Jumat, 4 April 2025
spot_img

Keadaan Darurat, Hubungi Call Center 112 Pekanbaru Siaga

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Layanan panggilan darurat (call center) 112 mengintegrasikan semua jenis panggilan darurat. Mulai dari bencana alam, kecelakaan, dan hal darurat lainnya. Artinya, masyarakat Kota Bertuah cukup kontak sambungan tersebut ketika dalam situasi darurat.

Kota Pekanbaru merupakan kota ke-26 di Indonesia yang sudah merealisasikan layanan ini. ”Dengan kembali disosialisasikan call center ini, kami berharap kepala daerah dan kepala instansi lain dapat memahami bagaimana aplikasi, pedoman dan teknis penerapan layanan 112,” ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kota Pekanbaru Raja Hendra Saputra Rabu (24/7).

Hendra menghadiri dan menjadi pembicara pada agenda sosialisasi kebijakan dan implementasi layanan nomor tunggal panggilan darurat call center 112, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI di Pekanbaru, Selasa (23/7).

Baca Juga:  Gadis di Bawah Umur Diduga Hilang Akhirnya Ditemukan

”Dengan satu nomor panggilan, kejadian darurat apapun yang memerlukan bantuan, seperti ambulans, pemadam kebakaran, dan sebagainya bisa dihubungi dengan menekan angka 112 yang juga cukup mudah diingat,” paparnya.

Ia menambahkan, bukan hanya melayani kedaruratan manusia, melainkan juga keadaan darurat yang menimpa hewan. ”Layanan ini juga menjadi alat bagi pemko untuk mencatat persentase keadaan darurat, memetakan daerah rawan serta menganalisis kinerja dinas-dinas terkait,” ujarnya.(ilo)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Layanan panggilan darurat (call center) 112 mengintegrasikan semua jenis panggilan darurat. Mulai dari bencana alam, kecelakaan, dan hal darurat lainnya. Artinya, masyarakat Kota Bertuah cukup kontak sambungan tersebut ketika dalam situasi darurat.

Kota Pekanbaru merupakan kota ke-26 di Indonesia yang sudah merealisasikan layanan ini. ”Dengan kembali disosialisasikan call center ini, kami berharap kepala daerah dan kepala instansi lain dapat memahami bagaimana aplikasi, pedoman dan teknis penerapan layanan 112,” ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kota Pekanbaru Raja Hendra Saputra Rabu (24/7).

Hendra menghadiri dan menjadi pembicara pada agenda sosialisasi kebijakan dan implementasi layanan nomor tunggal panggilan darurat call center 112, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI di Pekanbaru, Selasa (23/7).

Baca Juga:  Sambut Ramadan, Polsek Limapuluh Gelar Syukuran

”Dengan satu nomor panggilan, kejadian darurat apapun yang memerlukan bantuan, seperti ambulans, pemadam kebakaran, dan sebagainya bisa dihubungi dengan menekan angka 112 yang juga cukup mudah diingat,” paparnya.

Ia menambahkan, bukan hanya melayani kedaruratan manusia, melainkan juga keadaan darurat yang menimpa hewan. ”Layanan ini juga menjadi alat bagi pemko untuk mencatat persentase keadaan darurat, memetakan daerah rawan serta menganalisis kinerja dinas-dinas terkait,” ujarnya.(ilo)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Keadaan Darurat, Hubungi Call Center 112 Pekanbaru Siaga

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Layanan panggilan darurat (call center) 112 mengintegrasikan semua jenis panggilan darurat. Mulai dari bencana alam, kecelakaan, dan hal darurat lainnya. Artinya, masyarakat Kota Bertuah cukup kontak sambungan tersebut ketika dalam situasi darurat.

Kota Pekanbaru merupakan kota ke-26 di Indonesia yang sudah merealisasikan layanan ini. ”Dengan kembali disosialisasikan call center ini, kami berharap kepala daerah dan kepala instansi lain dapat memahami bagaimana aplikasi, pedoman dan teknis penerapan layanan 112,” ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kota Pekanbaru Raja Hendra Saputra Rabu (24/7).

Hendra menghadiri dan menjadi pembicara pada agenda sosialisasi kebijakan dan implementasi layanan nomor tunggal panggilan darurat call center 112, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI di Pekanbaru, Selasa (23/7).

Baca Juga:  Ilegal, Satu Unit Mobil Travel Diamankan

”Dengan satu nomor panggilan, kejadian darurat apapun yang memerlukan bantuan, seperti ambulans, pemadam kebakaran, dan sebagainya bisa dihubungi dengan menekan angka 112 yang juga cukup mudah diingat,” paparnya.

Ia menambahkan, bukan hanya melayani kedaruratan manusia, melainkan juga keadaan darurat yang menimpa hewan. ”Layanan ini juga menjadi alat bagi pemko untuk mencatat persentase keadaan darurat, memetakan daerah rawan serta menganalisis kinerja dinas-dinas terkait,” ujarnya.(ilo)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Layanan panggilan darurat (call center) 112 mengintegrasikan semua jenis panggilan darurat. Mulai dari bencana alam, kecelakaan, dan hal darurat lainnya. Artinya, masyarakat Kota Bertuah cukup kontak sambungan tersebut ketika dalam situasi darurat.

Kota Pekanbaru merupakan kota ke-26 di Indonesia yang sudah merealisasikan layanan ini. ”Dengan kembali disosialisasikan call center ini, kami berharap kepala daerah dan kepala instansi lain dapat memahami bagaimana aplikasi, pedoman dan teknis penerapan layanan 112,” ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kota Pekanbaru Raja Hendra Saputra Rabu (24/7).

Hendra menghadiri dan menjadi pembicara pada agenda sosialisasi kebijakan dan implementasi layanan nomor tunggal panggilan darurat call center 112, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI di Pekanbaru, Selasa (23/7).

Baca Juga:  Ilegal, Satu Unit Mobil Travel Diamankan

”Dengan satu nomor panggilan, kejadian darurat apapun yang memerlukan bantuan, seperti ambulans, pemadam kebakaran, dan sebagainya bisa dihubungi dengan menekan angka 112 yang juga cukup mudah diingat,” paparnya.

Ia menambahkan, bukan hanya melayani kedaruratan manusia, melainkan juga keadaan darurat yang menimpa hewan. ”Layanan ini juga menjadi alat bagi pemko untuk mencatat persentase keadaan darurat, memetakan daerah rawan serta menganalisis kinerja dinas-dinas terkait,” ujarnya.(ilo)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari