Minggu, 6 April 2025
spot_img

BerharapLahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Tercapai

(RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir menyambut baik kegiatan ekspose hasil lapangan kegiatan persiapan data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang dilaksanakan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Rohil, di Bagansiapi-api, akhir pekanlalu.

“Tentunya pemkab menyambut baik dan diharapkan semoga tercapai lahan baku pertanian pangan berkelanjutan,” sebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Administrasi Pemkab Rohil Drs H Fery H Parya.

Dikatakan Fery, LP2B sangat diperlukan agar lahan yang terpakai untuk pertanian tetap bisa tersedia untuk memproduksi pangan yang diperlukan masyarakat. Bukan hanya lahannya saja yang dilindungi, dengan adanya LP2B ini dapat memberikan perlindungan kepada petani. Maka apresiasi tinggi diberikan kepada para petani LP2B yang tetap konsisten menyediakan bahan pangan.

Baca Juga:  Bupati Harapkan 12 Ranperda Segera Disahkan

Ekspose hasil kegiatan dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Isa Ahmadi, pejabat di BPN Rohil, Setdakab Rohil, Bappeda, DKPP, dari PUTR dan BPS Rohil.

Sementara itu, Kepala BPN Rohil HM Rocky Soenoko MSi melalui Kasi Penataan Hendro SE menyebutkan sebelum dilakukan ekspose, Tim LP2B telah melakukan kegiatan inventarisasi, identifikasi dan pengolahan data kawasan LP2B.

“Dari data awal luas lahan sawah adalah 7.771,63 hektare dan data lapangan luas lahan sawah sebesar 10.254,34 hektare untuk seluruh wilayah Rohil,” katanya.

Ia menerangkan, penyusutan luas penggunaan tanah sawah terutama sawah irigasi teknis menyebabkan terjadinya kerugian materi yang cukup besar. Terutama karena tidak berfungsinya sarana prasarana yang dibangun masa lalu dan menyebabkan terjadinya instabilitas di bidang pangan.(adv)

Baca Juga:  Dua Pencuri Besi Portal Diamankan

(RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir menyambut baik kegiatan ekspose hasil lapangan kegiatan persiapan data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang dilaksanakan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Rohil, di Bagansiapi-api, akhir pekanlalu.

“Tentunya pemkab menyambut baik dan diharapkan semoga tercapai lahan baku pertanian pangan berkelanjutan,” sebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Administrasi Pemkab Rohil Drs H Fery H Parya.

Dikatakan Fery, LP2B sangat diperlukan agar lahan yang terpakai untuk pertanian tetap bisa tersedia untuk memproduksi pangan yang diperlukan masyarakat. Bukan hanya lahannya saja yang dilindungi, dengan adanya LP2B ini dapat memberikan perlindungan kepada petani. Maka apresiasi tinggi diberikan kepada para petani LP2B yang tetap konsisten menyediakan bahan pangan.

Baca Juga:  Ganti Kartu Lama ke 4G Dapat Kuota Hingga 30 GB

Ekspose hasil kegiatan dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Isa Ahmadi, pejabat di BPN Rohil, Setdakab Rohil, Bappeda, DKPP, dari PUTR dan BPS Rohil.

Sementara itu, Kepala BPN Rohil HM Rocky Soenoko MSi melalui Kasi Penataan Hendro SE menyebutkan sebelum dilakukan ekspose, Tim LP2B telah melakukan kegiatan inventarisasi, identifikasi dan pengolahan data kawasan LP2B.

“Dari data awal luas lahan sawah adalah 7.771,63 hektare dan data lapangan luas lahan sawah sebesar 10.254,34 hektare untuk seluruh wilayah Rohil,” katanya.

Ia menerangkan, penyusutan luas penggunaan tanah sawah terutama sawah irigasi teknis menyebabkan terjadinya kerugian materi yang cukup besar. Terutama karena tidak berfungsinya sarana prasarana yang dibangun masa lalu dan menyebabkan terjadinya instabilitas di bidang pangan.(adv)

Baca Juga:  Denise Cadel Merasa Tersindir, Inul Bilang Kepedean Banget
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

BerharapLahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Tercapai

(RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir menyambut baik kegiatan ekspose hasil lapangan kegiatan persiapan data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang dilaksanakan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Rohil, di Bagansiapi-api, akhir pekanlalu.

“Tentunya pemkab menyambut baik dan diharapkan semoga tercapai lahan baku pertanian pangan berkelanjutan,” sebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Administrasi Pemkab Rohil Drs H Fery H Parya.

Dikatakan Fery, LP2B sangat diperlukan agar lahan yang terpakai untuk pertanian tetap bisa tersedia untuk memproduksi pangan yang diperlukan masyarakat. Bukan hanya lahannya saja yang dilindungi, dengan adanya LP2B ini dapat memberikan perlindungan kepada petani. Maka apresiasi tinggi diberikan kepada para petani LP2B yang tetap konsisten menyediakan bahan pangan.

Baca Juga:  Ditantang ICW, Mahfud MD Tertawa

Ekspose hasil kegiatan dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Isa Ahmadi, pejabat di BPN Rohil, Setdakab Rohil, Bappeda, DKPP, dari PUTR dan BPS Rohil.

Sementara itu, Kepala BPN Rohil HM Rocky Soenoko MSi melalui Kasi Penataan Hendro SE menyebutkan sebelum dilakukan ekspose, Tim LP2B telah melakukan kegiatan inventarisasi, identifikasi dan pengolahan data kawasan LP2B.

“Dari data awal luas lahan sawah adalah 7.771,63 hektare dan data lapangan luas lahan sawah sebesar 10.254,34 hektare untuk seluruh wilayah Rohil,” katanya.

Ia menerangkan, penyusutan luas penggunaan tanah sawah terutama sawah irigasi teknis menyebabkan terjadinya kerugian materi yang cukup besar. Terutama karena tidak berfungsinya sarana prasarana yang dibangun masa lalu dan menyebabkan terjadinya instabilitas di bidang pangan.(adv)

Baca Juga:  Denise Cadel Merasa Tersindir, Inul Bilang Kepedean Banget

(RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir menyambut baik kegiatan ekspose hasil lapangan kegiatan persiapan data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang dilaksanakan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Rohil, di Bagansiapi-api, akhir pekanlalu.

“Tentunya pemkab menyambut baik dan diharapkan semoga tercapai lahan baku pertanian pangan berkelanjutan,” sebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Administrasi Pemkab Rohil Drs H Fery H Parya.

Dikatakan Fery, LP2B sangat diperlukan agar lahan yang terpakai untuk pertanian tetap bisa tersedia untuk memproduksi pangan yang diperlukan masyarakat. Bukan hanya lahannya saja yang dilindungi, dengan adanya LP2B ini dapat memberikan perlindungan kepada petani. Maka apresiasi tinggi diberikan kepada para petani LP2B yang tetap konsisten menyediakan bahan pangan.

Baca Juga:  Masinton Dapat Dokumen Rahasia KPK dari Novel, Ketua WP Bilang Begini

Ekspose hasil kegiatan dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Isa Ahmadi, pejabat di BPN Rohil, Setdakab Rohil, Bappeda, DKPP, dari PUTR dan BPS Rohil.

Sementara itu, Kepala BPN Rohil HM Rocky Soenoko MSi melalui Kasi Penataan Hendro SE menyebutkan sebelum dilakukan ekspose, Tim LP2B telah melakukan kegiatan inventarisasi, identifikasi dan pengolahan data kawasan LP2B.

“Dari data awal luas lahan sawah adalah 7.771,63 hektare dan data lapangan luas lahan sawah sebesar 10.254,34 hektare untuk seluruh wilayah Rohil,” katanya.

Ia menerangkan, penyusutan luas penggunaan tanah sawah terutama sawah irigasi teknis menyebabkan terjadinya kerugian materi yang cukup besar. Terutama karena tidak berfungsinya sarana prasarana yang dibangun masa lalu dan menyebabkan terjadinya instabilitas di bidang pangan.(adv)

Baca Juga:  Dua Pencuri Besi Portal Diamankan
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari