Senin, 5 Januari 2026
spot_img
spot_img

Warga Gaung Diterkam Buaya

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) — Konflik antara manusia dengan buaya kembali terjadi. Kali ini dialami  Yanto (27) warga Terusan Kempas, Kecamatan Gaung, Selasa (10/3) pagi.

Peristiwa itu terjadi ketika korban sedang melakukan aktivitas biasa dengan turun ke Parit Balil, Desa Terusan Kempas, untuk menjala udang dengan menggunakan sampan.

Baru saja korban melempar jala, tiba-tiba seekor predator yang diduga buaya menyerang korban pada bagian lengan sebelah kanan. Entah bagaimana akhirnya korban bisa melepaskan diri.

"Korban dapat menyelamatkan diri, namun dengan kondisi lengan yang terluka," ungkap Kasubag Humas AKP Warno Akman.

Tanpa pikir panjang, korban langsung mengayuh perahunya ke arah tepi untuk menghindari dari serangan ulang binatang reptil ini. Sesampainya di tepi korban pergi ke rumah salah seorang keluarganya.

"Kemudian korban dilarikan ke Puskemas Kuala Lahang, untuk mendapatkan perawatan medis," sambung mantan Kapolsek Mandah ini.

Korban menderita luka robek di bagian tangan sebelah atas dengan diameter 20X8 cm dengan kedalaman 6 cm dan 40 jahitan. Hingga saat itu korban masih menjalani perawatan di UPT Puskesmas Kuala Lahang.(ind)

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) — Konflik antara manusia dengan buaya kembali terjadi. Kali ini dialami  Yanto (27) warga Terusan Kempas, Kecamatan Gaung, Selasa (10/3) pagi.

Peristiwa itu terjadi ketika korban sedang melakukan aktivitas biasa dengan turun ke Parit Balil, Desa Terusan Kempas, untuk menjala udang dengan menggunakan sampan.

Baru saja korban melempar jala, tiba-tiba seekor predator yang diduga buaya menyerang korban pada bagian lengan sebelah kanan. Entah bagaimana akhirnya korban bisa melepaskan diri.

"Korban dapat menyelamatkan diri, namun dengan kondisi lengan yang terluka," ungkap Kasubag Humas AKP Warno Akman.

Tanpa pikir panjang, korban langsung mengayuh perahunya ke arah tepi untuk menghindari dari serangan ulang binatang reptil ini. Sesampainya di tepi korban pergi ke rumah salah seorang keluarganya.

- Advertisement -

"Kemudian korban dilarikan ke Puskemas Kuala Lahang, untuk mendapatkan perawatan medis," sambung mantan Kapolsek Mandah ini.

Korban menderita luka robek di bagian tangan sebelah atas dengan diameter 20X8 cm dengan kedalaman 6 cm dan 40 jahitan. Hingga saat itu korban masih menjalani perawatan di UPT Puskesmas Kuala Lahang.(ind)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) — Konflik antara manusia dengan buaya kembali terjadi. Kali ini dialami  Yanto (27) warga Terusan Kempas, Kecamatan Gaung, Selasa (10/3) pagi.

Peristiwa itu terjadi ketika korban sedang melakukan aktivitas biasa dengan turun ke Parit Balil, Desa Terusan Kempas, untuk menjala udang dengan menggunakan sampan.

Baru saja korban melempar jala, tiba-tiba seekor predator yang diduga buaya menyerang korban pada bagian lengan sebelah kanan. Entah bagaimana akhirnya korban bisa melepaskan diri.

"Korban dapat menyelamatkan diri, namun dengan kondisi lengan yang terluka," ungkap Kasubag Humas AKP Warno Akman.

Tanpa pikir panjang, korban langsung mengayuh perahunya ke arah tepi untuk menghindari dari serangan ulang binatang reptil ini. Sesampainya di tepi korban pergi ke rumah salah seorang keluarganya.

"Kemudian korban dilarikan ke Puskemas Kuala Lahang, untuk mendapatkan perawatan medis," sambung mantan Kapolsek Mandah ini.

Korban menderita luka robek di bagian tangan sebelah atas dengan diameter 20X8 cm dengan kedalaman 6 cm dan 40 jahitan. Hingga saat itu korban masih menjalani perawatan di UPT Puskesmas Kuala Lahang.(ind)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari