Minggu, 25 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Masuk Kota, Sekda Perintahkan Truk Mundur

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) — Kecewa dan kesal. Rasa inilah yang dirasakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar Yusri. Sudah bertahun-tahun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar membuat aturan larangan agar truk dan kendaraan angkutan berat lainnya masuk dalam kota.

Tapi pada Sabtu (7/3), dirinya sendiri yang menangkap ada truk lewat di Jalan M Yamin, Jalan Lintas Riau-Sumatera Barat (Sumbar) yang memisahkan Kota Bangkinang dan Sungai Kampar.

Petang itu, Yusri mendapati sebuah truk kelas tronton melakukan manuver untuk berbelok di U-turn depan SPBU Kota Bangkinang. Pada momen itu pula Sekda menyaksikan kawasan jalan dari dua arah U-turn itu mengalami kemacetan. Apalagi, lalu lintas pada "malam Ahad" itu memang  selalu ramai. Karena banyak warga kota yang keluar dari rumah untuk menikmati akhir pekan.

Baca Juga:  HUT Ke-28, Warga Pasir Luhur Minta Kado Jalan Diaspal

Yusri sontak turun dari kendaraannya. Dirinya langsung berjalan menuju truk dan menunjukkan ke arah supir untuk memberikan aba-aba. ASN jebolan STPDN yang baru merayakan ulang tahun ke-48 ini memberikan aba-aba lalu memberikan perintah agar supir mundur dan meneruskan perjalanan. Dirinya memastikan truk berwarna jingga itu tidak masuk ke dalam kota.

"Pertama, ini melanggar aturan. Selain itu, dengan lewatnya di dalam kota, akan dapat mengganggu jalur lalu lintas dalam kota. Ini mengapa kami melarang truk lewat tengah kota. Apalagi malam ini (Sabtu, red) kota dipadati masyarakat. Kami tidak ingin ada kejadian yang tidak diiinginkan karena masyarakat akan menikmati malam Ahad bersama keluarga," sebut Yusri dengan nada kecewa.

Baca Juga:  MK Tolak Semua Tuduhan Pemohon atas Ketidaknetralan Polri

Terkait masih selalu lolosnya truk masuk Kota Bangkinang ini, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kampar Mahadi belum memberikan komentar. Hingga tulisan ini diturunkan, Mahadi belum menanggapi ketika dihubungi Riau Pos lewat telpon selulernya pada Ahad (8/3).(end)

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) — Kecewa dan kesal. Rasa inilah yang dirasakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar Yusri. Sudah bertahun-tahun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar membuat aturan larangan agar truk dan kendaraan angkutan berat lainnya masuk dalam kota.

Tapi pada Sabtu (7/3), dirinya sendiri yang menangkap ada truk lewat di Jalan M Yamin, Jalan Lintas Riau-Sumatera Barat (Sumbar) yang memisahkan Kota Bangkinang dan Sungai Kampar.

Petang itu, Yusri mendapati sebuah truk kelas tronton melakukan manuver untuk berbelok di U-turn depan SPBU Kota Bangkinang. Pada momen itu pula Sekda menyaksikan kawasan jalan dari dua arah U-turn itu mengalami kemacetan. Apalagi, lalu lintas pada "malam Ahad" itu memang  selalu ramai. Karena banyak warga kota yang keluar dari rumah untuk menikmati akhir pekan.

Baca Juga:  Jumlah Kasus Covid-19 Lampaui Prediksi Pakar

Yusri sontak turun dari kendaraannya. Dirinya langsung berjalan menuju truk dan menunjukkan ke arah supir untuk memberikan aba-aba. ASN jebolan STPDN yang baru merayakan ulang tahun ke-48 ini memberikan aba-aba lalu memberikan perintah agar supir mundur dan meneruskan perjalanan. Dirinya memastikan truk berwarna jingga itu tidak masuk ke dalam kota.

"Pertama, ini melanggar aturan. Selain itu, dengan lewatnya di dalam kota, akan dapat mengganggu jalur lalu lintas dalam kota. Ini mengapa kami melarang truk lewat tengah kota. Apalagi malam ini (Sabtu, red) kota dipadati masyarakat. Kami tidak ingin ada kejadian yang tidak diiinginkan karena masyarakat akan menikmati malam Ahad bersama keluarga," sebut Yusri dengan nada kecewa.

- Advertisement -
Baca Juga:  Mayat di Jalan Korban Lakalantas

Terkait masih selalu lolosnya truk masuk Kota Bangkinang ini, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kampar Mahadi belum memberikan komentar. Hingga tulisan ini diturunkan, Mahadi belum menanggapi ketika dihubungi Riau Pos lewat telpon selulernya pada Ahad (8/3).(end)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) — Kecewa dan kesal. Rasa inilah yang dirasakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar Yusri. Sudah bertahun-tahun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar membuat aturan larangan agar truk dan kendaraan angkutan berat lainnya masuk dalam kota.

Tapi pada Sabtu (7/3), dirinya sendiri yang menangkap ada truk lewat di Jalan M Yamin, Jalan Lintas Riau-Sumatera Barat (Sumbar) yang memisahkan Kota Bangkinang dan Sungai Kampar.

Petang itu, Yusri mendapati sebuah truk kelas tronton melakukan manuver untuk berbelok di U-turn depan SPBU Kota Bangkinang. Pada momen itu pula Sekda menyaksikan kawasan jalan dari dua arah U-turn itu mengalami kemacetan. Apalagi, lalu lintas pada "malam Ahad" itu memang  selalu ramai. Karena banyak warga kota yang keluar dari rumah untuk menikmati akhir pekan.

Baca Juga:  Harun Masiku telah berada di Indonesia sejak 7 Januari 2020

Yusri sontak turun dari kendaraannya. Dirinya langsung berjalan menuju truk dan menunjukkan ke arah supir untuk memberikan aba-aba. ASN jebolan STPDN yang baru merayakan ulang tahun ke-48 ini memberikan aba-aba lalu memberikan perintah agar supir mundur dan meneruskan perjalanan. Dirinya memastikan truk berwarna jingga itu tidak masuk ke dalam kota.

"Pertama, ini melanggar aturan. Selain itu, dengan lewatnya di dalam kota, akan dapat mengganggu jalur lalu lintas dalam kota. Ini mengapa kami melarang truk lewat tengah kota. Apalagi malam ini (Sabtu, red) kota dipadati masyarakat. Kami tidak ingin ada kejadian yang tidak diiinginkan karena masyarakat akan menikmati malam Ahad bersama keluarga," sebut Yusri dengan nada kecewa.

Baca Juga:  Pascagempa 7,1 SR, Aktivitas Warga Maluku Utara Berangsur Normal

Terkait masih selalu lolosnya truk masuk Kota Bangkinang ini, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kampar Mahadi belum memberikan komentar. Hingga tulisan ini diturunkan, Mahadi belum menanggapi ketika dihubungi Riau Pos lewat telpon selulernya pada Ahad (8/3).(end)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari