Rabu, 21 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Segera Gunakan Anggaran Covid-19

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kota Pekanbaru sudah melakukan pengeseran anggaran untuk pencegahan dan penanggulangan dampak Covid-19. Hal ini diminta untuk dapat secepatnya di cairkan dan di gunakan, dan jangan tunggu-tunggu lagi.

"Kami tegaskan, karena ini sudah menjadi perhatian bersama, maka kami minta kepada Pemerintah Kota untuk segera mencairkan dan menggunakan untuk Covid-19 ini," kata anggota DPRD Kota Pekanbaru, Sigit Yuwono, kepada wartawan, Rabu (8/4).

Untuk diketahui, DPRD Kota Pekanbaru  sudah menggeser Rp6,2miliar, dan anggaran ini diserahkan kepada empat Dinas yang ditetapkan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BPBD, dan Diskes. "Tentunya sesuai aturan yang ditetapkan," ujarnya.

Disampaikan politisi Demokrat ini juga, sampai saat ini yang menjadi permasalahan itu dan harus menjadi fokus itu adalah alat pelindung diri (APD), tentunya untuk tenaga medis yang menjadi garda terdepan penanganannya. Selain itu juga bagi masyarakat pun diminta APD ini standby.

Baca Juga:  Ubah Pola Pelayanan, RSUD AA Riau Perlakukan Pasien Layaknya Ibu Sendiri

"Artinya, karena sudah menjadi hal wajib. Dan pemerintah juga akui APD ini masih kekurangan jadi APD harus menjadi prioritas," saran Sigit.

Selain itu, diminta juga APD ini harus mudah didapat, dan harganya juga harus dikontrol. "Sekarang masyarakat masih mengeluhkan harga masker itu luar biasa mahal. Dan ini terkesan ada yang bermain untuk kepentingan pribadi. Harusnya ini diawasi pemerintah," paparnya.

Maka dari itu, karena sudah ada pergeseran anggaran, maka Sigit mengusulkan masalah APD bisa teratasi. "Hal penting lagi adalah ketersediaan pangan atau sembako. Baik yang dibeli masyarakat, atau yang akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian bersama," tuturnya.

Ditegaskan Sigit juga, Pemerintah harus gerak cepat dalam upaya penanganan dan pencegahan Covid-19 meluas di Pekanbaru. "Pemerintah sebagaimana sudah ditugaskan ke empat OPD tadi harus benar-benar dapat bekerja cepat, dan maksimal dalam melawan virus corona ini," tegasnya.

Baca Juga:  Unilak Raih Komisi Informasi Award 2020

Dampak Covid-19 ini disebutkan Sigit sudah mengancam semua lini, tidak hanya perekonomian, kesehatan, akan tetapi juga masalah kepedulian Pemerintah dipertaruhkan dalam upaya menyelamatkan daerah nya dari bahaya Covid-19.

Ditambah Pemko mau menerapkan karantina wilayah, dan juga pemberlakuan jam malam. "Ini harus benar-benar sudah siap. Jangan sampai menimbulkan masalah yang tidak diinginkan," tutupnya.(gus)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kota Pekanbaru sudah melakukan pengeseran anggaran untuk pencegahan dan penanggulangan dampak Covid-19. Hal ini diminta untuk dapat secepatnya di cairkan dan di gunakan, dan jangan tunggu-tunggu lagi.

"Kami tegaskan, karena ini sudah menjadi perhatian bersama, maka kami minta kepada Pemerintah Kota untuk segera mencairkan dan menggunakan untuk Covid-19 ini," kata anggota DPRD Kota Pekanbaru, Sigit Yuwono, kepada wartawan, Rabu (8/4).

Untuk diketahui, DPRD Kota Pekanbaru  sudah menggeser Rp6,2miliar, dan anggaran ini diserahkan kepada empat Dinas yang ditetapkan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BPBD, dan Diskes. "Tentunya sesuai aturan yang ditetapkan," ujarnya.

Disampaikan politisi Demokrat ini juga, sampai saat ini yang menjadi permasalahan itu dan harus menjadi fokus itu adalah alat pelindung diri (APD), tentunya untuk tenaga medis yang menjadi garda terdepan penanganannya. Selain itu juga bagi masyarakat pun diminta APD ini standby.

Baca Juga:  Warga Binaan Rutan Dumai Divaksinasi

"Artinya, karena sudah menjadi hal wajib. Dan pemerintah juga akui APD ini masih kekurangan jadi APD harus menjadi prioritas," saran Sigit.

- Advertisement -

Selain itu, diminta juga APD ini harus mudah didapat, dan harganya juga harus dikontrol. "Sekarang masyarakat masih mengeluhkan harga masker itu luar biasa mahal. Dan ini terkesan ada yang bermain untuk kepentingan pribadi. Harusnya ini diawasi pemerintah," paparnya.

Maka dari itu, karena sudah ada pergeseran anggaran, maka Sigit mengusulkan masalah APD bisa teratasi. "Hal penting lagi adalah ketersediaan pangan atau sembako. Baik yang dibeli masyarakat, atau yang akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian bersama," tuturnya.

- Advertisement -

Ditegaskan Sigit juga, Pemerintah harus gerak cepat dalam upaya penanganan dan pencegahan Covid-19 meluas di Pekanbaru. "Pemerintah sebagaimana sudah ditugaskan ke empat OPD tadi harus benar-benar dapat bekerja cepat, dan maksimal dalam melawan virus corona ini," tegasnya.

Baca Juga:  Beri Pembinaan Manajemen ke Pengurus Sekolah Minggu Buddha

Dampak Covid-19 ini disebutkan Sigit sudah mengancam semua lini, tidak hanya perekonomian, kesehatan, akan tetapi juga masalah kepedulian Pemerintah dipertaruhkan dalam upaya menyelamatkan daerah nya dari bahaya Covid-19.

Ditambah Pemko mau menerapkan karantina wilayah, dan juga pemberlakuan jam malam. "Ini harus benar-benar sudah siap. Jangan sampai menimbulkan masalah yang tidak diinginkan," tutupnya.(gus)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kota Pekanbaru sudah melakukan pengeseran anggaran untuk pencegahan dan penanggulangan dampak Covid-19. Hal ini diminta untuk dapat secepatnya di cairkan dan di gunakan, dan jangan tunggu-tunggu lagi.

"Kami tegaskan, karena ini sudah menjadi perhatian bersama, maka kami minta kepada Pemerintah Kota untuk segera mencairkan dan menggunakan untuk Covid-19 ini," kata anggota DPRD Kota Pekanbaru, Sigit Yuwono, kepada wartawan, Rabu (8/4).

Untuk diketahui, DPRD Kota Pekanbaru  sudah menggeser Rp6,2miliar, dan anggaran ini diserahkan kepada empat Dinas yang ditetapkan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BPBD, dan Diskes. "Tentunya sesuai aturan yang ditetapkan," ujarnya.

Disampaikan politisi Demokrat ini juga, sampai saat ini yang menjadi permasalahan itu dan harus menjadi fokus itu adalah alat pelindung diri (APD), tentunya untuk tenaga medis yang menjadi garda terdepan penanganannya. Selain itu juga bagi masyarakat pun diminta APD ini standby.

Baca Juga:  Unilak Raih Komisi Informasi Award 2020

"Artinya, karena sudah menjadi hal wajib. Dan pemerintah juga akui APD ini masih kekurangan jadi APD harus menjadi prioritas," saran Sigit.

Selain itu, diminta juga APD ini harus mudah didapat, dan harganya juga harus dikontrol. "Sekarang masyarakat masih mengeluhkan harga masker itu luar biasa mahal. Dan ini terkesan ada yang bermain untuk kepentingan pribadi. Harusnya ini diawasi pemerintah," paparnya.

Maka dari itu, karena sudah ada pergeseran anggaran, maka Sigit mengusulkan masalah APD bisa teratasi. "Hal penting lagi adalah ketersediaan pangan atau sembako. Baik yang dibeli masyarakat, atau yang akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian bersama," tuturnya.

Ditegaskan Sigit juga, Pemerintah harus gerak cepat dalam upaya penanganan dan pencegahan Covid-19 meluas di Pekanbaru. "Pemerintah sebagaimana sudah ditugaskan ke empat OPD tadi harus benar-benar dapat bekerja cepat, dan maksimal dalam melawan virus corona ini," tegasnya.

Baca Juga:  Beri Pembinaan Manajemen ke Pengurus Sekolah Minggu Buddha

Dampak Covid-19 ini disebutkan Sigit sudah mengancam semua lini, tidak hanya perekonomian, kesehatan, akan tetapi juga masalah kepedulian Pemerintah dipertaruhkan dalam upaya menyelamatkan daerah nya dari bahaya Covid-19.

Ditambah Pemko mau menerapkan karantina wilayah, dan juga pemberlakuan jam malam. "Ini harus benar-benar sudah siap. Jangan sampai menimbulkan masalah yang tidak diinginkan," tutupnya.(gus)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari