Senin, 7 April 2025
spot_img

Jalan Alternatif Mulai Diperbaiki

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) โ€“ Kerusakan ruas jalan di hampir seluruh wilayah Kota Pekanbaru mulai diperbaiki. Perbaikan dilakukan dengan sistem tambal sulam menyusul telah tersedianya material aspal. Salah satu jalan alternatif yang kini tengah dalam perbaikan adalah Jalan Srikandi, Kelurahan Delima, Kecamatan Bina Widya, Pekanbaru. 

Pantauan Riau Pos, Kamis (29/4) tampak sejumlah pekerjaan dari Dinas PUPR Kota Pekanbaru melakukan pembongkaran terhadap badan jalan yang akan dilakukan semenisasi dan penambalan. 

Lingga, mandor lapangan mengaku, saat ini perbaikan badan jalan yang rusak dan berlobang tengah diprioritaskan di sejumlah jalan utama atau protokol di Kota Pekanbaru. 

Namun sebagian jalan alternatif tetap dilakukan perbaikan karena kerusakan yang terjadi kerap dikeluhkan oleh pengendara dan warga setempat. 

Baca Juga:  Sekali Antar Diupah Rp500 Ribu

"Saat ini fokus kami cuma perbaikan lobang saja untuk disemenisasi. Setelah selesai barulan nanti tim pengaspalan yang akan melanjutkan perbaikan jalannya," ucapnya. 

Untuk kriteria jalan yang dilakukan perbaikan sendiri, Lingga mengaku hanya jalan yang berlobang saja yang dilakukan perbaikan, sementara jalan yang bergelombang belum dapat dilakukan. 

Ia mengakui, dalam mengerjakan perbaikan jalan tersebut terdapat kendala yang menghambat jalannya proses pengerukan dan semenisasi badan jalan yang rusak, salah satunya curah hujan yang semakin tinggi dan terjadinya kemacetan di sekitar jalan. 

"Macet dan hujan jadi kendala kami. Kalau hujan kami otomatis tak bisa bekerja sama sekali. Tapi kalau macet kami pun bingung mengarahkan pengendara untuk melintas, karena badan jalan yang kadang cukup sempit," ucapnya.

Baca Juga:  Jabatan Inspektur Pembantu Masih Kosong

Sementara itu, Yudi salah seorang warga mengaku senang badan jalan yang rusak dan berlobang di Jalan Srikandi akhirnya mendapat perbaikan.

Pasalnya banyak pengendara motor yang terjatuh dan terperosok ke dalam lobang karena minimnya pencahayaan saat malam hari. "Kalau malam kan gelap. Jadi banyak yang terjatuh karena kurang hafal dengan lobang yang ada. Tapi sekarang sudah mulai diperbaiki," ucapnya.(ayi) 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) โ€“ Kerusakan ruas jalan di hampir seluruh wilayah Kota Pekanbaru mulai diperbaiki. Perbaikan dilakukan dengan sistem tambal sulam menyusul telah tersedianya material aspal. Salah satu jalan alternatif yang kini tengah dalam perbaikan adalah Jalan Srikandi, Kelurahan Delima, Kecamatan Bina Widya, Pekanbaru. 

Pantauan Riau Pos, Kamis (29/4) tampak sejumlah pekerjaan dari Dinas PUPR Kota Pekanbaru melakukan pembongkaran terhadap badan jalan yang akan dilakukan semenisasi dan penambalan. 

Lingga, mandor lapangan mengaku, saat ini perbaikan badan jalan yang rusak dan berlobang tengah diprioritaskan di sejumlah jalan utama atau protokol di Kota Pekanbaru. 

Namun sebagian jalan alternatif tetap dilakukan perbaikan karena kerusakan yang terjadi kerap dikeluhkan oleh pengendara dan warga setempat. 

Baca Juga:  Sekali Antar Diupah Rp500 Ribu

"Saat ini fokus kami cuma perbaikan lobang saja untuk disemenisasi. Setelah selesai barulan nanti tim pengaspalan yang akan melanjutkan perbaikan jalannya," ucapnya. 

Untuk kriteria jalan yang dilakukan perbaikan sendiri, Lingga mengaku hanya jalan yang berlobang saja yang dilakukan perbaikan, sementara jalan yang bergelombang belum dapat dilakukan. 

Ia mengakui, dalam mengerjakan perbaikan jalan tersebut terdapat kendala yang menghambat jalannya proses pengerukan dan semenisasi badan jalan yang rusak, salah satunya curah hujan yang semakin tinggi dan terjadinya kemacetan di sekitar jalan. 

"Macet dan hujan jadi kendala kami. Kalau hujan kami otomatis tak bisa bekerja sama sekali. Tapi kalau macet kami pun bingung mengarahkan pengendara untuk melintas, karena badan jalan yang kadang cukup sempit," ucapnya.

Baca Juga:  Antisipasi Macet, Satlantas Turunkan Personel

Sementara itu, Yudi salah seorang warga mengaku senang badan jalan yang rusak dan berlobang di Jalan Srikandi akhirnya mendapat perbaikan.

Pasalnya banyak pengendara motor yang terjatuh dan terperosok ke dalam lobang karena minimnya pencahayaan saat malam hari. "Kalau malam kan gelap. Jadi banyak yang terjatuh karena kurang hafal dengan lobang yang ada. Tapi sekarang sudah mulai diperbaiki," ucapnya.(ayi) 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Jalan Alternatif Mulai Diperbaiki

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) โ€“ Kerusakan ruas jalan di hampir seluruh wilayah Kota Pekanbaru mulai diperbaiki. Perbaikan dilakukan dengan sistem tambal sulam menyusul telah tersedianya material aspal. Salah satu jalan alternatif yang kini tengah dalam perbaikan adalah Jalan Srikandi, Kelurahan Delima, Kecamatan Bina Widya, Pekanbaru. 

Pantauan Riau Pos, Kamis (29/4) tampak sejumlah pekerjaan dari Dinas PUPR Kota Pekanbaru melakukan pembongkaran terhadap badan jalan yang akan dilakukan semenisasi dan penambalan. 

Lingga, mandor lapangan mengaku, saat ini perbaikan badan jalan yang rusak dan berlobang tengah diprioritaskan di sejumlah jalan utama atau protokol di Kota Pekanbaru. 

Namun sebagian jalan alternatif tetap dilakukan perbaikan karena kerusakan yang terjadi kerap dikeluhkan oleh pengendara dan warga setempat. 

Baca Juga:  MUI Haramkan Jual-Beli Darah

"Saat ini fokus kami cuma perbaikan lobang saja untuk disemenisasi. Setelah selesai barulan nanti tim pengaspalan yang akan melanjutkan perbaikan jalannya," ucapnya. 

Untuk kriteria jalan yang dilakukan perbaikan sendiri, Lingga mengaku hanya jalan yang berlobang saja yang dilakukan perbaikan, sementara jalan yang bergelombang belum dapat dilakukan. 

Ia mengakui, dalam mengerjakan perbaikan jalan tersebut terdapat kendala yang menghambat jalannya proses pengerukan dan semenisasi badan jalan yang rusak, salah satunya curah hujan yang semakin tinggi dan terjadinya kemacetan di sekitar jalan. 

"Macet dan hujan jadi kendala kami. Kalau hujan kami otomatis tak bisa bekerja sama sekali. Tapi kalau macet kami pun bingung mengarahkan pengendara untuk melintas, karena badan jalan yang kadang cukup sempit," ucapnya.

Baca Juga:  Meja Batu Marmer Diskon 50 Persen di Plaza Mebel

Sementara itu, Yudi salah seorang warga mengaku senang badan jalan yang rusak dan berlobang di Jalan Srikandi akhirnya mendapat perbaikan.

Pasalnya banyak pengendara motor yang terjatuh dan terperosok ke dalam lobang karena minimnya pencahayaan saat malam hari. "Kalau malam kan gelap. Jadi banyak yang terjatuh karena kurang hafal dengan lobang yang ada. Tapi sekarang sudah mulai diperbaiki," ucapnya.(ayi) 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) โ€“ Kerusakan ruas jalan di hampir seluruh wilayah Kota Pekanbaru mulai diperbaiki. Perbaikan dilakukan dengan sistem tambal sulam menyusul telah tersedianya material aspal. Salah satu jalan alternatif yang kini tengah dalam perbaikan adalah Jalan Srikandi, Kelurahan Delima, Kecamatan Bina Widya, Pekanbaru. 

Pantauan Riau Pos, Kamis (29/4) tampak sejumlah pekerjaan dari Dinas PUPR Kota Pekanbaru melakukan pembongkaran terhadap badan jalan yang akan dilakukan semenisasi dan penambalan. 

Lingga, mandor lapangan mengaku, saat ini perbaikan badan jalan yang rusak dan berlobang tengah diprioritaskan di sejumlah jalan utama atau protokol di Kota Pekanbaru. 

Namun sebagian jalan alternatif tetap dilakukan perbaikan karena kerusakan yang terjadi kerap dikeluhkan oleh pengendara dan warga setempat. 

Baca Juga:  Antisipasi Macet, Satlantas Turunkan Personel

"Saat ini fokus kami cuma perbaikan lobang saja untuk disemenisasi. Setelah selesai barulan nanti tim pengaspalan yang akan melanjutkan perbaikan jalannya," ucapnya. 

Untuk kriteria jalan yang dilakukan perbaikan sendiri, Lingga mengaku hanya jalan yang berlobang saja yang dilakukan perbaikan, sementara jalan yang bergelombang belum dapat dilakukan. 

Ia mengakui, dalam mengerjakan perbaikan jalan tersebut terdapat kendala yang menghambat jalannya proses pengerukan dan semenisasi badan jalan yang rusak, salah satunya curah hujan yang semakin tinggi dan terjadinya kemacetan di sekitar jalan. 

"Macet dan hujan jadi kendala kami. Kalau hujan kami otomatis tak bisa bekerja sama sekali. Tapi kalau macet kami pun bingung mengarahkan pengendara untuk melintas, karena badan jalan yang kadang cukup sempit," ucapnya.

Baca Juga:  Edukasi Masyarakat Cegah Mandiri Covid-19

Sementara itu, Yudi salah seorang warga mengaku senang badan jalan yang rusak dan berlobang di Jalan Srikandi akhirnya mendapat perbaikan.

Pasalnya banyak pengendara motor yang terjatuh dan terperosok ke dalam lobang karena minimnya pencahayaan saat malam hari. "Kalau malam kan gelap. Jadi banyak yang terjatuh karena kurang hafal dengan lobang yang ada. Tapi sekarang sudah mulai diperbaiki," ucapnya.(ayi) 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari