Minggu, 8 Maret 2026
- Advertisement -

Apresiasi Terobosan Ubah Air Gambut Jadi Air Baku 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — TEROBOSAN Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) yang mengubah air gambut menjadi air baku, diapresiasi Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru H Ayat Cahyadi SSi. Teknologi yang digunakan disebut bisa menjadi solusi akan kebutuhan air baku bagi masyarakat. 

Apresiasi itu disampaikan Wawako usai membuka Sosialisasi Diseminasi Standar Teknologi Bidang Air Minum dan Lingkungan Pemukiman di Ruang Bertuah Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (13/11). Sosialisasi digelar oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Perumahan dan Pemukiman Kemen PUPR. 

Dalam sosialisasi ini hadir peserta dari sejumlah kabupaten dan kota di Riau, akademisi, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Real Estat Indonesia (REI) dan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI).

Baca Juga:  Libur Sekolah Berakhir, Kemacetan Muncul di Sejumlah Titik

"Sosialisasi ini untuk menyampaikan hasil penelitian tentang mengolah air gambut. Sehingga menjadi air baku," kata Wawako. 

Dia melanjutkan, apa yang ditampilkan dalam sosialisasi sangat menarik dan bermanfaat, yakni mengubah air gambut menjadi air baku. Ini dinilai sangat bagus mengingat Riau memiliki banyak lahan gambut.

"Kalau di Kota Pekanbaru, lahan gambutnya terdapat di Kecamatan Payung Sekaki," imbuhnya.

Aplikasi terobosan ini tambah Ayat, bisa beragam dan tak hanya pada pengubahan air gambut. "Tidak hanya mengubah air gambut menjadi air baku, Puslitbang Perumahan dan Pemukiman Kemen PUPR juga bisa mengolah air yang tercemar agar lebih mudah, efisien dan hemat," ungkapnya. 

Dengan banyaknya manfaat dari apa yang disampaikan dalam sosialisasi, Wawako meminta agar peserta sosialisasi bisa serius menyerap informasi yang disampaikan.

Baca Juga:  Ombudsman Sebut Kantor Imigrasi Jadi Rujukan Layanan

"Tentu hal ini sangat bagus sekali. Untuk itu, kepada para peserta kita berharap bisa mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga nantinya bisa diterapkan di lingkungan masing-masing," singkatnya.(adv/ali)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — TEROBOSAN Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) yang mengubah air gambut menjadi air baku, diapresiasi Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru H Ayat Cahyadi SSi. Teknologi yang digunakan disebut bisa menjadi solusi akan kebutuhan air baku bagi masyarakat. 

Apresiasi itu disampaikan Wawako usai membuka Sosialisasi Diseminasi Standar Teknologi Bidang Air Minum dan Lingkungan Pemukiman di Ruang Bertuah Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (13/11). Sosialisasi digelar oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Perumahan dan Pemukiman Kemen PUPR. 

Dalam sosialisasi ini hadir peserta dari sejumlah kabupaten dan kota di Riau, akademisi, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Real Estat Indonesia (REI) dan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI).

Baca Juga:  Ombudsman Sebut Kantor Imigrasi Jadi Rujukan Layanan

"Sosialisasi ini untuk menyampaikan hasil penelitian tentang mengolah air gambut. Sehingga menjadi air baku," kata Wawako. 

Dia melanjutkan, apa yang ditampilkan dalam sosialisasi sangat menarik dan bermanfaat, yakni mengubah air gambut menjadi air baku. Ini dinilai sangat bagus mengingat Riau memiliki banyak lahan gambut.

- Advertisement -

"Kalau di Kota Pekanbaru, lahan gambutnya terdapat di Kecamatan Payung Sekaki," imbuhnya.

Aplikasi terobosan ini tambah Ayat, bisa beragam dan tak hanya pada pengubahan air gambut. "Tidak hanya mengubah air gambut menjadi air baku, Puslitbang Perumahan dan Pemukiman Kemen PUPR juga bisa mengolah air yang tercemar agar lebih mudah, efisien dan hemat," ungkapnya. 

- Advertisement -

Dengan banyaknya manfaat dari apa yang disampaikan dalam sosialisasi, Wawako meminta agar peserta sosialisasi bisa serius menyerap informasi yang disampaikan.

Baca Juga:  Diskes Pekanbaru Jadwalkan Vaksinasi Meningitis JCH

"Tentu hal ini sangat bagus sekali. Untuk itu, kepada para peserta kita berharap bisa mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga nantinya bisa diterapkan di lingkungan masing-masing," singkatnya.(adv/ali)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — TEROBOSAN Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) yang mengubah air gambut menjadi air baku, diapresiasi Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru H Ayat Cahyadi SSi. Teknologi yang digunakan disebut bisa menjadi solusi akan kebutuhan air baku bagi masyarakat. 

Apresiasi itu disampaikan Wawako usai membuka Sosialisasi Diseminasi Standar Teknologi Bidang Air Minum dan Lingkungan Pemukiman di Ruang Bertuah Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (13/11). Sosialisasi digelar oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Perumahan dan Pemukiman Kemen PUPR. 

Dalam sosialisasi ini hadir peserta dari sejumlah kabupaten dan kota di Riau, akademisi, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Real Estat Indonesia (REI) dan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI).

Baca Juga:  Riau Terima Bantuan PMT dari Kemenkes

"Sosialisasi ini untuk menyampaikan hasil penelitian tentang mengolah air gambut. Sehingga menjadi air baku," kata Wawako. 

Dia melanjutkan, apa yang ditampilkan dalam sosialisasi sangat menarik dan bermanfaat, yakni mengubah air gambut menjadi air baku. Ini dinilai sangat bagus mengingat Riau memiliki banyak lahan gambut.

"Kalau di Kota Pekanbaru, lahan gambutnya terdapat di Kecamatan Payung Sekaki," imbuhnya.

Aplikasi terobosan ini tambah Ayat, bisa beragam dan tak hanya pada pengubahan air gambut. "Tidak hanya mengubah air gambut menjadi air baku, Puslitbang Perumahan dan Pemukiman Kemen PUPR juga bisa mengolah air yang tercemar agar lebih mudah, efisien dan hemat," ungkapnya. 

Dengan banyaknya manfaat dari apa yang disampaikan dalam sosialisasi, Wawako meminta agar peserta sosialisasi bisa serius menyerap informasi yang disampaikan.

Baca Juga:  Jalin Silaturahmi, Wako Singkawang Kunjungi PSMTI Riau

"Tentu hal ini sangat bagus sekali. Untuk itu, kepada para peserta kita berharap bisa mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga nantinya bisa diterapkan di lingkungan masing-masing," singkatnya.(adv/ali)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari