Minggu, 6 April 2025
spot_img

KSAD dan Wakapolri Sosialisasikan Obat Virus Corona

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Wakil Ketua Pelaksana I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN), Jenderal Andika Perkasa mulai melakukan sosialiasi hasil uji klinis obat Covid-19. 

Setelah selesai melewati proses penelitan panjang, obat kombinasi tersebut telah siap diproduksi massal setelah surat izin edar dari BPOM keluar.

Dalam kegiatan tersebut, Jenderal Andika didampingi Wakil Ketua Pelaksana II Komite PCPEN Komjen Pol Gatot Eddy Pramono. Hadir juga Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid, Rektor Unair Mohammad Nasih, Sestama BIN Komjen Bambang Sunar Wibowo, Direktur Kimia Farma, Perwakilan BPOM dan unsur TNI-Polri.

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa menjelaskan, obat untuk pasien Covid-19 adalah kombinasi obat yang dikembangkan berdasarkan kinerja gabungan Universitas Airlangga, TNI AD, dan BIN. Kombinasi obat bersumber dari 3 jenis obat yang biasa diberikan kepada pasien Covid-19.

Baca Juga:  Siak Bangun Jalur Pedestrian Hijau

“Pencapaian hingga pada titik ditemukannya kombinasi obat yang baru ini telah berproses panjang sejak Maret 2020, serta sudah melalui tahapan uji klinis sebagaimana dipersyaratkan,” sambungnya.

Andika berharap penemuan ini bisa mempercepat penyembuhan pasien Covid-19. Selain itu bisa segera memutus mata rantai penularan dan penyebaran Covid-19.

Sementara itu Komjen Pol Gatot Eddy Pramono yang juga menjabat Wakapolri mengharapkan biaya perawatan dan pengobatan pasien Covid-19 bisa lebih murah melalui obat tersebut. Selain itu kepanikan masyarakat juga bisa diminimalkan.

“Sehingga muncul optimisme dan kepercayaan masyarakat bahwa bangsa Indonesia bangkit dan berproses pulih dari Covid-19,” kata Gatot kepada wartawan, Sabtu (15/8/2020).

Sebelumnya, Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Jawa Timur, telah menyelesaikan penelitian obat baru untuk penanganan pasien Covid-19. Hasil penelitian tersebut dikatakan bakal menjadi obat Covid-19 pertama di dunia.

Baca Juga:  Kami Baik-Baik Saja, Mohon Doanya dari Riau

Penelitian tersebut dilakukan bersama TNI Angkatan Darat (AD), Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polri. Obat tersebut hampir dipastikan akan menjadi obat pertama untuk penyakit Covid-19 di dunia. 

“Karena ini akan menjadi obat baru maka diharapkan bakal menjadi obat Covid-19 pertama di dunia,” kata Rektor Unair Mohammad Nasih dalam acara penyerahan hasil uji klinis fase 3 di Mabes AD, Jakarta, Sabtu (15/8).

Sumber: Jawapos.com
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Wakil Ketua Pelaksana I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN), Jenderal Andika Perkasa mulai melakukan sosialiasi hasil uji klinis obat Covid-19. 

Setelah selesai melewati proses penelitan panjang, obat kombinasi tersebut telah siap diproduksi massal setelah surat izin edar dari BPOM keluar.

Dalam kegiatan tersebut, Jenderal Andika didampingi Wakil Ketua Pelaksana II Komite PCPEN Komjen Pol Gatot Eddy Pramono. Hadir juga Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid, Rektor Unair Mohammad Nasih, Sestama BIN Komjen Bambang Sunar Wibowo, Direktur Kimia Farma, Perwakilan BPOM dan unsur TNI-Polri.

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa menjelaskan, obat untuk pasien Covid-19 adalah kombinasi obat yang dikembangkan berdasarkan kinerja gabungan Universitas Airlangga, TNI AD, dan BIN. Kombinasi obat bersumber dari 3 jenis obat yang biasa diberikan kepada pasien Covid-19.

Baca Juga:  255 BHL Terima Bantuan Paket Sembako

“Pencapaian hingga pada titik ditemukannya kombinasi obat yang baru ini telah berproses panjang sejak Maret 2020, serta sudah melalui tahapan uji klinis sebagaimana dipersyaratkan,” sambungnya.

Andika berharap penemuan ini bisa mempercepat penyembuhan pasien Covid-19. Selain itu bisa segera memutus mata rantai penularan dan penyebaran Covid-19.

Sementara itu Komjen Pol Gatot Eddy Pramono yang juga menjabat Wakapolri mengharapkan biaya perawatan dan pengobatan pasien Covid-19 bisa lebih murah melalui obat tersebut. Selain itu kepanikan masyarakat juga bisa diminimalkan.

“Sehingga muncul optimisme dan kepercayaan masyarakat bahwa bangsa Indonesia bangkit dan berproses pulih dari Covid-19,” kata Gatot kepada wartawan, Sabtu (15/8/2020).

Sebelumnya, Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Jawa Timur, telah menyelesaikan penelitian obat baru untuk penanganan pasien Covid-19. Hasil penelitian tersebut dikatakan bakal menjadi obat Covid-19 pertama di dunia.

Baca Juga:  Bibi Ardiansyah Sebut Vanessa Angel Sedang Stres

Penelitian tersebut dilakukan bersama TNI Angkatan Darat (AD), Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polri. Obat tersebut hampir dipastikan akan menjadi obat pertama untuk penyakit Covid-19 di dunia. 

“Karena ini akan menjadi obat baru maka diharapkan bakal menjadi obat Covid-19 pertama di dunia,” kata Rektor Unair Mohammad Nasih dalam acara penyerahan hasil uji klinis fase 3 di Mabes AD, Jakarta, Sabtu (15/8).

Sumber: Jawapos.com
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

KSAD dan Wakapolri Sosialisasikan Obat Virus Corona

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Wakil Ketua Pelaksana I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN), Jenderal Andika Perkasa mulai melakukan sosialiasi hasil uji klinis obat Covid-19. 

Setelah selesai melewati proses penelitan panjang, obat kombinasi tersebut telah siap diproduksi massal setelah surat izin edar dari BPOM keluar.

Dalam kegiatan tersebut, Jenderal Andika didampingi Wakil Ketua Pelaksana II Komite PCPEN Komjen Pol Gatot Eddy Pramono. Hadir juga Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid, Rektor Unair Mohammad Nasih, Sestama BIN Komjen Bambang Sunar Wibowo, Direktur Kimia Farma, Perwakilan BPOM dan unsur TNI-Polri.

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa menjelaskan, obat untuk pasien Covid-19 adalah kombinasi obat yang dikembangkan berdasarkan kinerja gabungan Universitas Airlangga, TNI AD, dan BIN. Kombinasi obat bersumber dari 3 jenis obat yang biasa diberikan kepada pasien Covid-19.

Baca Juga:  Kami Baik-Baik Saja, Mohon Doanya dari Riau

“Pencapaian hingga pada titik ditemukannya kombinasi obat yang baru ini telah berproses panjang sejak Maret 2020, serta sudah melalui tahapan uji klinis sebagaimana dipersyaratkan,” sambungnya.

Andika berharap penemuan ini bisa mempercepat penyembuhan pasien Covid-19. Selain itu bisa segera memutus mata rantai penularan dan penyebaran Covid-19.

Sementara itu Komjen Pol Gatot Eddy Pramono yang juga menjabat Wakapolri mengharapkan biaya perawatan dan pengobatan pasien Covid-19 bisa lebih murah melalui obat tersebut. Selain itu kepanikan masyarakat juga bisa diminimalkan.

“Sehingga muncul optimisme dan kepercayaan masyarakat bahwa bangsa Indonesia bangkit dan berproses pulih dari Covid-19,” kata Gatot kepada wartawan, Sabtu (15/8/2020).

Sebelumnya, Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Jawa Timur, telah menyelesaikan penelitian obat baru untuk penanganan pasien Covid-19. Hasil penelitian tersebut dikatakan bakal menjadi obat Covid-19 pertama di dunia.

Baca Juga:  Beberapa Menit Bayangan Menghilang di Pelataran Kakbah

Penelitian tersebut dilakukan bersama TNI Angkatan Darat (AD), Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polri. Obat tersebut hampir dipastikan akan menjadi obat pertama untuk penyakit Covid-19 di dunia. 

“Karena ini akan menjadi obat baru maka diharapkan bakal menjadi obat Covid-19 pertama di dunia,” kata Rektor Unair Mohammad Nasih dalam acara penyerahan hasil uji klinis fase 3 di Mabes AD, Jakarta, Sabtu (15/8).

Sumber: Jawapos.com
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Wakil Ketua Pelaksana I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN), Jenderal Andika Perkasa mulai melakukan sosialiasi hasil uji klinis obat Covid-19. 

Setelah selesai melewati proses penelitan panjang, obat kombinasi tersebut telah siap diproduksi massal setelah surat izin edar dari BPOM keluar.

Dalam kegiatan tersebut, Jenderal Andika didampingi Wakil Ketua Pelaksana II Komite PCPEN Komjen Pol Gatot Eddy Pramono. Hadir juga Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid, Rektor Unair Mohammad Nasih, Sestama BIN Komjen Bambang Sunar Wibowo, Direktur Kimia Farma, Perwakilan BPOM dan unsur TNI-Polri.

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa menjelaskan, obat untuk pasien Covid-19 adalah kombinasi obat yang dikembangkan berdasarkan kinerja gabungan Universitas Airlangga, TNI AD, dan BIN. Kombinasi obat bersumber dari 3 jenis obat yang biasa diberikan kepada pasien Covid-19.

Baca Juga:  Bibi Ardiansyah Sebut Vanessa Angel Sedang Stres

“Pencapaian hingga pada titik ditemukannya kombinasi obat yang baru ini telah berproses panjang sejak Maret 2020, serta sudah melalui tahapan uji klinis sebagaimana dipersyaratkan,” sambungnya.

Andika berharap penemuan ini bisa mempercepat penyembuhan pasien Covid-19. Selain itu bisa segera memutus mata rantai penularan dan penyebaran Covid-19.

Sementara itu Komjen Pol Gatot Eddy Pramono yang juga menjabat Wakapolri mengharapkan biaya perawatan dan pengobatan pasien Covid-19 bisa lebih murah melalui obat tersebut. Selain itu kepanikan masyarakat juga bisa diminimalkan.

“Sehingga muncul optimisme dan kepercayaan masyarakat bahwa bangsa Indonesia bangkit dan berproses pulih dari Covid-19,” kata Gatot kepada wartawan, Sabtu (15/8/2020).

Sebelumnya, Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Jawa Timur, telah menyelesaikan penelitian obat baru untuk penanganan pasien Covid-19. Hasil penelitian tersebut dikatakan bakal menjadi obat Covid-19 pertama di dunia.

Baca Juga:  Kami Baik-Baik Saja, Mohon Doanya dari Riau

Penelitian tersebut dilakukan bersama TNI Angkatan Darat (AD), Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polri. Obat tersebut hampir dipastikan akan menjadi obat pertama untuk penyakit Covid-19 di dunia. 

“Karena ini akan menjadi obat baru maka diharapkan bakal menjadi obat Covid-19 pertama di dunia,” kata Rektor Unair Mohammad Nasih dalam acara penyerahan hasil uji klinis fase 3 di Mabes AD, Jakarta, Sabtu (15/8).

Sumber: Jawapos.com
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari