Minggu, 6 April 2025
spot_img

Penganan Sehat Diusulkan Masuk Kurikulum Sekolah

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru, memiliki wacana untuk bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) untuk memasukkan materi  terkait pangan sehat ke dalam kurikulum.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BBPOM Pekanbaru Mohamad Kashuri. Ia juga menyampaikan wacana ini digagas agar peserta didik memahami berbagai jenis pangan yang sehat untuk di konsumsi. Baik makanan yang beredar di sekolah maupun di lingkungan sekitar sekolah.

"Nanti akan kami kordinasikan dengan Disdik bagaimana supaya materi jajan pangan sekolah yang aman ini masuk ke kurikulum atau masuk ke ekstrakulikuler," kata Kashuri.

Lebih lanjut, Kashuri mengungkapkan jika keamanan pangan di sekolah tidak bisa jika hanya mengandalkan pemerintah atau BBPOM untuk melakukan pengawasan setiap harinya. "Kalau hanya andalkan kami ya tak bisa," ucap Kashuri.

Baca Juga:  Berharap Pj Wako Selesaikan Banjir dan Sampah

Jika gagasan ini diterima, Kashuri mengatakan kelas reguler direncanakan satu sampai dua jam per minggu untuk materi terkait pangan sehat. Untuk lebih lanjutnya semua akan dikordinasikan dengan Disdik. "Prosesnya nanti akan kita kordinasikan dengan Disdik," pungkas Kashuri. (*2)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru, memiliki wacana untuk bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) untuk memasukkan materi  terkait pangan sehat ke dalam kurikulum.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BBPOM Pekanbaru Mohamad Kashuri. Ia juga menyampaikan wacana ini digagas agar peserta didik memahami berbagai jenis pangan yang sehat untuk di konsumsi. Baik makanan yang beredar di sekolah maupun di lingkungan sekitar sekolah.

"Nanti akan kami kordinasikan dengan Disdik bagaimana supaya materi jajan pangan sekolah yang aman ini masuk ke kurikulum atau masuk ke ekstrakulikuler," kata Kashuri.

Lebih lanjut, Kashuri mengungkapkan jika keamanan pangan di sekolah tidak bisa jika hanya mengandalkan pemerintah atau BBPOM untuk melakukan pengawasan setiap harinya. "Kalau hanya andalkan kami ya tak bisa," ucap Kashuri.

Baca Juga:  Pemuda Gereja HKBP Fajar Kunjungi Panti Asuhan Al-Hidayah Labuhbaru

Jika gagasan ini diterima, Kashuri mengatakan kelas reguler direncanakan satu sampai dua jam per minggu untuk materi terkait pangan sehat. Untuk lebih lanjutnya semua akan dikordinasikan dengan Disdik. "Prosesnya nanti akan kita kordinasikan dengan Disdik," pungkas Kashuri. (*2)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Penganan Sehat Diusulkan Masuk Kurikulum Sekolah

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru, memiliki wacana untuk bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) untuk memasukkan materi  terkait pangan sehat ke dalam kurikulum.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BBPOM Pekanbaru Mohamad Kashuri. Ia juga menyampaikan wacana ini digagas agar peserta didik memahami berbagai jenis pangan yang sehat untuk di konsumsi. Baik makanan yang beredar di sekolah maupun di lingkungan sekitar sekolah.

"Nanti akan kami kordinasikan dengan Disdik bagaimana supaya materi jajan pangan sekolah yang aman ini masuk ke kurikulum atau masuk ke ekstrakulikuler," kata Kashuri.

Lebih lanjut, Kashuri mengungkapkan jika keamanan pangan di sekolah tidak bisa jika hanya mengandalkan pemerintah atau BBPOM untuk melakukan pengawasan setiap harinya. "Kalau hanya andalkan kami ya tak bisa," ucap Kashuri.

Baca Juga:  Safari Ramadan, Jamkrindo Gelar Kegiatan Sosial

Jika gagasan ini diterima, Kashuri mengatakan kelas reguler direncanakan satu sampai dua jam per minggu untuk materi terkait pangan sehat. Untuk lebih lanjutnya semua akan dikordinasikan dengan Disdik. "Prosesnya nanti akan kita kordinasikan dengan Disdik," pungkas Kashuri. (*2)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru, memiliki wacana untuk bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) untuk memasukkan materi  terkait pangan sehat ke dalam kurikulum.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BBPOM Pekanbaru Mohamad Kashuri. Ia juga menyampaikan wacana ini digagas agar peserta didik memahami berbagai jenis pangan yang sehat untuk di konsumsi. Baik makanan yang beredar di sekolah maupun di lingkungan sekitar sekolah.

"Nanti akan kami kordinasikan dengan Disdik bagaimana supaya materi jajan pangan sekolah yang aman ini masuk ke kurikulum atau masuk ke ekstrakulikuler," kata Kashuri.

Lebih lanjut, Kashuri mengungkapkan jika keamanan pangan di sekolah tidak bisa jika hanya mengandalkan pemerintah atau BBPOM untuk melakukan pengawasan setiap harinya. "Kalau hanya andalkan kami ya tak bisa," ucap Kashuri.

Baca Juga:  Bulan Ini Dewan Minta Kawasan Agus Salim Dibangun

Jika gagasan ini diterima, Kashuri mengatakan kelas reguler direncanakan satu sampai dua jam per minggu untuk materi terkait pangan sehat. Untuk lebih lanjutnya semua akan dikordinasikan dengan Disdik. "Prosesnya nanti akan kita kordinasikan dengan Disdik," pungkas Kashuri. (*2)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari