Minggu, 6 April 2025
spot_img

Taksi Listrik Bandara Soekarno-Hatta Pertama di Asia

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — PT Angkasa Pura II (Persero) konsisten mendukung pengembangan kendaraan bermotor berbasis listrik di Indonesia, termasuk untuk sektor transportasi publik. Di salah satu bandara yang dikelola Angkasa Pura II yaitu Soekarno-Hatta saat ini telah tersedia taksi listrik Blue Bird. Bahkan, Soekarno-Hatta menjadi bandara pertama di Asia yang menyediakan layanan taksi full electric.

Layanan taksi listrik itu dapat dijumpai di Terminal 3 Soekarno-Hatta. Blue Bird menggunakan dua merek kendaraan sebagai taksi listrik, yakni BYD dan Tesla. Jumlah taksi BYD di Soekarno-Hatta saat ini mencapai 25 unit, sementara itu Tesla sebanyak 4 unit.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berkesempatan mencoba layanan taksi listrik dari kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, menuju Jakarta, pada Ahad (8/9) ini. Menhub menuturkan, layanan taksi listrik ini merupakan bukti dukungan Blue Bird dan Angkasa Pura II dalam pengembangan kendaraan bermotor berbasis listrik di tanah air.

Baca Juga:  Kampung KB Desa Sialang Jaya Siap Dinilai

"Apresiasi dari pemerintah untuk Blue Bird dan AP II dengan adanya layanan taksi listrik. Ini tidak mudah karena pasti ada effort khusus," katanya melalui keterangan resmi.

President Director Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin optimistis, keberadaan taksi listrik dapat meningkatkan daya saing Soekarno-Hatta dan menunjukkan keseriusan bandara dalam pengembangan kendaraan listrik.

"Taksi listrik merupakan salah satu strategi kami dalam mewujudkan konsep eco airport di Soekarno-Hatta," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Noni S Purnomo menegaskan, layanan full electric taxi di Soekarno-Hatta adalah yang pertama di Asia.

"Untuk di airport, ini (layanan full electric taxi) adalah yang pertama di Asia. Bersama Soekarno-Hatta, kami menghadirkan layanan zero emission," ujar Noni S Purnomo.

Baca Juga:  Peluang Menjanjikan bagi Fotografer

Di Terminal 3 Soekarno-Hatta pun kini telah tersedia fasilitas untuk mengisi ulang daya listrik untuk taksi listrik Blue Bird. Selain taksi listrik, di Soekarno-Hatta juga terdapat sejumlah kendaraan berbasis listrik yaitu: Skytrain, bus listrik, skuter listrik, Segway, dan baggage towing tractor.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — PT Angkasa Pura II (Persero) konsisten mendukung pengembangan kendaraan bermotor berbasis listrik di Indonesia, termasuk untuk sektor transportasi publik. Di salah satu bandara yang dikelola Angkasa Pura II yaitu Soekarno-Hatta saat ini telah tersedia taksi listrik Blue Bird. Bahkan, Soekarno-Hatta menjadi bandara pertama di Asia yang menyediakan layanan taksi full electric.

Layanan taksi listrik itu dapat dijumpai di Terminal 3 Soekarno-Hatta. Blue Bird menggunakan dua merek kendaraan sebagai taksi listrik, yakni BYD dan Tesla. Jumlah taksi BYD di Soekarno-Hatta saat ini mencapai 25 unit, sementara itu Tesla sebanyak 4 unit.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berkesempatan mencoba layanan taksi listrik dari kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, menuju Jakarta, pada Ahad (8/9) ini. Menhub menuturkan, layanan taksi listrik ini merupakan bukti dukungan Blue Bird dan Angkasa Pura II dalam pengembangan kendaraan bermotor berbasis listrik di tanah air.

Baca Juga:  Unilak Terima 13 Mahasiswa Lewat Jalur Prestasi Olahraga dan Hafizh Alquran

"Apresiasi dari pemerintah untuk Blue Bird dan AP II dengan adanya layanan taksi listrik. Ini tidak mudah karena pasti ada effort khusus," katanya melalui keterangan resmi.

President Director Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin optimistis, keberadaan taksi listrik dapat meningkatkan daya saing Soekarno-Hatta dan menunjukkan keseriusan bandara dalam pengembangan kendaraan listrik.

"Taksi listrik merupakan salah satu strategi kami dalam mewujudkan konsep eco airport di Soekarno-Hatta," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Noni S Purnomo menegaskan, layanan full electric taxi di Soekarno-Hatta adalah yang pertama di Asia.

"Untuk di airport, ini (layanan full electric taxi) adalah yang pertama di Asia. Bersama Soekarno-Hatta, kami menghadirkan layanan zero emission," ujar Noni S Purnomo.

Baca Juga:  Kampung KB Desa Sialang Jaya Siap Dinilai

Di Terminal 3 Soekarno-Hatta pun kini telah tersedia fasilitas untuk mengisi ulang daya listrik untuk taksi listrik Blue Bird. Selain taksi listrik, di Soekarno-Hatta juga terdapat sejumlah kendaraan berbasis listrik yaitu: Skytrain, bus listrik, skuter listrik, Segway, dan baggage towing tractor.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Taksi Listrik Bandara Soekarno-Hatta Pertama di Asia

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — PT Angkasa Pura II (Persero) konsisten mendukung pengembangan kendaraan bermotor berbasis listrik di Indonesia, termasuk untuk sektor transportasi publik. Di salah satu bandara yang dikelola Angkasa Pura II yaitu Soekarno-Hatta saat ini telah tersedia taksi listrik Blue Bird. Bahkan, Soekarno-Hatta menjadi bandara pertama di Asia yang menyediakan layanan taksi full electric.

Layanan taksi listrik itu dapat dijumpai di Terminal 3 Soekarno-Hatta. Blue Bird menggunakan dua merek kendaraan sebagai taksi listrik, yakni BYD dan Tesla. Jumlah taksi BYD di Soekarno-Hatta saat ini mencapai 25 unit, sementara itu Tesla sebanyak 4 unit.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berkesempatan mencoba layanan taksi listrik dari kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, menuju Jakarta, pada Ahad (8/9) ini. Menhub menuturkan, layanan taksi listrik ini merupakan bukti dukungan Blue Bird dan Angkasa Pura II dalam pengembangan kendaraan bermotor berbasis listrik di tanah air.

Baca Juga:  Cendol Dawet

"Apresiasi dari pemerintah untuk Blue Bird dan AP II dengan adanya layanan taksi listrik. Ini tidak mudah karena pasti ada effort khusus," katanya melalui keterangan resmi.

President Director Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin optimistis, keberadaan taksi listrik dapat meningkatkan daya saing Soekarno-Hatta dan menunjukkan keseriusan bandara dalam pengembangan kendaraan listrik.

"Taksi listrik merupakan salah satu strategi kami dalam mewujudkan konsep eco airport di Soekarno-Hatta," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Noni S Purnomo menegaskan, layanan full electric taxi di Soekarno-Hatta adalah yang pertama di Asia.

"Untuk di airport, ini (layanan full electric taxi) adalah yang pertama di Asia. Bersama Soekarno-Hatta, kami menghadirkan layanan zero emission," ujar Noni S Purnomo.

Baca Juga:  Kampung KB Desa Sialang Jaya Siap Dinilai

Di Terminal 3 Soekarno-Hatta pun kini telah tersedia fasilitas untuk mengisi ulang daya listrik untuk taksi listrik Blue Bird. Selain taksi listrik, di Soekarno-Hatta juga terdapat sejumlah kendaraan berbasis listrik yaitu: Skytrain, bus listrik, skuter listrik, Segway, dan baggage towing tractor.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — PT Angkasa Pura II (Persero) konsisten mendukung pengembangan kendaraan bermotor berbasis listrik di Indonesia, termasuk untuk sektor transportasi publik. Di salah satu bandara yang dikelola Angkasa Pura II yaitu Soekarno-Hatta saat ini telah tersedia taksi listrik Blue Bird. Bahkan, Soekarno-Hatta menjadi bandara pertama di Asia yang menyediakan layanan taksi full electric.

Layanan taksi listrik itu dapat dijumpai di Terminal 3 Soekarno-Hatta. Blue Bird menggunakan dua merek kendaraan sebagai taksi listrik, yakni BYD dan Tesla. Jumlah taksi BYD di Soekarno-Hatta saat ini mencapai 25 unit, sementara itu Tesla sebanyak 4 unit.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berkesempatan mencoba layanan taksi listrik dari kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, menuju Jakarta, pada Ahad (8/9) ini. Menhub menuturkan, layanan taksi listrik ini merupakan bukti dukungan Blue Bird dan Angkasa Pura II dalam pengembangan kendaraan bermotor berbasis listrik di tanah air.

Baca Juga:  Bantah Dapat Karpet Merah, Firli Bahuri: Saya Ikuti Semua Proses Seleksi

"Apresiasi dari pemerintah untuk Blue Bird dan AP II dengan adanya layanan taksi listrik. Ini tidak mudah karena pasti ada effort khusus," katanya melalui keterangan resmi.

President Director Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin optimistis, keberadaan taksi listrik dapat meningkatkan daya saing Soekarno-Hatta dan menunjukkan keseriusan bandara dalam pengembangan kendaraan listrik.

"Taksi listrik merupakan salah satu strategi kami dalam mewujudkan konsep eco airport di Soekarno-Hatta," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Noni S Purnomo menegaskan, layanan full electric taxi di Soekarno-Hatta adalah yang pertama di Asia.

"Untuk di airport, ini (layanan full electric taxi) adalah yang pertama di Asia. Bersama Soekarno-Hatta, kami menghadirkan layanan zero emission," ujar Noni S Purnomo.

Baca Juga:  Selamat Jalan Pak Artidjo, ‘Tembok’ Integritasmu Abadi

Di Terminal 3 Soekarno-Hatta pun kini telah tersedia fasilitas untuk mengisi ulang daya listrik untuk taksi listrik Blue Bird. Selain taksi listrik, di Soekarno-Hatta juga terdapat sejumlah kendaraan berbasis listrik yaitu: Skytrain, bus listrik, skuter listrik, Segway, dan baggage towing tractor.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari