PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Apimembakar kantin SDN 169 Pekanbaru pada Ahad (18/1) dini hari sekitar pukul 01.38 WIB. Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api sekaligus melokalisir area agar tidak merambat ke bangunan lain.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Zarman Candra, menjelaskan bahwa objek yang terbakar merupakan bangunan kantin milik Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru. Lokasinya berada di Jalan Mega Raya, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai.
Menurut Zarman, luas bangunan kantin yang terbakar sekitar 1,5 x 4 meter persegi dan seluruh area tersebut terdampak api. Meski demikian, kebakaran hanya terjadi secara lokal dan tidak meluas ke bangunan lain di sekitarnya.
“Area sekitar dilaporkan dalam kondisi aman. Bagian belakang bangunan berupa tembok, sementara sisi kanan berupa lorong,” ujarnya.
Ia menambahkan, peristiwa kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang dan estimasi kerugian masih dalam pendataan.
Zarman Candra menegaskan bahwa kesiapsiagaan petugas di lapangan menjadi kunci utama dalam mencegah kebakaran meluas.
“Kami terus mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hari, serta segera melaporkan kejadian darurat melalui layanan resmi pemadam kebakaran,” katanya.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Apimembakar kantin SDN 169 Pekanbaru pada Ahad (18/1) dini hari sekitar pukul 01.38 WIB. Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api sekaligus melokalisir area agar tidak merambat ke bangunan lain.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Zarman Candra, menjelaskan bahwa objek yang terbakar merupakan bangunan kantin milik Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru. Lokasinya berada di Jalan Mega Raya, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai.
Menurut Zarman, luas bangunan kantin yang terbakar sekitar 1,5 x 4 meter persegi dan seluruh area tersebut terdampak api. Meski demikian, kebakaran hanya terjadi secara lokal dan tidak meluas ke bangunan lain di sekitarnya.
“Area sekitar dilaporkan dalam kondisi aman. Bagian belakang bangunan berupa tembok, sementara sisi kanan berupa lorong,” ujarnya.
Ia menambahkan, peristiwa kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang dan estimasi kerugian masih dalam pendataan.
Zarman Candra menegaskan bahwa kesiapsiagaan petugas di lapangan menjadi kunci utama dalam mencegah kebakaran meluas.
“Kami terus mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hari, serta segera melaporkan kejadian darurat melalui layanan resmi pemadam kebakaran,” katanya.