Selasa, 20 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Tes GeNose, Terminal Minta Tambahan Kantong Udara

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Terminal Tipe A Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru kini tidak lagi menyediakan tes GeNose bagi para penumpang dan sopir. Pasalnya, ketersedian atau stok kantong udara tes GeNose di terminal tipe A BRPS Pekanbaru telah habis. 

Dikarenakan kantong udara sudah habis, maka terminal Tipe A BRPS Pekanbaru kini tidak lagi menyediakan tes GeNose bagi para penumpang yang hendak berangkat. Namun, saat ini pihak terminal Tipe A BRPS Pekanbaru sudah mengajukan penambahan kantong udara ke pusat.

"Sudah kami ajukan untuk penambahan kantong udaranya ke Pusat (Kementerian Perhubungan). Infonya hari ini (kemarin, red) kantong udara dikirim dan tengah dalam perjalanan menggunakan jasa pengiriman paket," ujar Koordinator Satuan Pelayanan BRPS Kota Pekanbaru Henry Tambunan kepada Riau Pos, Kamis (20/5).

Baca Juga:  Lima Kadus Mengaku Diperintah Terdakwa 

Ia menuturkan, tidak mengetahui berapa banyak atau berapa jumlah kantong udara yang akan diterima oleh terminal tipe A BRPS Pekanbaru dari pusat. Pihaknya juga tengah menunggu kantong udara tersebut tiba di Pekanbaru. 

"Untuk berapa jumlahnya saya tidak tahu. Itu tergantung pusat. Seperti apa teknis pelaksanaannya saya juga belum tahu. Apakah sama seperti sebelumnya dipilih secara acak dan sehari hanya untuk 10 hingga 15 orang. Namun yang jelas tes Ge Nose di terminal masih gratis," terangnya.

Dijelaskannya, sebelumnya untuk penggunaannya tes GeNose di terminal BRPS dilakukan secara acak baik itu kepada penumpang maupun kepada sopir. Dan karena keterbatasan kantong udara yang diberikan dari pusat ke terminal BRPS hanya 300 kantong maka penggunaannya dibatasi setiap hari.

Baca Juga:  Pemilihan Ketua RW Tuai Polemik

Untuk setiap harinya, pihak pengelola terminal melaksanakan tes GeNose secara acak minimal kepada 10 orang dan maksimal 15 orang penumpang dan sopir.

"Karena kantong udaranya saat ini telah habis, maka kami mengimbau kepada penumpang untuk penggunaan rapid test antigen," pungkasnya.(dof)
 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Terminal Tipe A Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru kini tidak lagi menyediakan tes GeNose bagi para penumpang dan sopir. Pasalnya, ketersedian atau stok kantong udara tes GeNose di terminal tipe A BRPS Pekanbaru telah habis. 

Dikarenakan kantong udara sudah habis, maka terminal Tipe A BRPS Pekanbaru kini tidak lagi menyediakan tes GeNose bagi para penumpang yang hendak berangkat. Namun, saat ini pihak terminal Tipe A BRPS Pekanbaru sudah mengajukan penambahan kantong udara ke pusat.

"Sudah kami ajukan untuk penambahan kantong udaranya ke Pusat (Kementerian Perhubungan). Infonya hari ini (kemarin, red) kantong udara dikirim dan tengah dalam perjalanan menggunakan jasa pengiriman paket," ujar Koordinator Satuan Pelayanan BRPS Kota Pekanbaru Henry Tambunan kepada Riau Pos, Kamis (20/5).

Baca Juga:  Pelunasan Biaya Haji Lanjut hingga 23 Februari

Ia menuturkan, tidak mengetahui berapa banyak atau berapa jumlah kantong udara yang akan diterima oleh terminal tipe A BRPS Pekanbaru dari pusat. Pihaknya juga tengah menunggu kantong udara tersebut tiba di Pekanbaru. 

"Untuk berapa jumlahnya saya tidak tahu. Itu tergantung pusat. Seperti apa teknis pelaksanaannya saya juga belum tahu. Apakah sama seperti sebelumnya dipilih secara acak dan sehari hanya untuk 10 hingga 15 orang. Namun yang jelas tes Ge Nose di terminal masih gratis," terangnya.

- Advertisement -

Dijelaskannya, sebelumnya untuk penggunaannya tes GeNose di terminal BRPS dilakukan secara acak baik itu kepada penumpang maupun kepada sopir. Dan karena keterbatasan kantong udara yang diberikan dari pusat ke terminal BRPS hanya 300 kantong maka penggunaannya dibatasi setiap hari.

Baca Juga:  Atasi Banjir Pasar Bawah, Camat Senapelan Sarankan Drainase Dibongkar 

Untuk setiap harinya, pihak pengelola terminal melaksanakan tes GeNose secara acak minimal kepada 10 orang dan maksimal 15 orang penumpang dan sopir.

- Advertisement -

"Karena kantong udaranya saat ini telah habis, maka kami mengimbau kepada penumpang untuk penggunaan rapid test antigen," pungkasnya.(dof)
 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Terminal Tipe A Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru kini tidak lagi menyediakan tes GeNose bagi para penumpang dan sopir. Pasalnya, ketersedian atau stok kantong udara tes GeNose di terminal tipe A BRPS Pekanbaru telah habis. 

Dikarenakan kantong udara sudah habis, maka terminal Tipe A BRPS Pekanbaru kini tidak lagi menyediakan tes GeNose bagi para penumpang yang hendak berangkat. Namun, saat ini pihak terminal Tipe A BRPS Pekanbaru sudah mengajukan penambahan kantong udara ke pusat.

"Sudah kami ajukan untuk penambahan kantong udaranya ke Pusat (Kementerian Perhubungan). Infonya hari ini (kemarin, red) kantong udara dikirim dan tengah dalam perjalanan menggunakan jasa pengiriman paket," ujar Koordinator Satuan Pelayanan BRPS Kota Pekanbaru Henry Tambunan kepada Riau Pos, Kamis (20/5).

Baca Juga:  Lima Kadus Mengaku Diperintah Terdakwa 

Ia menuturkan, tidak mengetahui berapa banyak atau berapa jumlah kantong udara yang akan diterima oleh terminal tipe A BRPS Pekanbaru dari pusat. Pihaknya juga tengah menunggu kantong udara tersebut tiba di Pekanbaru. 

"Untuk berapa jumlahnya saya tidak tahu. Itu tergantung pusat. Seperti apa teknis pelaksanaannya saya juga belum tahu. Apakah sama seperti sebelumnya dipilih secara acak dan sehari hanya untuk 10 hingga 15 orang. Namun yang jelas tes Ge Nose di terminal masih gratis," terangnya.

Dijelaskannya, sebelumnya untuk penggunaannya tes GeNose di terminal BRPS dilakukan secara acak baik itu kepada penumpang maupun kepada sopir. Dan karena keterbatasan kantong udara yang diberikan dari pusat ke terminal BRPS hanya 300 kantong maka penggunaannya dibatasi setiap hari.

Baca Juga:  Pelunasan Biaya Haji Lanjut hingga 23 Februari

Untuk setiap harinya, pihak pengelola terminal melaksanakan tes GeNose secara acak minimal kepada 10 orang dan maksimal 15 orang penumpang dan sopir.

"Karena kantong udaranya saat ini telah habis, maka kami mengimbau kepada penumpang untuk penggunaan rapid test antigen," pungkasnya.(dof)
 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari