RENGAT (RIAUPOS.CO) — Tim Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) sudah memeriksa 10 saksi atas dugaan politik uang. Bahkan, temua itu akan diputuskan dalam rapat pleno (SG2) akhir pekan mendatang. Sementara terlapor dalam dugaan tindak pidana politik uang pada Pilkada Inhu ini, masih satu orang yakni berinisial Spt (43) warga Desa Tani Makmur Kecamatan Rengat Barat.
"Kami masih terus memproses dan mendalami dugaan tindak pidana politik uang," ujar Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Inhu Ali Muhtar, Kamis (10/12).
Menurutnya, 10 saksi tersebut merupakan koordinator desa (kordes) dan koordinator kecamatan (korcam) untuk pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Siti Aisyah-Agus Rianto. Bahkan tidak tertutup kemungkinan adanya penambahan jumlah saksi yang akan diminta keterangannya.
Namun jika keterangan dari 10 saksi yang sudah diperiksa sudah dinilai cukup, pihaknya melanjutkan kepada tahapan berikutnya. "10 orang saksi tersebut, termasuk saksi terlapor yang sudah mintai keterangan," ungkapnya.(kas)
RENGAT (RIAUPOS.CO) — Tim Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) sudah memeriksa 10 saksi atas dugaan politik uang. Bahkan, temua itu akan diputuskan dalam rapat pleno (SG2) akhir pekan mendatang. Sementara terlapor dalam dugaan tindak pidana politik uang pada Pilkada Inhu ini, masih satu orang yakni berinisial Spt (43) warga Desa Tani Makmur Kecamatan Rengat Barat.
"Kami masih terus memproses dan mendalami dugaan tindak pidana politik uang," ujar Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Inhu Ali Muhtar, Kamis (10/12).
Menurutnya, 10 saksi tersebut merupakan koordinator desa (kordes) dan koordinator kecamatan (korcam) untuk pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Siti Aisyah-Agus Rianto. Bahkan tidak tertutup kemungkinan adanya penambahan jumlah saksi yang akan diminta keterangannya.
Namun jika keterangan dari 10 saksi yang sudah diperiksa sudah dinilai cukup, pihaknya melanjutkan kepada tahapan berikutnya. "10 orang saksi tersebut, termasuk saksi terlapor yang sudah mintai keterangan," ungkapnya.(kas)