PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Perbaikan jalan rusak masih menjadi prioritas utama Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru pada tahun 2026. Sebanyak 17 ruas jalan ditargetkan untuk diperbaiki pada awal tahun karena dinilai sebagai jalur strategis yang ramai dilintasi masyarakat.
Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan, sejumlah ruas jalan yang masuk dalam program perbaikan tersebut berada di kawasan dengan mobilitas tinggi. Salah satunya adalah Jalan Rambutan di Kecamatan Marpoyan Damai yang telah dianggarkan dalam APBD 2026.
“Seperti Jalan Rambutan di Kecamatan Marpoyan Damai, itu sudah masuk dalam APBD 2026,” ujar Markarius Anwar, Selasa (27/1).
Selain Jalan Rambutan, Pemko Pekanbaru juga merencanakan perbaikan Jalan Nurul Amal yang berada di Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai.
Markarius menjelaskan, saat ini rencana perbaikan 17 ruas jalan tersebut masih menunggu proses verifikasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 oleh Pemerintah Provinsi Riau.
“Jika APBD sudah selesai diverifikasi dan anggaran bisa digunakan, perbaikan akan segera kita lakukan,” jelasnya.
Ia menegaskan, perbaikan jalan rusak akan tetap menjadi fokus Pemko Pekanbaru sepanjang tahun 2026 karena berdampak langsung terhadap aktivitas dan keselamatan masyarakat.
“Perbaikan jalan ini bertujuan meningkatkan keselamatan serta kenyamanan warga. Karena itu, kita terus berupaya memperbaiki ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan,” katanya.
Terkait Jalan Nurul Amal, Markarius menyebutkan dirinya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari warga yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan tersebut. Menurutnya, kerusakan jalan terjadi akibat genangan air yang berulang.
“Jalan rusak karena sering tergenang banjir. Salah satu penyebabnya ada oknum yang menutup parit di depan perumahan,” jelasnya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemko Pekanbaru akan membongkar kembali parit yang ditutup serta meninggikan badan jalan bersamaan dengan proses perbaikan.
“Nanti kita bongkar lagi paritnya, kemudian jalan ini ditinggikan sembari diperbaiki,” ujarnya.
Ia menambahkan, perbaikan akan dilakukan dengan metode overlay atau pelapisan ulang aspal. Selain itu, gorong-gorong di kawasan tersebut juga akan dibenahi agar aliran air lebih lancar dan tidak menimbulkan genangan.
Sementara itu, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Pekanbaru Achmad Faisal Reza menyatakan dukungannya terhadap program Pemko Pekanbaru dalam pembenahan infrastruktur drainase dan perbaikan jalan pada tahun anggaran 2026.
“Jika kita lihat, pembangunan drainase di beberapa wilayah Kota Pekanbaru memang sangat diperlukan, terutama di daerah jalan yang sudah diperbaiki secara mulus pada tahun 2025,” ujar Faisal Reza, Selasa (27/1).
Menurutnya, pembangunan drainase sangat penting untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi di lingkungan masyarakat. Ia juga menyoroti kondisi Pekanbaru yang sering mengalami banjir meski hujan hanya berlangsung sekitar dua jam.
Selain itu, Faisal meminta pemerintah kota melalui dinas teknis terkait untuk melakukan pendataan di wilayah terpencil yang belum tersentuh pembangunan drainase.
Ia juga berharap agar jalan-jalan yang telah diperbaiki tetap mendapat pengawasan ketat agar tidak kembali rusak akibat galian-galian seperti yang terjadi sebelumnya.
“Mari kita awasi bersama. Bila perlu dilakukan perawatan agar tidak ada lagi jalan di Kota Pekanbaru yang rusak dan berlubang,” tegasnya.(ilo/end/yls)


