Senin, 1 Desember 2025
spot_img

Adik dan Keponakan Raja Salman Ditangkap Polisi

RIYADH (RIAUPOS.CO) — Intrik di internal keluarga Kerajaan Arab Saudi kembali mencuat ke permukaan. Kemarin, Jumat (6/3), dua anggota senior keluarga kerajaan, Pangeran Ahmed bin Abdulaziz dan Muhammad bin Nayef ditangkap polisi.

The Wall Street Journal (WSJ) melaporkan penahanan tersebut terkait dengan percobaan kudeta. Putra Mahkota Pangeran Mohammad bin Salman alias MBS diduga kuat berada di balik penangkapan ini.

Pangeran Ahmed adalah adik kandung Raja Salman bin Abdulaziz yang saat ini berkuasa di Arab Saudi. Dia dikabarkan merupakan satu-satunya anggota Dewan Kesetiaan Kerajaan yang tidak sudi MBS jadi calon raja.

Sementara Muhammed bin Nayef adalah keponakan Raja Salman. Sempat jadi putra mahkota dan menteri dalam negeri, dia kehilangan semua jabatannya ketika MBS menyodok ke puncak kekuasaan pada 2017 silam.

Baca Juga:  DPR Minta Reputasi Garuda Segera Dikembalikan

Ini bukan pertama kali MBS memerintahkan penangkapan anggota senior kerajaan yang tak lain adalah kerabatnya sendiri. Pada 2017, Pangeran Alwaleed bin Talal dan Pangeran Miteb juga dicopot dari jabatan dan ditahan atas perintah anak kesayangan Raja Salman itu.(jpnn)

Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

RIYADH (RIAUPOS.CO) — Intrik di internal keluarga Kerajaan Arab Saudi kembali mencuat ke permukaan. Kemarin, Jumat (6/3), dua anggota senior keluarga kerajaan, Pangeran Ahmed bin Abdulaziz dan Muhammad bin Nayef ditangkap polisi.

The Wall Street Journal (WSJ) melaporkan penahanan tersebut terkait dengan percobaan kudeta. Putra Mahkota Pangeran Mohammad bin Salman alias MBS diduga kuat berada di balik penangkapan ini.

Pangeran Ahmed adalah adik kandung Raja Salman bin Abdulaziz yang saat ini berkuasa di Arab Saudi. Dia dikabarkan merupakan satu-satunya anggota Dewan Kesetiaan Kerajaan yang tidak sudi MBS jadi calon raja.

Sementara Muhammed bin Nayef adalah keponakan Raja Salman. Sempat jadi putra mahkota dan menteri dalam negeri, dia kehilangan semua jabatannya ketika MBS menyodok ke puncak kekuasaan pada 2017 silam.

Baca Juga:  Diduga Narkoba, Artis Ririn Ekawati Ditangkap Polisi

Ini bukan pertama kali MBS memerintahkan penangkapan anggota senior kerajaan yang tak lain adalah kerabatnya sendiri. Pada 2017, Pangeran Alwaleed bin Talal dan Pangeran Miteb juga dicopot dari jabatan dan ditahan atas perintah anak kesayangan Raja Salman itu.(jpnn)

- Advertisement -

Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

RIYADH (RIAUPOS.CO) — Intrik di internal keluarga Kerajaan Arab Saudi kembali mencuat ke permukaan. Kemarin, Jumat (6/3), dua anggota senior keluarga kerajaan, Pangeran Ahmed bin Abdulaziz dan Muhammad bin Nayef ditangkap polisi.

The Wall Street Journal (WSJ) melaporkan penahanan tersebut terkait dengan percobaan kudeta. Putra Mahkota Pangeran Mohammad bin Salman alias MBS diduga kuat berada di balik penangkapan ini.

Pangeran Ahmed adalah adik kandung Raja Salman bin Abdulaziz yang saat ini berkuasa di Arab Saudi. Dia dikabarkan merupakan satu-satunya anggota Dewan Kesetiaan Kerajaan yang tidak sudi MBS jadi calon raja.

Sementara Muhammed bin Nayef adalah keponakan Raja Salman. Sempat jadi putra mahkota dan menteri dalam negeri, dia kehilangan semua jabatannya ketika MBS menyodok ke puncak kekuasaan pada 2017 silam.

Baca Juga:  Gaji Guru Honorer Berdasar Masa Kerja

Ini bukan pertama kali MBS memerintahkan penangkapan anggota senior kerajaan yang tak lain adalah kerabatnya sendiri. Pada 2017, Pangeran Alwaleed bin Talal dan Pangeran Miteb juga dicopot dari jabatan dan ditahan atas perintah anak kesayangan Raja Salman itu.(jpnn)

Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari