar dan lainnya.

Acara lomba dibuka dengan pameran APE hasil karya wali murid, kemudian lomba mengisi kolase yang menggunakan bahan alam, bahan sisa dan bahan bekas, perlombaan ini dinilai oleh Juri dari IGTKI Kecamatan Ujung Batu dan Ketua Periska PT SAI.

Kemeriahan anak-anak dan wali murid dilanjutkan dengan makan bersama di atas daun pisang, kemudian acara ditutup dengan pengumuman pemenang.

Sumarno selaku Administratur PT SAI menyampaikan, bahwa pendidikan anak memang harus dipupuk sejak dini, pola belajar dan bermain anak pun harus diarahkan agar anak tidak terjerumus ke hal yang negatif.

Baca Juga:  518 Pegawai Minta Pimpinan KPK Angkat 75 yang Dinyatakan TMS

Peran teknologi memang baik untuk penunjang belajar namun tetap harus dibatasi dan diarahkan sesuai dengan usia.

"Dalam kesempatan ini, kami menyampaikan rasa terima kasih kepada Riau Pos yang telah bekerja sama dengan PT Sawit Asahan Indah dan PT Ekadura Indonesia (EDI) yang berada di Kabupaten Rokan Hulu. Kami selaku manajamen mengucapkan selamat ulang tahun Riau Pos Ke 29, semoga Riau Pos semakin maju dan jaya sebagai media terbesar di Sumatera," ujarnya.(adv)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari