Senin, 19 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Agar-Agar

Rizka berencana membuat agar-agar kesukaannya. Untuk itu, ia berbelanja ke pasar guna  membeli bahan membuat agar-agar lezat. Seperti susu kental manis, gula, coklat cocoa, tepung maizena, belimbing air, vanili, dan telur.

Sesampai di rumah, ia segera menyiapkan alat dan bahan untuk membuat agar-agar tersebut. Sambil bernyanyi, ia membayangkan betapa lezatnya agar-agar yang akan ia buat. Terlebih, ia mendapatkan resep spesial dari chef kenalannya.

Tidak ada masalah ketika ia membuat agar-agar. Semua berjalan dengan lancar. Sesekali ia membuka catatannya untuk memastikan telah mengambil langkah yang benar. Rizka sangat teliti, sedikit saja ia tak paham, ia akan menelepon temannya tersebut untuk memastikan apa yang harus dilakukannya.

Baca Juga:  Pemprov Riau Segera Seleksi Dua Pimpinan PT PIR

Tiba saatnya untuk mema­sukkan agar-agar tersebut ke dalam cetakan. Rizka telah menyiapkan cetakan khusus untuk agar-agarnya. Satu cetakan yang muat untuk semua cairan agar-agar tersebut.

Selesai sudah agar-agar yang dibuatnya. Tinggal menunggu agar-agar keras. Sambil menunggu, Rizka membereskan peralatan memasak dan mencuci hingga bersih. Beberapa saat kemudian, saat ia kembali untuk memastikan agar-agarnya mulai mengeras, ia dikejutkan dengan penampilan agar-agarnya.

"Alamaaak, cicaaak," ujar Rizka. Raut wajahnya langsung berubah kesal.

Rupanya seekor cicak, telah terjebak di dalam agar-agar tersebut yang mulai mengeras. Tubuh cicak tidak dapat bergerak lagi dan menunjukkan jika cicak tersebut sudah tak bernyawa.

"Definisi sakit tak berdarah," gerutu Rizka sambil membuang cicak lengkap dengan agar-agarnya.(a)

Baca Juga:  Jelang Waisak, Umat Buddha Karya Bakti di TMP Kusuma Dharma

Rizka berencana membuat agar-agar kesukaannya. Untuk itu, ia berbelanja ke pasar guna  membeli bahan membuat agar-agar lezat. Seperti susu kental manis, gula, coklat cocoa, tepung maizena, belimbing air, vanili, dan telur.

Sesampai di rumah, ia segera menyiapkan alat dan bahan untuk membuat agar-agar tersebut. Sambil bernyanyi, ia membayangkan betapa lezatnya agar-agar yang akan ia buat. Terlebih, ia mendapatkan resep spesial dari chef kenalannya.

Tidak ada masalah ketika ia membuat agar-agar. Semua berjalan dengan lancar. Sesekali ia membuka catatannya untuk memastikan telah mengambil langkah yang benar. Rizka sangat teliti, sedikit saja ia tak paham, ia akan menelepon temannya tersebut untuk memastikan apa yang harus dilakukannya.

Baca Juga:  Beberapa Area Tol Permai sebagai Perlintasan Harimau

Tiba saatnya untuk mema­sukkan agar-agar tersebut ke dalam cetakan. Rizka telah menyiapkan cetakan khusus untuk agar-agarnya. Satu cetakan yang muat untuk semua cairan agar-agar tersebut.

Selesai sudah agar-agar yang dibuatnya. Tinggal menunggu agar-agar keras. Sambil menunggu, Rizka membereskan peralatan memasak dan mencuci hingga bersih. Beberapa saat kemudian, saat ia kembali untuk memastikan agar-agarnya mulai mengeras, ia dikejutkan dengan penampilan agar-agarnya.

- Advertisement -

"Alamaaak, cicaaak," ujar Rizka. Raut wajahnya langsung berubah kesal.

Rupanya seekor cicak, telah terjebak di dalam agar-agar tersebut yang mulai mengeras. Tubuh cicak tidak dapat bergerak lagi dan menunjukkan jika cicak tersebut sudah tak bernyawa.

- Advertisement -

"Definisi sakit tak berdarah," gerutu Rizka sambil membuang cicak lengkap dengan agar-agarnya.(a)

Baca Juga:  Bulog Janjikan Operasi Pasar
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

Rizka berencana membuat agar-agar kesukaannya. Untuk itu, ia berbelanja ke pasar guna  membeli bahan membuat agar-agar lezat. Seperti susu kental manis, gula, coklat cocoa, tepung maizena, belimbing air, vanili, dan telur.

Sesampai di rumah, ia segera menyiapkan alat dan bahan untuk membuat agar-agar tersebut. Sambil bernyanyi, ia membayangkan betapa lezatnya agar-agar yang akan ia buat. Terlebih, ia mendapatkan resep spesial dari chef kenalannya.

Tidak ada masalah ketika ia membuat agar-agar. Semua berjalan dengan lancar. Sesekali ia membuka catatannya untuk memastikan telah mengambil langkah yang benar. Rizka sangat teliti, sedikit saja ia tak paham, ia akan menelepon temannya tersebut untuk memastikan apa yang harus dilakukannya.

Baca Juga:  Beberapa Area Tol Permai sebagai Perlintasan Harimau

Tiba saatnya untuk mema­sukkan agar-agar tersebut ke dalam cetakan. Rizka telah menyiapkan cetakan khusus untuk agar-agarnya. Satu cetakan yang muat untuk semua cairan agar-agar tersebut.

Selesai sudah agar-agar yang dibuatnya. Tinggal menunggu agar-agar keras. Sambil menunggu, Rizka membereskan peralatan memasak dan mencuci hingga bersih. Beberapa saat kemudian, saat ia kembali untuk memastikan agar-agarnya mulai mengeras, ia dikejutkan dengan penampilan agar-agarnya.

"Alamaaak, cicaaak," ujar Rizka. Raut wajahnya langsung berubah kesal.

Rupanya seekor cicak, telah terjebak di dalam agar-agar tersebut yang mulai mengeras. Tubuh cicak tidak dapat bergerak lagi dan menunjukkan jika cicak tersebut sudah tak bernyawa.

"Definisi sakit tak berdarah," gerutu Rizka sambil membuang cicak lengkap dengan agar-agarnya.(a)

Baca Juga:  Bapenda Kota Pekanbaru Perpanjang Stimulus PBB

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari