Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Antrean Premium di SPBU, Pertamina Heran

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Jumat (6/12), antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Pekanbaru terjadi. Kendaraan-kendaraan tersebut ingin mengisi bahan bakar jenis premium.

Wahtu (27), salah seorang pengendara roda dua mengaku cukup lama mengantre di SPBU Jalan Soekarno-Hatta.

"Yang panjang itu antreannya kendaraan roda empat. Mengantre ini tentu menguras tenaga kami. Apalagi bagi yang menggunakan kendaraan roda dua. Selain mengantre lama, kami juga harus mengantre dalam kondisi cuaca panas," katanya, kemarin.

Menanggapi antrean di jalur premium ini, Sales Manager Retail Pertamina Riau Hendri Eko terlihat heran. Kepada wartawan mengatakan, hal tersebut terjadi karena perilaku konsumen.

"Kenapa pertalite dan pertamax tidak antre? Ya karena ini (antrean premium, red) disebabkan oleh perilaku konsumen. Konsumen mencari yang murah. Padahal, semakin murah (harga BBM, red),  kita semakin boros menggunakannya," jelasnya, Jumat (6/12).

Baca Juga:  Gelar Razia, Satpol PP Sasar Gelper dan Tempat Hiburan Malam

Ia mengimbau kepada masyarakat sebagai konsumen agar tidak mematokkan BBM berbahan premium saja. "BBM kita kan bukan hanya premium saja. Kenapa hanya premium saja yang diantre?" tanyanya heran.

Hendri menambahkan, pihaknya akan memberikan beberapa kampanye persuasif untuk pemahaman konsumen.

"Tentu semakin murah BBM-nya, pasti akan semakin boros penggunaanya. Tetapi kalau barang itu mahal, pasti kita akan lebih hemat," sebutnya.(dof)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Jumat (6/12), antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Pekanbaru terjadi. Kendaraan-kendaraan tersebut ingin mengisi bahan bakar jenis premium.

Wahtu (27), salah seorang pengendara roda dua mengaku cukup lama mengantre di SPBU Jalan Soekarno-Hatta.

"Yang panjang itu antreannya kendaraan roda empat. Mengantre ini tentu menguras tenaga kami. Apalagi bagi yang menggunakan kendaraan roda dua. Selain mengantre lama, kami juga harus mengantre dalam kondisi cuaca panas," katanya, kemarin.

Menanggapi antrean di jalur premium ini, Sales Manager Retail Pertamina Riau Hendri Eko terlihat heran. Kepada wartawan mengatakan, hal tersebut terjadi karena perilaku konsumen.

"Kenapa pertalite dan pertamax tidak antre? Ya karena ini (antrean premium, red) disebabkan oleh perilaku konsumen. Konsumen mencari yang murah. Padahal, semakin murah (harga BBM, red),  kita semakin boros menggunakannya," jelasnya, Jumat (6/12).

Baca Juga:  5.625 Paket Sembako Disiapkan

Ia mengimbau kepada masyarakat sebagai konsumen agar tidak mematokkan BBM berbahan premium saja. "BBM kita kan bukan hanya premium saja. Kenapa hanya premium saja yang diantre?" tanyanya heran.

Hendri menambahkan, pihaknya akan memberikan beberapa kampanye persuasif untuk pemahaman konsumen.

"Tentu semakin murah BBM-nya, pasti akan semakin boros penggunaanya. Tetapi kalau barang itu mahal, pasti kita akan lebih hemat," sebutnya.(dof)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Antrean Premium di SPBU, Pertamina Heran

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Jumat (6/12), antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Pekanbaru terjadi. Kendaraan-kendaraan tersebut ingin mengisi bahan bakar jenis premium.

Wahtu (27), salah seorang pengendara roda dua mengaku cukup lama mengantre di SPBU Jalan Soekarno-Hatta.

"Yang panjang itu antreannya kendaraan roda empat. Mengantre ini tentu menguras tenaga kami. Apalagi bagi yang menggunakan kendaraan roda dua. Selain mengantre lama, kami juga harus mengantre dalam kondisi cuaca panas," katanya, kemarin.

Menanggapi antrean di jalur premium ini, Sales Manager Retail Pertamina Riau Hendri Eko terlihat heran. Kepada wartawan mengatakan, hal tersebut terjadi karena perilaku konsumen.

"Kenapa pertalite dan pertamax tidak antre? Ya karena ini (antrean premium, red) disebabkan oleh perilaku konsumen. Konsumen mencari yang murah. Padahal, semakin murah (harga BBM, red),  kita semakin boros menggunakannya," jelasnya, Jumat (6/12).

Baca Juga:  Sabtu, Labor Biomolekuler RSUD Arifin Achmad Sudah Kembali Beroperasi

Ia mengimbau kepada masyarakat sebagai konsumen agar tidak mematokkan BBM berbahan premium saja. "BBM kita kan bukan hanya premium saja. Kenapa hanya premium saja yang diantre?" tanyanya heran.

Hendri menambahkan, pihaknya akan memberikan beberapa kampanye persuasif untuk pemahaman konsumen.

"Tentu semakin murah BBM-nya, pasti akan semakin boros penggunaanya. Tetapi kalau barang itu mahal, pasti kita akan lebih hemat," sebutnya.(dof)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Jumat (6/12), antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Pekanbaru terjadi. Kendaraan-kendaraan tersebut ingin mengisi bahan bakar jenis premium.

Wahtu (27), salah seorang pengendara roda dua mengaku cukup lama mengantre di SPBU Jalan Soekarno-Hatta.

"Yang panjang itu antreannya kendaraan roda empat. Mengantre ini tentu menguras tenaga kami. Apalagi bagi yang menggunakan kendaraan roda dua. Selain mengantre lama, kami juga harus mengantre dalam kondisi cuaca panas," katanya, kemarin.

Menanggapi antrean di jalur premium ini, Sales Manager Retail Pertamina Riau Hendri Eko terlihat heran. Kepada wartawan mengatakan, hal tersebut terjadi karena perilaku konsumen.

"Kenapa pertalite dan pertamax tidak antre? Ya karena ini (antrean premium, red) disebabkan oleh perilaku konsumen. Konsumen mencari yang murah. Padahal, semakin murah (harga BBM, red),  kita semakin boros menggunakannya," jelasnya, Jumat (6/12).

Baca Juga:  Nilai Proyek Masterplan Banjir Rp1,6 M

Ia mengimbau kepada masyarakat sebagai konsumen agar tidak mematokkan BBM berbahan premium saja. "BBM kita kan bukan hanya premium saja. Kenapa hanya premium saja yang diantre?" tanyanya heran.

Hendri menambahkan, pihaknya akan memberikan beberapa kampanye persuasif untuk pemahaman konsumen.

"Tentu semakin murah BBM-nya, pasti akan semakin boros penggunaanya. Tetapi kalau barang itu mahal, pasti kita akan lebih hemat," sebutnya.(dof)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari