Jumat, 13 Februari 2026
- Advertisement -

Pemko Evaluasi Penutupan U-turn Depan Pasar Cik Puan 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tengah berupaya mencarikan solusi atas tuntutan para pedagang Pasar Cik Puan yang menginginkan agar U-turn di depan pasar kembali dibuka.

Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho telah mengadakan pertemuan dengan Direktur Lalu Lintas Polda Riau serta Kasat Lantas Polresta Pekanbaru untuk membahas isu ini secara serius.

Dalam rapat tersebut, berbagai persoalan lalu lintas dan dampaknya terhadap aktivitas ekonomi kota turut dibahas. Salah satu sorotan utama adalah permintaan untuk membuka kembali jalur putar balik (U-turn) yang berada di depan Pasar Cik Puan. Jalur ini telah ditutup selama lima tahun terakhir.

Menurut Agung, penutupan U-turn tersebut berdampak signifikan terhadap turunnya jumlah pembeli di pasar, yang kemudian turut mempengaruhi penghasilan para pedagang.

Baca Juga:  Wali Kota Agung Nugroho Resmikan Pekanbaru FC, Simbol Kebangkitan Sepakbola Kota Bertuah

‘’Dampaknya nyata. Akses ke pasar jadi lebih sulit, pembeli berkurang dan roda ekonomi pedagang pun melambat,’’ ujar Agung, Selasa (8/7).

Kendati begitu, Wako menegaskan, setiap keputusan tetap harus mengutamakan keselamatan dan kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru Sunarko menegaskan, persoalan tersebut masih dalam tahap kajian menyeluruh, mengingat dampaknya terhadap lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan.(ilo/dof)






Reporter: Joko Susilo





Reporter: Dofi Iskandar

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tengah berupaya mencarikan solusi atas tuntutan para pedagang Pasar Cik Puan yang menginginkan agar U-turn di depan pasar kembali dibuka.

Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho telah mengadakan pertemuan dengan Direktur Lalu Lintas Polda Riau serta Kasat Lantas Polresta Pekanbaru untuk membahas isu ini secara serius.

Dalam rapat tersebut, berbagai persoalan lalu lintas dan dampaknya terhadap aktivitas ekonomi kota turut dibahas. Salah satu sorotan utama adalah permintaan untuk membuka kembali jalur putar balik (U-turn) yang berada di depan Pasar Cik Puan. Jalur ini telah ditutup selama lima tahun terakhir.

Menurut Agung, penutupan U-turn tersebut berdampak signifikan terhadap turunnya jumlah pembeli di pasar, yang kemudian turut mempengaruhi penghasilan para pedagang.

Baca Juga:  Semua Instansi Wajib Gunakan PeduliLindungi

‘’Dampaknya nyata. Akses ke pasar jadi lebih sulit, pembeli berkurang dan roda ekonomi pedagang pun melambat,’’ ujar Agung, Selasa (8/7).

- Advertisement -

Kendati begitu, Wako menegaskan, setiap keputusan tetap harus mengutamakan keselamatan dan kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru Sunarko menegaskan, persoalan tersebut masih dalam tahap kajian menyeluruh, mengingat dampaknya terhadap lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan.(ilo/dof)






Reporter: Joko Susilo





Reporter: Dofi Iskandar
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tengah berupaya mencarikan solusi atas tuntutan para pedagang Pasar Cik Puan yang menginginkan agar U-turn di depan pasar kembali dibuka.

Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho telah mengadakan pertemuan dengan Direktur Lalu Lintas Polda Riau serta Kasat Lantas Polresta Pekanbaru untuk membahas isu ini secara serius.

Dalam rapat tersebut, berbagai persoalan lalu lintas dan dampaknya terhadap aktivitas ekonomi kota turut dibahas. Salah satu sorotan utama adalah permintaan untuk membuka kembali jalur putar balik (U-turn) yang berada di depan Pasar Cik Puan. Jalur ini telah ditutup selama lima tahun terakhir.

Menurut Agung, penutupan U-turn tersebut berdampak signifikan terhadap turunnya jumlah pembeli di pasar, yang kemudian turut mempengaruhi penghasilan para pedagang.

Baca Juga:  Wako Pekanbaru dan Unri Sepakat, 10 Danau Kampus Jadi Embung Pengendali Banjir

‘’Dampaknya nyata. Akses ke pasar jadi lebih sulit, pembeli berkurang dan roda ekonomi pedagang pun melambat,’’ ujar Agung, Selasa (8/7).

Kendati begitu, Wako menegaskan, setiap keputusan tetap harus mengutamakan keselamatan dan kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru Sunarko menegaskan, persoalan tersebut masih dalam tahap kajian menyeluruh, mengingat dampaknya terhadap lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan.(ilo/dof)






Reporter: Joko Susilo





Reporter: Dofi Iskandar

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari