Kamis, 8 Oktober 2026
- Advertisement -

Masyarakat Diminta Gerakkan 3 M Plus

SIAK (RIAUPOS.CO) — Masyarakat Perawang Kecamatan Tualang diminta untuk berperan aktif dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk aedes aegypti atau demam berdarah. Yakni dengan melakukan gerakan menguras, menutup dan mengubur (3M) plus.

Apalagi Perawang salah satu daerah yang endemis demam berdarah denque (DBD) di Kabupaten Siak.

Permintaan diatas disampaikan Kepala Puskesmas Perawang Dr Nedra guna, mengingat kondisi cuaca saat ini tidak menentu.

"Peran serta masyarakat dalam upaya mencegah dan mengantisipasi demam berdarah sangat penting untuk memberantas sarang nyamuk aedes aegypti," ujar Nedra, Rabu (13/11).

Nedra menjelaskan, nyamuk demam berdarah suka hidup dan berkembang biak di air bersih dan jernih, bukan di tempat kotor. Dengan kondisi udara seperti sekarang ini dapat memicu perkembangan nyamuk. Maka hendaknya masyarakat membiasakan prilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Begini Kronologis Pengungkapan 19 Kg Sabu dan 10.000 Pil Ekstasi oleh BNN

"Penyemprotan fogging tidak lah ampuh dalam memberantas nyamuk. Pencegahan yang paling penting dengan melakukan kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal dan harus rutin dilakukan,"  pesannya.(adv)

SIAK (RIAUPOS.CO) — Masyarakat Perawang Kecamatan Tualang diminta untuk berperan aktif dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk aedes aegypti atau demam berdarah. Yakni dengan melakukan gerakan menguras, menutup dan mengubur (3M) plus.

Apalagi Perawang salah satu daerah yang endemis demam berdarah denque (DBD) di Kabupaten Siak.

Permintaan diatas disampaikan Kepala Puskesmas Perawang Dr Nedra guna, mengingat kondisi cuaca saat ini tidak menentu.

"Peran serta masyarakat dalam upaya mencegah dan mengantisipasi demam berdarah sangat penting untuk memberantas sarang nyamuk aedes aegypti," ujar Nedra, Rabu (13/11).

Nedra menjelaskan, nyamuk demam berdarah suka hidup dan berkembang biak di air bersih dan jernih, bukan di tempat kotor. Dengan kondisi udara seperti sekarang ini dapat memicu perkembangan nyamuk. Maka hendaknya masyarakat membiasakan prilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

- Advertisement -
Baca Juga:  "Istri Suku Ompek, Saya Suku Limo"

"Penyemprotan fogging tidak lah ampuh dalam memberantas nyamuk. Pencegahan yang paling penting dengan melakukan kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal dan harus rutin dilakukan,"  pesannya.(adv)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SIAK (RIAUPOS.CO) — Masyarakat Perawang Kecamatan Tualang diminta untuk berperan aktif dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk aedes aegypti atau demam berdarah. Yakni dengan melakukan gerakan menguras, menutup dan mengubur (3M) plus.

Apalagi Perawang salah satu daerah yang endemis demam berdarah denque (DBD) di Kabupaten Siak.

Permintaan diatas disampaikan Kepala Puskesmas Perawang Dr Nedra guna, mengingat kondisi cuaca saat ini tidak menentu.

"Peran serta masyarakat dalam upaya mencegah dan mengantisipasi demam berdarah sangat penting untuk memberantas sarang nyamuk aedes aegypti," ujar Nedra, Rabu (13/11).

Nedra menjelaskan, nyamuk demam berdarah suka hidup dan berkembang biak di air bersih dan jernih, bukan di tempat kotor. Dengan kondisi udara seperti sekarang ini dapat memicu perkembangan nyamuk. Maka hendaknya masyarakat membiasakan prilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Ingin Mudik Idulfitri? Ini Kriteria Wajib dan Tidak Wajib PCR/Antigen

"Penyemprotan fogging tidak lah ampuh dalam memberantas nyamuk. Pencegahan yang paling penting dengan melakukan kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal dan harus rutin dilakukan,"  pesannya.(adv)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari