Selasa, 21 April 2026
- Advertisement -

Puasa di Tengah Pandemi, Penuhi Nutrisi, Susu Bisa Dikonsumsi Dua Kali

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sudah dua kali umat muslim berpuasa Ramadan di tengah pandemi Covid-19. Kebutuhan nutrisi tetap harus terjaga demi meningkatkan imunitas. Beberapa pilihan bisa dijadikan menu takjil maupun sahur salah satunya susu.

“Pada dasarnya, saat berpuasa tetap harus makan sehat dan kebutuhan zat gizi harus tetap terpenuhi, salah satunya adalah susu,” kata perwakilan dari Hometown Dairy Anjani Miranti dalam webinar baru-baru ini.

President of Indonesian Nutrition Association (INA) sekaligus Dokter Spesialis Gizi Klinis, Dr dr Luciana B Sutanto MS SpGK menjelaskan, bulan puasa ini sangat identik dengan mempersiapkan berbagai makanan dan minuman bergizi, juga memerlukan tambahan nutrisi dari susu. Minum susu segar saat berbuka puasa dapat menambah stamina dan meningkatkan daya tahan tubuh, terlebih saat ini kita masih dihadapkan pada pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Khairul Anwar Jabat Kajari Dumai

Menurut dr. Luciana, selain mengandung protein hewani, susu juga mengandung zat gizi lain seperti karbohidrat, lemak, laktosa, vitamin dan mineral. Susu dapat diminum 2 gelas per hari untuk melengkapi kebutuhan tubuh akan berbagai gizi.

“Saat puasa, susu dapat dimanfaatkan sebagai salah satu pilihan sehat takjil, dapat diminum sendiri atau dicampur makanan. Bukan hanya di saat berbuka puasa, saat sahur juga kita bisa minum susu” kata Dokter Luciana.

Ia menegaskan masyarakat bisa memilih susu murni tanpa tambahan apapun seperti air, gula, pemanis, pengawet, dan lainnya. Lalu sejumlah susu bisa bertahan sampai 3 hari setelah botol dibuka dan dimasukan ke lemari pendingin serta bertahan selama kurang lebih 7-12 hari sebelum kemasan dibuka.

Baca Juga:  Kemendikbud Diminta Kelola Pesanggrahan Soekarno Perapat

Di dalam protein hewani, mengandung berbagai mineral seperti asam amino dan folat yang penting untum tubuh. Salah satu pilihan ada dalam susu. Asam amino lengkap disertai asam lemak dan penambahan asam folat, vitami A, vitamin D, zink, zat besi, B kompleks pada susu juga memiliki manfaat penting bagi pertumbuhan dan mendukung proses metabolisme tubuh.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sudah dua kali umat muslim berpuasa Ramadan di tengah pandemi Covid-19. Kebutuhan nutrisi tetap harus terjaga demi meningkatkan imunitas. Beberapa pilihan bisa dijadikan menu takjil maupun sahur salah satunya susu.

“Pada dasarnya, saat berpuasa tetap harus makan sehat dan kebutuhan zat gizi harus tetap terpenuhi, salah satunya adalah susu,” kata perwakilan dari Hometown Dairy Anjani Miranti dalam webinar baru-baru ini.

President of Indonesian Nutrition Association (INA) sekaligus Dokter Spesialis Gizi Klinis, Dr dr Luciana B Sutanto MS SpGK menjelaskan, bulan puasa ini sangat identik dengan mempersiapkan berbagai makanan dan minuman bergizi, juga memerlukan tambahan nutrisi dari susu. Minum susu segar saat berbuka puasa dapat menambah stamina dan meningkatkan daya tahan tubuh, terlebih saat ini kita masih dihadapkan pada pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Ditembak di Leher, Mantan PM Jepang Tewas

Menurut dr. Luciana, selain mengandung protein hewani, susu juga mengandung zat gizi lain seperti karbohidrat, lemak, laktosa, vitamin dan mineral. Susu dapat diminum 2 gelas per hari untuk melengkapi kebutuhan tubuh akan berbagai gizi.

“Saat puasa, susu dapat dimanfaatkan sebagai salah satu pilihan sehat takjil, dapat diminum sendiri atau dicampur makanan. Bukan hanya di saat berbuka puasa, saat sahur juga kita bisa minum susu” kata Dokter Luciana.

- Advertisement -

Ia menegaskan masyarakat bisa memilih susu murni tanpa tambahan apapun seperti air, gula, pemanis, pengawet, dan lainnya. Lalu sejumlah susu bisa bertahan sampai 3 hari setelah botol dibuka dan dimasukan ke lemari pendingin serta bertahan selama kurang lebih 7-12 hari sebelum kemasan dibuka.

Baca Juga:  Penyalahgunaan Narkoba, Tiga Pelaku Diamankan Polisi

Di dalam protein hewani, mengandung berbagai mineral seperti asam amino dan folat yang penting untum tubuh. Salah satu pilihan ada dalam susu. Asam amino lengkap disertai asam lemak dan penambahan asam folat, vitami A, vitamin D, zink, zat besi, B kompleks pada susu juga memiliki manfaat penting bagi pertumbuhan dan mendukung proses metabolisme tubuh.

- Advertisement -

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sudah dua kali umat muslim berpuasa Ramadan di tengah pandemi Covid-19. Kebutuhan nutrisi tetap harus terjaga demi meningkatkan imunitas. Beberapa pilihan bisa dijadikan menu takjil maupun sahur salah satunya susu.

“Pada dasarnya, saat berpuasa tetap harus makan sehat dan kebutuhan zat gizi harus tetap terpenuhi, salah satunya adalah susu,” kata perwakilan dari Hometown Dairy Anjani Miranti dalam webinar baru-baru ini.

President of Indonesian Nutrition Association (INA) sekaligus Dokter Spesialis Gizi Klinis, Dr dr Luciana B Sutanto MS SpGK menjelaskan, bulan puasa ini sangat identik dengan mempersiapkan berbagai makanan dan minuman bergizi, juga memerlukan tambahan nutrisi dari susu. Minum susu segar saat berbuka puasa dapat menambah stamina dan meningkatkan daya tahan tubuh, terlebih saat ini kita masih dihadapkan pada pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Khairul Anwar Jabat Kajari Dumai

Menurut dr. Luciana, selain mengandung protein hewani, susu juga mengandung zat gizi lain seperti karbohidrat, lemak, laktosa, vitamin dan mineral. Susu dapat diminum 2 gelas per hari untuk melengkapi kebutuhan tubuh akan berbagai gizi.

“Saat puasa, susu dapat dimanfaatkan sebagai salah satu pilihan sehat takjil, dapat diminum sendiri atau dicampur makanan. Bukan hanya di saat berbuka puasa, saat sahur juga kita bisa minum susu” kata Dokter Luciana.

Ia menegaskan masyarakat bisa memilih susu murni tanpa tambahan apapun seperti air, gula, pemanis, pengawet, dan lainnya. Lalu sejumlah susu bisa bertahan sampai 3 hari setelah botol dibuka dan dimasukan ke lemari pendingin serta bertahan selama kurang lebih 7-12 hari sebelum kemasan dibuka.

Baca Juga:  Skema Pengupahan Jadi per Jam

Di dalam protein hewani, mengandung berbagai mineral seperti asam amino dan folat yang penting untum tubuh. Salah satu pilihan ada dalam susu. Asam amino lengkap disertai asam lemak dan penambahan asam folat, vitami A, vitamin D, zink, zat besi, B kompleks pada susu juga memiliki manfaat penting bagi pertumbuhan dan mendukung proses metabolisme tubuh.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari