Jumat, 23 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Pengembangan SDM, Infrastruktur, dan Ekonomi

(RIAUPOS.CO) — Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Pekanbaru periode 2014-2019 setelah melalui proses yang panjang akhirnya pada Ahad (1/9) malam melaporkan hasil kerjanya pada Rapat Paripurna terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan APBD Kota Pekanbaru tahun anggaran 2019 dan APBD 2020, sekaligus persetujuan dewan dan pendapat akhir pimpinan kepala daerah.

Dalam rapat tersebut langsung dipimpin Ketua DPRD kota Pekanbaru periode 2014-2019, Sahril SH MH didampingi Wakil Ketua, Ir Nofrizal MM, Sigit Yuwono ST serta Jhon Romi Sinaga SE.

Sementara dari kalangan eksekutif langsung dipimpin Walikota Pekanbaru, Dr H Firdaus ST MT serta seluruh pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru dan Forkopimda Pemko Pekanbaru.

Baca Juga:  Covid-19 Turun Drastis, 12 Kecamatan Zona Hijau

Anggota Banggar DPRD Pekanbaru Roni Amriel SH MH menyampaikan, dalam rapat paripurna itu, diputuskan APBD 2020 sebesar Rp 2,347 Triliun. Jumlah APBD tahun depan, mengalami penurunan dibandingkan tahun 2019 yang mencapai Rp 2,56 Triliun.

Pada kesempatan yang sama, DPRD Kota Pekanbaru juga mengesahkan APBD Perubahan tahun 2019 yakni sebesar Rp2,720 triliun. Nilai ini lebih besar dari APBD murni 2019 yang sebelumnya sebesar Rp2,565 Triliun atau bertambah Rp154,526 Miliar.

Sementara itu, Walikota Pekanbaru, Firdaus MT yang menyampaikan pandangan hasil akhir kepala daerah menyempaikan bahwa struktur keuangan pada APBD murni tahun 2020 hampir sama dengan APBD murni tahun 2019. Ia menyebut APBD kali ini untuk keberlanjutan program pembangunan.

Baca Juga:  Dua Koridor Baru SAUM Dioperasikan

"Ada sejumlah fokus dalam program pembangunan tahun 2020. Ada pengembangan sumber daya manusia (SDM), peningkatan infrastruktur dasar dan ekonomi sosial. Yang jelas, strukturnya hampir sama dengan APBD tahun lalu," katanya.

Firdaus juga berterimakasih kepada para pimpinan dan anggota Banggar Ranperda APBD-P dan APBD Murni Kota Pekanbaru yang telah bekerja keras siang dan malam membahas hingga akhirnya bisa ditetapkan secara bersama APBD yang sudah ditunggu oleh masyarakat luas tersebut.

"Semoga APBD-P dan APBD murni ini bisa bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Kota Pekanbaru," pungkasnya.(adv)
 

(RIAUPOS.CO) — Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Pekanbaru periode 2014-2019 setelah melalui proses yang panjang akhirnya pada Ahad (1/9) malam melaporkan hasil kerjanya pada Rapat Paripurna terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan APBD Kota Pekanbaru tahun anggaran 2019 dan APBD 2020, sekaligus persetujuan dewan dan pendapat akhir pimpinan kepala daerah.

Dalam rapat tersebut langsung dipimpin Ketua DPRD kota Pekanbaru periode 2014-2019, Sahril SH MH didampingi Wakil Ketua, Ir Nofrizal MM, Sigit Yuwono ST serta Jhon Romi Sinaga SE.

Sementara dari kalangan eksekutif langsung dipimpin Walikota Pekanbaru, Dr H Firdaus ST MT serta seluruh pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru dan Forkopimda Pemko Pekanbaru.

Baca Juga:  Akhirnya Pembangunan Tugu Roda Terbang Ditunda

Anggota Banggar DPRD Pekanbaru Roni Amriel SH MH menyampaikan, dalam rapat paripurna itu, diputuskan APBD 2020 sebesar Rp 2,347 Triliun. Jumlah APBD tahun depan, mengalami penurunan dibandingkan tahun 2019 yang mencapai Rp 2,56 Triliun.

Pada kesempatan yang sama, DPRD Kota Pekanbaru juga mengesahkan APBD Perubahan tahun 2019 yakni sebesar Rp2,720 triliun. Nilai ini lebih besar dari APBD murni 2019 yang sebelumnya sebesar Rp2,565 Triliun atau bertambah Rp154,526 Miliar.

- Advertisement -

Sementara itu, Walikota Pekanbaru, Firdaus MT yang menyampaikan pandangan hasil akhir kepala daerah menyempaikan bahwa struktur keuangan pada APBD murni tahun 2020 hampir sama dengan APBD murni tahun 2019. Ia menyebut APBD kali ini untuk keberlanjutan program pembangunan.

Baca Juga:  Unjuk Rasa IMM Riau Tuntut Usut Tuntas Penembakan Kadernya di Sultra

"Ada sejumlah fokus dalam program pembangunan tahun 2020. Ada pengembangan sumber daya manusia (SDM), peningkatan infrastruktur dasar dan ekonomi sosial. Yang jelas, strukturnya hampir sama dengan APBD tahun lalu," katanya.

- Advertisement -

Firdaus juga berterimakasih kepada para pimpinan dan anggota Banggar Ranperda APBD-P dan APBD Murni Kota Pekanbaru yang telah bekerja keras siang dan malam membahas hingga akhirnya bisa ditetapkan secara bersama APBD yang sudah ditunggu oleh masyarakat luas tersebut.

"Semoga APBD-P dan APBD murni ini bisa bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Kota Pekanbaru," pungkasnya.(adv)
 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

(RIAUPOS.CO) — Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Pekanbaru periode 2014-2019 setelah melalui proses yang panjang akhirnya pada Ahad (1/9) malam melaporkan hasil kerjanya pada Rapat Paripurna terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan APBD Kota Pekanbaru tahun anggaran 2019 dan APBD 2020, sekaligus persetujuan dewan dan pendapat akhir pimpinan kepala daerah.

Dalam rapat tersebut langsung dipimpin Ketua DPRD kota Pekanbaru periode 2014-2019, Sahril SH MH didampingi Wakil Ketua, Ir Nofrizal MM, Sigit Yuwono ST serta Jhon Romi Sinaga SE.

Sementara dari kalangan eksekutif langsung dipimpin Walikota Pekanbaru, Dr H Firdaus ST MT serta seluruh pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru dan Forkopimda Pemko Pekanbaru.

Baca Juga:  Bocah yang Tenggelam di Sungai Siak Ditemukan Tak Bernyawa

Anggota Banggar DPRD Pekanbaru Roni Amriel SH MH menyampaikan, dalam rapat paripurna itu, diputuskan APBD 2020 sebesar Rp 2,347 Triliun. Jumlah APBD tahun depan, mengalami penurunan dibandingkan tahun 2019 yang mencapai Rp 2,56 Triliun.

Pada kesempatan yang sama, DPRD Kota Pekanbaru juga mengesahkan APBD Perubahan tahun 2019 yakni sebesar Rp2,720 triliun. Nilai ini lebih besar dari APBD murni 2019 yang sebelumnya sebesar Rp2,565 Triliun atau bertambah Rp154,526 Miliar.

Sementara itu, Walikota Pekanbaru, Firdaus MT yang menyampaikan pandangan hasil akhir kepala daerah menyempaikan bahwa struktur keuangan pada APBD murni tahun 2020 hampir sama dengan APBD murni tahun 2019. Ia menyebut APBD kali ini untuk keberlanjutan program pembangunan.

Baca Juga:  Dua Koridor Baru SAUM Dioperasikan

"Ada sejumlah fokus dalam program pembangunan tahun 2020. Ada pengembangan sumber daya manusia (SDM), peningkatan infrastruktur dasar dan ekonomi sosial. Yang jelas, strukturnya hampir sama dengan APBD tahun lalu," katanya.

Firdaus juga berterimakasih kepada para pimpinan dan anggota Banggar Ranperda APBD-P dan APBD Murni Kota Pekanbaru yang telah bekerja keras siang dan malam membahas hingga akhirnya bisa ditetapkan secara bersama APBD yang sudah ditunggu oleh masyarakat luas tersebut.

"Semoga APBD-P dan APBD murni ini bisa bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Kota Pekanbaru," pungkasnya.(adv)
 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari