Categories: Pekanbaru

Sembilan Pelamar Perebutkan Tiga Jabatan Direksi BRK

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Perebutan kursi jabatan pimpinan Bank Riau Kepri (BRK) telah mengerucut ke sembilan nama pelamar. Kini, para pelamar akan mengikuti tahapan selanjutnya wawancara akhir oleh Gubernur Riau, Syamsuar.

Pada pelaksanaan seleksi terbuka ini, ada tiga jabatan dilelang yang dilamar sebanyak 16 orang. Untuk jabatan Direktur Utama (Dirut) terdapat empat orang calon yakni Andi Buchari, Hendra Buana, Mulyadi Mustafa dan Nizam. 

Lalu jabatan Direktur Dana dan Jasa terdapat enam calon yakni Afrid Wibisono, Andi Mulya, Khaerul Fata, Muhammad Jazuli, M.A Suharto, dan Yuharman. Sedangkan jabatan Direktur Operasional ada lima calon yaitu Denny Mulya Akbar, Ikhwan, Nusyirwan, Said Syamsuri dan Tugiantoro.

Para calon pimpinan BRK telah mengikuti tes Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) di Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), UKK tim Pansel BRK, pemerikaan rekam jejak oleh Komisi Remunerasi dan Nominasi (KRN) dan tes lainnya. Terhadap tes itu, Pansel melakukan rapat untuk mengompilasikan nilai pelaksanaan seleksi dijalani para calon, dan hasilnya ada enam pelamar yang dinyatakan gugur. 

Ketua Tim Pansel Pimpinan BRK, Ahmad Syah Harrofie, pihaknya telah mengumumkan nama para calon yang berhak mengikuti tahapan selanjutnya memperebutkan tiga jabatan direksi BRK. Hal itu, kata dia, berdasarkan hasil tes UKK.

"Jadi, sembilan nama calon Direksi yang akan mengikuti tahapan selanjutnya," ungkap Ahmad Syah, Jumat (27/12).

Ada pun sembilan nama para calon itu, sebut Ahmad Syah, Andi Buchari, Hendra Buana, dan Nizam. Mareka merupakan calon Dirut BRK. Lalu, Direktur Dana dan Jasa terdapat tiga calon yakni , Andi Mulya, Muhammad Jazuli dan MA Suharto. Sementara jabatan Direktur Operasional, para calonnya yaitu Denny Mulya, Ikhwan dan Said Syamsuri.

"Mereka ini, akan menjalani wawancara akhir bersama Pak Gubernur, pada Ahad (29/12)," imbuhnya.

Setelah itu, nama calon masing-masing dari tiga jabatan tersebut bakal disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Kemudian, usai penetapan RUPS lanjut dia, barulah diserahkan nama-nama para calon ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjalani fit and proper test.

"Kemudian hasil RUPS diserahkan ke OJK. Misalnya hasil RUPS kita diserahkan dua atau tiga nama calon pimpinan BRK itu. Kemudian OJK melakukan fit and proper test sebelum satu nama direkomendasikan ke pemegang saham," jelas mantan Plt Sekdaprov Riau itu lagi.(rir)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Direksi Pertamina Drilling Tinjau Operasi Rig di Rokan, Perkuat Budaya Safety

Direksi Pertamina Drilling meninjau Rig PDSI#54.2 di wilayah kerja PHR Rokan untuk memastikan operasional berjalan…

9 jam ago

Agung Toyota Riau Luncurkan New Veloz Hybrid EV di Mal SKA, SPK Berhadiah Motor Listrik

Agung Toyota Riau meluncurkan Toyota New Veloz Hybrid EV di Mal SKA Pekanbaru. Pengunjung bisa…

10 jam ago

Kebakaran Dini Hari di Marpoyan Damai, 12 Kios dan Dua Mobil Hangus

Kebakaran hebat melanda 12 kios semipermanen di Jalan Merak Pekanbaru. Dua mobil minibus ikut terbakar,…

10 jam ago

Majelis Hakim Sudah Ditunjuk, Sidang Abdul Wahid Dimulai 26 Maret

PN Pekanbaru menetapkan sidang perdana kasus korupsi Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid pada 26 Maret.…

10 jam ago

Cuaca Panas Terik, Rumput Median Jalan di Pekanbaru Menguning

Cuaca panas hingga 34°C membuat tanaman penghijauan di median Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru mulai mengering.…

11 jam ago

Bupati Siak Apresiasi Dukungan Pemprov Riau, Plt Gubri Soroti Perjuangan Afni

Plt Gubri Riau memuji perjuangan Bupati Siak Afni Zulkifli dalam memperjuangkan fiskal daerah. Pemprov Riau…

11 jam ago