Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Hilang Kendali, Truk Panjat Median Jalan Lebih 20 Jam Tak Dievakuasi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Satu unit truk bertonase berat pengangkut barang hilang kendali dan memanjat median Jalan Soekarno-Hatta, dekat Pasar Pagi Arengka, Ahad (11/8) sore. Lebih dari 20 jam hingga pukul Senin (12/8) pukul 14.00 WIB siang kemarin, saat Riau Pos memantau lokasi, truk itu masih berada di sana.

Namun saat Riau Pos kembali ke lokasi sekitar pukul 17.00 WIB, truk tujuan Sumatera Barat (Sumbar) itu sudah tidak ada di lokasi.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Alvin Agung Wibawa mengatakan, proses evakuasi truk berisi muatan milik sebuah perusahaan asal Sumatera Barat tersebut memang sedikit sulit. Upaya evakuasi telah dilakukan sebanyak dua kali sejak malam lalu, namun masih gagal.

”Memang agak sulit dievakuasi, dua kali kami coba tarik, gagal. Karena isi muatannya penuh. Truk dalam keadaan berat,” sebut Kompol Alvin, siang kemarin.

Baca Juga:  Disegel, Pengelola Hotel Tak di TempatDNA Fun dan MBC Hotel Beroperasi tanpa Izin

Kompol Alvin menyebutkan, pihaknya terus memantau situasi. Untuk melakukan evakuasi, isi muatan truk tersebut lebih dulu dibongkar.

”Pemilik truk sedang menunggu truk pengganti guna dilakukan bongkar muatannya lebih dahulu, baru kita coba lagi tarik,” sebut Kasat Lantas lagi.

Truk bernomor polisi BH 8178 KV itu awalnya melaju dari arah Selatan menuju Utara di Jalan Soekarno-Hatta. Ketika mendekati simpang empat Pasar Pagi Arengka, truk roda enam tersebut hilang kendali pengereman.

Tanpa dapat dikontrol, truk menghantam pagar pembatas jalan yang berada sebelum lampu lalu lintas Pasar Pagi Arengka. Akibatnya truk tersebut tersangkut di median jalan.

Terkait dugaan pelaku dan korban adalah berprofesi jukir, Kepala UPT Perparkiran Dishub Pekanbaru Radinal Munandar mengatakan dirinya belum bisa memastikan apakah pelaku pembacokan dan korban merupakan oknum Jukir.

Baca Juga:  Calvron Community Komit Lanjutkan Kontribusi PT CPI

”Kami belum bisa memastikan apakah itu jukir atau tidak. Tentunya kami gak bisa mengandai-andai. Kami juga perlu memastikan dan croscek dulu ke pengelola apakah itu jukir atau tidak,” ujar Radinal Munandar kepada Riau Pos, Senin (11/8).

Ia mengungkapkan, kalau dilihat dari pemberitaan, permasalahan antara pelaku dan korban sudah terjadi sejak jauh-jauh hari. ”Kalau dilihat dari kronologisnya, ada dendam. Bukan terkait adanya berita yang beredar karena tidak membayar parkir kemudian dibacok. Nah, ini kan harus diluruskan informasi. Tentunya karena ini sudah ada tindak pidana, makanya kami harus menyerahkannya kepada pihak yang berwenang seperti apa permasalahan yang terjadi. Kalau memang jukir, ini terkait permasalahannya apa? Apakah terkait pekerjaan atau kah ketersinggungan pribadi. Kalau seperti itu kan oknum jadinya, bukan keseluruhan,” ulas Radinal.(dof) (end)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Satu unit truk bertonase berat pengangkut barang hilang kendali dan memanjat median Jalan Soekarno-Hatta, dekat Pasar Pagi Arengka, Ahad (11/8) sore. Lebih dari 20 jam hingga pukul Senin (12/8) pukul 14.00 WIB siang kemarin, saat Riau Pos memantau lokasi, truk itu masih berada di sana.

Namun saat Riau Pos kembali ke lokasi sekitar pukul 17.00 WIB, truk tujuan Sumatera Barat (Sumbar) itu sudah tidak ada di lokasi.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Alvin Agung Wibawa mengatakan, proses evakuasi truk berisi muatan milik sebuah perusahaan asal Sumatera Barat tersebut memang sedikit sulit. Upaya evakuasi telah dilakukan sebanyak dua kali sejak malam lalu, namun masih gagal.

”Memang agak sulit dievakuasi, dua kali kami coba tarik, gagal. Karena isi muatannya penuh. Truk dalam keadaan berat,” sebut Kompol Alvin, siang kemarin.

Baca Juga:  Realisasi Pungutan Sampah Lampaui Target

Kompol Alvin menyebutkan, pihaknya terus memantau situasi. Untuk melakukan evakuasi, isi muatan truk tersebut lebih dulu dibongkar.

”Pemilik truk sedang menunggu truk pengganti guna dilakukan bongkar muatannya lebih dahulu, baru kita coba lagi tarik,” sebut Kasat Lantas lagi.

Truk bernomor polisi BH 8178 KV itu awalnya melaju dari arah Selatan menuju Utara di Jalan Soekarno-Hatta. Ketika mendekati simpang empat Pasar Pagi Arengka, truk roda enam tersebut hilang kendali pengereman.

Tanpa dapat dikontrol, truk menghantam pagar pembatas jalan yang berada sebelum lampu lalu lintas Pasar Pagi Arengka. Akibatnya truk tersebut tersangkut di median jalan.

Terkait dugaan pelaku dan korban adalah berprofesi jukir, Kepala UPT Perparkiran Dishub Pekanbaru Radinal Munandar mengatakan dirinya belum bisa memastikan apakah pelaku pembacokan dan korban merupakan oknum Jukir.

Baca Juga:  Kamsol: Kampar Solid jika Tigo Tungku Sajarangan Sejalan

”Kami belum bisa memastikan apakah itu jukir atau tidak. Tentunya kami gak bisa mengandai-andai. Kami juga perlu memastikan dan croscek dulu ke pengelola apakah itu jukir atau tidak,” ujar Radinal Munandar kepada Riau Pos, Senin (11/8).

Ia mengungkapkan, kalau dilihat dari pemberitaan, permasalahan antara pelaku dan korban sudah terjadi sejak jauh-jauh hari. ”Kalau dilihat dari kronologisnya, ada dendam. Bukan terkait adanya berita yang beredar karena tidak membayar parkir kemudian dibacok. Nah, ini kan harus diluruskan informasi. Tentunya karena ini sudah ada tindak pidana, makanya kami harus menyerahkannya kepada pihak yang berwenang seperti apa permasalahan yang terjadi. Kalau memang jukir, ini terkait permasalahannya apa? Apakah terkait pekerjaan atau kah ketersinggungan pribadi. Kalau seperti itu kan oknum jadinya, bukan keseluruhan,” ulas Radinal.(dof) (end)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Hilang Kendali, Truk Panjat Median Jalan Lebih 20 Jam Tak Dievakuasi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Satu unit truk bertonase berat pengangkut barang hilang kendali dan memanjat median Jalan Soekarno-Hatta, dekat Pasar Pagi Arengka, Ahad (11/8) sore. Lebih dari 20 jam hingga pukul Senin (12/8) pukul 14.00 WIB siang kemarin, saat Riau Pos memantau lokasi, truk itu masih berada di sana.

Namun saat Riau Pos kembali ke lokasi sekitar pukul 17.00 WIB, truk tujuan Sumatera Barat (Sumbar) itu sudah tidak ada di lokasi.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Alvin Agung Wibawa mengatakan, proses evakuasi truk berisi muatan milik sebuah perusahaan asal Sumatera Barat tersebut memang sedikit sulit. Upaya evakuasi telah dilakukan sebanyak dua kali sejak malam lalu, namun masih gagal.

”Memang agak sulit dievakuasi, dua kali kami coba tarik, gagal. Karena isi muatannya penuh. Truk dalam keadaan berat,” sebut Kompol Alvin, siang kemarin.

Baca Juga:  Kamsol: Kampar Solid jika Tigo Tungku Sajarangan Sejalan

Kompol Alvin menyebutkan, pihaknya terus memantau situasi. Untuk melakukan evakuasi, isi muatan truk tersebut lebih dulu dibongkar.

”Pemilik truk sedang menunggu truk pengganti guna dilakukan bongkar muatannya lebih dahulu, baru kita coba lagi tarik,” sebut Kasat Lantas lagi.

Truk bernomor polisi BH 8178 KV itu awalnya melaju dari arah Selatan menuju Utara di Jalan Soekarno-Hatta. Ketika mendekati simpang empat Pasar Pagi Arengka, truk roda enam tersebut hilang kendali pengereman.

Tanpa dapat dikontrol, truk menghantam pagar pembatas jalan yang berada sebelum lampu lalu lintas Pasar Pagi Arengka. Akibatnya truk tersebut tersangkut di median jalan.

Terkait dugaan pelaku dan korban adalah berprofesi jukir, Kepala UPT Perparkiran Dishub Pekanbaru Radinal Munandar mengatakan dirinya belum bisa memastikan apakah pelaku pembacokan dan korban merupakan oknum Jukir.

Baca Juga:  Disegel, Pengelola Hotel Tak di TempatDNA Fun dan MBC Hotel Beroperasi tanpa Izin

”Kami belum bisa memastikan apakah itu jukir atau tidak. Tentunya kami gak bisa mengandai-andai. Kami juga perlu memastikan dan croscek dulu ke pengelola apakah itu jukir atau tidak,” ujar Radinal Munandar kepada Riau Pos, Senin (11/8).

Ia mengungkapkan, kalau dilihat dari pemberitaan, permasalahan antara pelaku dan korban sudah terjadi sejak jauh-jauh hari. ”Kalau dilihat dari kronologisnya, ada dendam. Bukan terkait adanya berita yang beredar karena tidak membayar parkir kemudian dibacok. Nah, ini kan harus diluruskan informasi. Tentunya karena ini sudah ada tindak pidana, makanya kami harus menyerahkannya kepada pihak yang berwenang seperti apa permasalahan yang terjadi. Kalau memang jukir, ini terkait permasalahannya apa? Apakah terkait pekerjaan atau kah ketersinggungan pribadi. Kalau seperti itu kan oknum jadinya, bukan keseluruhan,” ulas Radinal.(dof) (end)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Satu unit truk bertonase berat pengangkut barang hilang kendali dan memanjat median Jalan Soekarno-Hatta, dekat Pasar Pagi Arengka, Ahad (11/8) sore. Lebih dari 20 jam hingga pukul Senin (12/8) pukul 14.00 WIB siang kemarin, saat Riau Pos memantau lokasi, truk itu masih berada di sana.

Namun saat Riau Pos kembali ke lokasi sekitar pukul 17.00 WIB, truk tujuan Sumatera Barat (Sumbar) itu sudah tidak ada di lokasi.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Alvin Agung Wibawa mengatakan, proses evakuasi truk berisi muatan milik sebuah perusahaan asal Sumatera Barat tersebut memang sedikit sulit. Upaya evakuasi telah dilakukan sebanyak dua kali sejak malam lalu, namun masih gagal.

”Memang agak sulit dievakuasi, dua kali kami coba tarik, gagal. Karena isi muatannya penuh. Truk dalam keadaan berat,” sebut Kompol Alvin, siang kemarin.

Baca Juga:  Anggota DPRD Pekanbaru Dapil VI Turba Semprot Desinfektan

Kompol Alvin menyebutkan, pihaknya terus memantau situasi. Untuk melakukan evakuasi, isi muatan truk tersebut lebih dulu dibongkar.

”Pemilik truk sedang menunggu truk pengganti guna dilakukan bongkar muatannya lebih dahulu, baru kita coba lagi tarik,” sebut Kasat Lantas lagi.

Truk bernomor polisi BH 8178 KV itu awalnya melaju dari arah Selatan menuju Utara di Jalan Soekarno-Hatta. Ketika mendekati simpang empat Pasar Pagi Arengka, truk roda enam tersebut hilang kendali pengereman.

Tanpa dapat dikontrol, truk menghantam pagar pembatas jalan yang berada sebelum lampu lalu lintas Pasar Pagi Arengka. Akibatnya truk tersebut tersangkut di median jalan.

Terkait dugaan pelaku dan korban adalah berprofesi jukir, Kepala UPT Perparkiran Dishub Pekanbaru Radinal Munandar mengatakan dirinya belum bisa memastikan apakah pelaku pembacokan dan korban merupakan oknum Jukir.

Baca Juga:  Jalan Masih Tergenang, Normalisasi Drainase Dilanjutkan 

”Kami belum bisa memastikan apakah itu jukir atau tidak. Tentunya kami gak bisa mengandai-andai. Kami juga perlu memastikan dan croscek dulu ke pengelola apakah itu jukir atau tidak,” ujar Radinal Munandar kepada Riau Pos, Senin (11/8).

Ia mengungkapkan, kalau dilihat dari pemberitaan, permasalahan antara pelaku dan korban sudah terjadi sejak jauh-jauh hari. ”Kalau dilihat dari kronologisnya, ada dendam. Bukan terkait adanya berita yang beredar karena tidak membayar parkir kemudian dibacok. Nah, ini kan harus diluruskan informasi. Tentunya karena ini sudah ada tindak pidana, makanya kami harus menyerahkannya kepada pihak yang berwenang seperti apa permasalahan yang terjadi. Kalau memang jukir, ini terkait permasalahannya apa? Apakah terkait pekerjaan atau kah ketersinggungan pribadi. Kalau seperti itu kan oknum jadinya, bukan keseluruhan,” ulas Radinal.(dof) (end)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari