Minggu, 15 Februari 2026
- Advertisement -

Walaupun Gejalanya Ringan, Kasus Omicron Harus Dirawat

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Penyebaran Covid-19 varian Omicron menyumbang kenaikan kasus perawatan pasien di RS Wisma Atlet. Meski gejala pasien umumnya ringan seperti batuk dan pilek, mereka tetap harus dirawat di RS yang ditunjuk Satgas Covid-19 atau di Wisma Atlet. Mengapa?

Sebagian besar kasus terkonfirmasi telah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap. Sekitar 99 persen kasus yang dikarantina memiliki gejala ringan dan mayoritas kasus berada di wilayah DKI Jakarta.

“Sebagian besar gejalanya ringan yaitu hanya batuk, pilek dan demam,” jelas Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi kepada wartawan dalam keterangan resmi Kemenkes, Senin (10/1).

Pasien Omicron saat ini sudah dikarantina di RSDC Wisma Atlet maupun RS yang sudah disetujui oleh Satgas. Mengapa?

Baca Juga:  Sulit Bergerak? Kenali Tulang Anda

“Ini bertujuan untuk melokalisir kemungkinan penyebaran Omicron,” tegasnya.

Dan siapapun yang positif, kata Nadia, harus dikarantina di RS atau Wisma Atlet. Terutama bagi mereka yang memiliki catatan riwayat perjalanan luar negeri.

“Kebijakan semua kasus positif harus melakukan isolasi terpusat di RS atau Wisma Atlet,” kata Nadia.

Kendati memiliki gejala yang ringan, Nadia berharap kewaspadaan masyarakat terus ditingkatkan guna menghindari penularan Covid-19 varian Omicron. Protokol Kesehatan 5M mutlak harus dibudidayakan sebagai kunci untuk mencegah ancaman penularan Covid-19.

“Lengkapi perlindungan diri dengan segera lakukan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap untuk mengurangi tingkat keparahan akibat dari paparan Covid-19,” jelasnya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Baca Juga:  Arus Mudik Lebaran Tahun Ini Catat Rekor Tertinggi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Penyebaran Covid-19 varian Omicron menyumbang kenaikan kasus perawatan pasien di RS Wisma Atlet. Meski gejala pasien umumnya ringan seperti batuk dan pilek, mereka tetap harus dirawat di RS yang ditunjuk Satgas Covid-19 atau di Wisma Atlet. Mengapa?

Sebagian besar kasus terkonfirmasi telah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap. Sekitar 99 persen kasus yang dikarantina memiliki gejala ringan dan mayoritas kasus berada di wilayah DKI Jakarta.

“Sebagian besar gejalanya ringan yaitu hanya batuk, pilek dan demam,” jelas Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi kepada wartawan dalam keterangan resmi Kemenkes, Senin (10/1).

Pasien Omicron saat ini sudah dikarantina di RSDC Wisma Atlet maupun RS yang sudah disetujui oleh Satgas. Mengapa?

Baca Juga:  Tentang Vaksinasi, Begini Instruksi MenPAN-RB untuk PNS dan PPK

“Ini bertujuan untuk melokalisir kemungkinan penyebaran Omicron,” tegasnya.

- Advertisement -

Dan siapapun yang positif, kata Nadia, harus dikarantina di RS atau Wisma Atlet. Terutama bagi mereka yang memiliki catatan riwayat perjalanan luar negeri.

“Kebijakan semua kasus positif harus melakukan isolasi terpusat di RS atau Wisma Atlet,” kata Nadia.

- Advertisement -

Kendati memiliki gejala yang ringan, Nadia berharap kewaspadaan masyarakat terus ditingkatkan guna menghindari penularan Covid-19 varian Omicron. Protokol Kesehatan 5M mutlak harus dibudidayakan sebagai kunci untuk mencegah ancaman penularan Covid-19.

“Lengkapi perlindungan diri dengan segera lakukan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap untuk mengurangi tingkat keparahan akibat dari paparan Covid-19,” jelasnya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Baca Juga:  Pengamat Prediksi Ada Tiga Menteri yang Jadi Rebutan
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Penyebaran Covid-19 varian Omicron menyumbang kenaikan kasus perawatan pasien di RS Wisma Atlet. Meski gejala pasien umumnya ringan seperti batuk dan pilek, mereka tetap harus dirawat di RS yang ditunjuk Satgas Covid-19 atau di Wisma Atlet. Mengapa?

Sebagian besar kasus terkonfirmasi telah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap. Sekitar 99 persen kasus yang dikarantina memiliki gejala ringan dan mayoritas kasus berada di wilayah DKI Jakarta.

“Sebagian besar gejalanya ringan yaitu hanya batuk, pilek dan demam,” jelas Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi kepada wartawan dalam keterangan resmi Kemenkes, Senin (10/1).

Pasien Omicron saat ini sudah dikarantina di RSDC Wisma Atlet maupun RS yang sudah disetujui oleh Satgas. Mengapa?

Baca Juga:  Penggunaan Obat yang Aman pada Lanjut Usia

“Ini bertujuan untuk melokalisir kemungkinan penyebaran Omicron,” tegasnya.

Dan siapapun yang positif, kata Nadia, harus dikarantina di RS atau Wisma Atlet. Terutama bagi mereka yang memiliki catatan riwayat perjalanan luar negeri.

“Kebijakan semua kasus positif harus melakukan isolasi terpusat di RS atau Wisma Atlet,” kata Nadia.

Kendati memiliki gejala yang ringan, Nadia berharap kewaspadaan masyarakat terus ditingkatkan guna menghindari penularan Covid-19 varian Omicron. Protokol Kesehatan 5M mutlak harus dibudidayakan sebagai kunci untuk mencegah ancaman penularan Covid-19.

“Lengkapi perlindungan diri dengan segera lakukan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap untuk mengurangi tingkat keparahan akibat dari paparan Covid-19,” jelasnya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Baca Juga:  Pengamat Prediksi Ada Tiga Menteri yang Jadi Rebutan

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari