Rabu, 5 Agustus 2026
- Advertisement -

Demonstran Sweeping Kantor Dinas PUPR Kampar Cari Kepala Dinas

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Massa yang menyebut diri mereka Forum Kontraktor Kampar menggelar aksi demonstrasi di Kantor Dinas PUPR Kampar, Kamis (9/7/2020) siang. Para demonstran menuntut berjumpa dengan Kepala Dinas PUPR Kampar Afdal.

Tak muncul keluar yang dicari, puluhan demonstran memaksa masuk ke gedung dua lantai di kawasan Bukit Candika Bangkinang itu. Namun mereka ditahan anggota Satpol PP dengan jumlah yang hampir seimbang. Personel Polsek Bangkinang Kota ikut mengawasi demo dengan pengeras suara dengan sound system ukuran besar. 

Sejumlah kontraktor kawakan lokal Kampar seperti Eka Suma Hamid dan Ketua Gapensi Kampar Ihsan terlihat bersama para demonstran. Mereka menuntut kejelasan proyek Rp85 miliar yang awalnya sempat disebut siluman itu. Belakangan para demonstran menilai Afdal tidak peka dengan tetap melelang royek tersebut. Apalagi mereka meduga yang mengerjakan proyek tersebut bukan kontraktor lokal Kampar.

Baca Juga:  Hadapi Ramadan, Bupati Rohil Keluarkan SE

Sebelum terlibat aksi dorong, seorang perwakilan Dinas PUPR keluar menemui pendemo. Justru demonstran ingin masuk dan melakukan sweeping mencari keberadaan Afdal di dalam kantornya. Sempat bernegosiasi alot, akhirnya demonstran setuju mengirim 10 perwakilan untuk masuk ke dalam.

Diperbolehkan masuk, 10 orang ini langsung menuju ruangan Kepala Dinas yang ternyata kosong. Salah seorang demonstran langsung menduduki kursi kosong tersebut sebelumnya akhirnya mereka ditemui Sekretaris Dinas PUPR Kampar Herman.

''Kepala Dinas tidak di tempat, dari pagi harus menghadiri penyerahterimaan jembatan di Kampar Kiri Hulu. Memang beliau yang harus hadir, karena Dirjen PUPR datang dari Jakarta langsung,'' kata Herman.

Herman menjanjikan pertemuan antara demonstran dan Kepala Dinas PUPR, namun belum dapat menentukan waktu. Dirinya berjanji akan menghubungi Ketua Gapensi. Namun audiensi itu hanya dilakukan bersama asosiasi terkait, bukan atas Forum Kontraktor Kampar. Setelah diskusi singkat, para demonstran setuju dan membubarkan diri secara tertib.

Baca Juga:  PT KTU Membuka Diri untuk Forkopimda 

Laporan: Hendrawan Kariman (Bangkinang)

Editor: Eka G Putra

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Massa yang menyebut diri mereka Forum Kontraktor Kampar menggelar aksi demonstrasi di Kantor Dinas PUPR Kampar, Kamis (9/7/2020) siang. Para demonstran menuntut berjumpa dengan Kepala Dinas PUPR Kampar Afdal.

Tak muncul keluar yang dicari, puluhan demonstran memaksa masuk ke gedung dua lantai di kawasan Bukit Candika Bangkinang itu. Namun mereka ditahan anggota Satpol PP dengan jumlah yang hampir seimbang. Personel Polsek Bangkinang Kota ikut mengawasi demo dengan pengeras suara dengan sound system ukuran besar. 

Sejumlah kontraktor kawakan lokal Kampar seperti Eka Suma Hamid dan Ketua Gapensi Kampar Ihsan terlihat bersama para demonstran. Mereka menuntut kejelasan proyek Rp85 miliar yang awalnya sempat disebut siluman itu. Belakangan para demonstran menilai Afdal tidak peka dengan tetap melelang royek tersebut. Apalagi mereka meduga yang mengerjakan proyek tersebut bukan kontraktor lokal Kampar.

Baca Juga:  "Mudik Asik Tanpa Sampah Plastik" KLHK Libatkan Anak Muda Milinial

Sebelum terlibat aksi dorong, seorang perwakilan Dinas PUPR keluar menemui pendemo. Justru demonstran ingin masuk dan melakukan sweeping mencari keberadaan Afdal di dalam kantornya. Sempat bernegosiasi alot, akhirnya demonstran setuju mengirim 10 perwakilan untuk masuk ke dalam.

Diperbolehkan masuk, 10 orang ini langsung menuju ruangan Kepala Dinas yang ternyata kosong. Salah seorang demonstran langsung menduduki kursi kosong tersebut sebelumnya akhirnya mereka ditemui Sekretaris Dinas PUPR Kampar Herman.

- Advertisement -

''Kepala Dinas tidak di tempat, dari pagi harus menghadiri penyerahterimaan jembatan di Kampar Kiri Hulu. Memang beliau yang harus hadir, karena Dirjen PUPR datang dari Jakarta langsung,'' kata Herman.

Herman menjanjikan pertemuan antara demonstran dan Kepala Dinas PUPR, namun belum dapat menentukan waktu. Dirinya berjanji akan menghubungi Ketua Gapensi. Namun audiensi itu hanya dilakukan bersama asosiasi terkait, bukan atas Forum Kontraktor Kampar. Setelah diskusi singkat, para demonstran setuju dan membubarkan diri secara tertib.

- Advertisement -
Baca Juga:  Rektor UGM Tolak UAS Tausiah di Masjid Kampus

Laporan: Hendrawan Kariman (Bangkinang)

Editor: Eka G Putra

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Massa yang menyebut diri mereka Forum Kontraktor Kampar menggelar aksi demonstrasi di Kantor Dinas PUPR Kampar, Kamis (9/7/2020) siang. Para demonstran menuntut berjumpa dengan Kepala Dinas PUPR Kampar Afdal.

Tak muncul keluar yang dicari, puluhan demonstran memaksa masuk ke gedung dua lantai di kawasan Bukit Candika Bangkinang itu. Namun mereka ditahan anggota Satpol PP dengan jumlah yang hampir seimbang. Personel Polsek Bangkinang Kota ikut mengawasi demo dengan pengeras suara dengan sound system ukuran besar. 

Sejumlah kontraktor kawakan lokal Kampar seperti Eka Suma Hamid dan Ketua Gapensi Kampar Ihsan terlihat bersama para demonstran. Mereka menuntut kejelasan proyek Rp85 miliar yang awalnya sempat disebut siluman itu. Belakangan para demonstran menilai Afdal tidak peka dengan tetap melelang royek tersebut. Apalagi mereka meduga yang mengerjakan proyek tersebut bukan kontraktor lokal Kampar.

Baca Juga:  Tak Mau Jadi ASN, Tiga Pegawai KPK Mengundurkan Diri

Sebelum terlibat aksi dorong, seorang perwakilan Dinas PUPR keluar menemui pendemo. Justru demonstran ingin masuk dan melakukan sweeping mencari keberadaan Afdal di dalam kantornya. Sempat bernegosiasi alot, akhirnya demonstran setuju mengirim 10 perwakilan untuk masuk ke dalam.

Diperbolehkan masuk, 10 orang ini langsung menuju ruangan Kepala Dinas yang ternyata kosong. Salah seorang demonstran langsung menduduki kursi kosong tersebut sebelumnya akhirnya mereka ditemui Sekretaris Dinas PUPR Kampar Herman.

''Kepala Dinas tidak di tempat, dari pagi harus menghadiri penyerahterimaan jembatan di Kampar Kiri Hulu. Memang beliau yang harus hadir, karena Dirjen PUPR datang dari Jakarta langsung,'' kata Herman.

Herman menjanjikan pertemuan antara demonstran dan Kepala Dinas PUPR, namun belum dapat menentukan waktu. Dirinya berjanji akan menghubungi Ketua Gapensi. Namun audiensi itu hanya dilakukan bersama asosiasi terkait, bukan atas Forum Kontraktor Kampar. Setelah diskusi singkat, para demonstran setuju dan membubarkan diri secara tertib.

Baca Juga:  Hadapi Ramadan, Bupati Rohil Keluarkan SE

Laporan: Hendrawan Kariman (Bangkinang)

Editor: Eka G Putra

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari