Minggu, 6 April 2025
spot_img

Dikira Roti

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Rahmat dan Novri adalah tukang becak. Mereka setiap harinya mangkal di depan salah satu rumah sakit.

Karena capek menunggu penumpang yang tak kunjung datang, akhirnya Rahmat tertidur.

Tak berapa lama datang seorang calon penumpang. Melihat Rahmat tertidur, Novri berinisiatif menggantikan Rahmat membawa penumpang tersebut.

Setengah jam kemudian, Novri pun  kembali ke pangkalan. Rahmat yang sudah bangun sempat protes karena merasa penumpangnya diambil.

"Salah sendiri, kerja kok tidur. Aku mau bangunin, tapi kamu tidurnya nyenyak.. Hehehe…" kata Novri.

Dengan setengah pamer, Novri menunjukkan bungkusan plastik yang terdapat di kursi becaknya.

"Ini pasti isinya roti coklat milik penumpang tadi yang tertinggal," kata Novri sambil menunjukkan bungkusan itu.

Baca Juga:  M Maliki Dekati Afrizal, Cutra Masih Teratas

Tapi Rahmat cuek saja.

Dengan wajah yang ceria, Novri pun membuka bungkusan itu.

Tapi… Alamakk…!! Ternyata bungkusan itu bukan berisi roti atau makanan, melainkan sampah bungkusan kue.

Melihat itu, Rahmat tidak jadi marah kepada Novri. Ia malah tertawa senang.(dof)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Rahmat dan Novri adalah tukang becak. Mereka setiap harinya mangkal di depan salah satu rumah sakit.

Karena capek menunggu penumpang yang tak kunjung datang, akhirnya Rahmat tertidur.

Tak berapa lama datang seorang calon penumpang. Melihat Rahmat tertidur, Novri berinisiatif menggantikan Rahmat membawa penumpang tersebut.

Setengah jam kemudian, Novri pun  kembali ke pangkalan. Rahmat yang sudah bangun sempat protes karena merasa penumpangnya diambil.

"Salah sendiri, kerja kok tidur. Aku mau bangunin, tapi kamu tidurnya nyenyak.. Hehehe…" kata Novri.

Dengan setengah pamer, Novri menunjukkan bungkusan plastik yang terdapat di kursi becaknya.

"Ini pasti isinya roti coklat milik penumpang tadi yang tertinggal," kata Novri sambil menunjukkan bungkusan itu.

Baca Juga:  Hilang Kontak, Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan Teman

Tapi Rahmat cuek saja.

Dengan wajah yang ceria, Novri pun membuka bungkusan itu.

Tapi… Alamakk…!! Ternyata bungkusan itu bukan berisi roti atau makanan, melainkan sampah bungkusan kue.

Melihat itu, Rahmat tidak jadi marah kepada Novri. Ia malah tertawa senang.(dof)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Dikira Roti

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Rahmat dan Novri adalah tukang becak. Mereka setiap harinya mangkal di depan salah satu rumah sakit.

Karena capek menunggu penumpang yang tak kunjung datang, akhirnya Rahmat tertidur.

Tak berapa lama datang seorang calon penumpang. Melihat Rahmat tertidur, Novri berinisiatif menggantikan Rahmat membawa penumpang tersebut.

Setengah jam kemudian, Novri pun  kembali ke pangkalan. Rahmat yang sudah bangun sempat protes karena merasa penumpangnya diambil.

"Salah sendiri, kerja kok tidur. Aku mau bangunin, tapi kamu tidurnya nyenyak.. Hehehe…" kata Novri.

Dengan setengah pamer, Novri menunjukkan bungkusan plastik yang terdapat di kursi becaknya.

"Ini pasti isinya roti coklat milik penumpang tadi yang tertinggal," kata Novri sambil menunjukkan bungkusan itu.

Baca Juga:  Balap Motor Listrik Konversi Putaran Kedua Sukses Digelar di Bogor

Tapi Rahmat cuek saja.

Dengan wajah yang ceria, Novri pun membuka bungkusan itu.

Tapi… Alamakk…!! Ternyata bungkusan itu bukan berisi roti atau makanan, melainkan sampah bungkusan kue.

Melihat itu, Rahmat tidak jadi marah kepada Novri. Ia malah tertawa senang.(dof)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Rahmat dan Novri adalah tukang becak. Mereka setiap harinya mangkal di depan salah satu rumah sakit.

Karena capek menunggu penumpang yang tak kunjung datang, akhirnya Rahmat tertidur.

Tak berapa lama datang seorang calon penumpang. Melihat Rahmat tertidur, Novri berinisiatif menggantikan Rahmat membawa penumpang tersebut.

Setengah jam kemudian, Novri pun  kembali ke pangkalan. Rahmat yang sudah bangun sempat protes karena merasa penumpangnya diambil.

"Salah sendiri, kerja kok tidur. Aku mau bangunin, tapi kamu tidurnya nyenyak.. Hehehe…" kata Novri.

Dengan setengah pamer, Novri menunjukkan bungkusan plastik yang terdapat di kursi becaknya.

"Ini pasti isinya roti coklat milik penumpang tadi yang tertinggal," kata Novri sambil menunjukkan bungkusan itu.

Baca Juga:  Pedagang Kue Temukan 18,8 Kg Sabu

Tapi Rahmat cuek saja.

Dengan wajah yang ceria, Novri pun membuka bungkusan itu.

Tapi… Alamakk…!! Ternyata bungkusan itu bukan berisi roti atau makanan, melainkan sampah bungkusan kue.

Melihat itu, Rahmat tidak jadi marah kepada Novri. Ia malah tertawa senang.(dof)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari