Sabtu, 5 April 2025
spot_img

PLN Tegaskan Komitmen 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — PT PLN (Persero) menyampaikan komitmen integritas dan sinergi bersama antar stakeholder ketenagalistrikan saat Musda XII DPD Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (Akli) Riau yang dilaksanakan di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, Kamis (28/11).

Hal ini disampaikan General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (UIWRKR) Daru Tri Tjahjono. Ia juga menjelaskan Akli adalah wadah kontraktor kelistrikan yang memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dan pelaku ekonomi di sektor ketenagalistrikan yang memerlukan sinergi antar stakeholder ketenagalistrikan.

"Progres pembangunan kelistrikan di Riau merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, PLN dan Asosiasi Ketenagalistrikan dalam hal ini Akli. Sinergi kita bersama dapat menciptakan gagasan yang dapat mempercepat progress pembangunan ketenagalistrikan di Provinsi Riau," kata Daru.

Baca Juga:  Positif Narkoba, Dicopot dari Jabatan

Dalam acara yang dihadiri oleh Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau Indra Agus Lukman, Ketua Umum DPD Akli Riau Afrinaldi, Ketua Panitia Musda Akli Syarli Susyanto dan perwakilan DPD Akli se Sumatera ini, Daru menuturkan, Rasio Elektrifikasi (RE) Provinsi Riau saat ini baru mencapai 92,43 persen dari dua kota dan 10 kabupaten. 

Sementara itu masih ada tiga kabupaten yang memerlukan perhatian lebih dalam peningkatan RE yaitu Kabupaten Pelalawan sebesar 52,75 persen, Kabupaten Indragiri Hilir sebesar 69,01 persen dan Kabupaten Rokan Hulu sebesar 64,91 persen. "Karena itulah kita perlu sinergi utnuk mening­katakan RE ini. Sehingga target 100 persen RE dapat kita capai di 2020," kata Daru.(*2)

Baca Juga:  Tol Pekanbaru-Bangkinang Terkendala Kawasan Hutan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — PT PLN (Persero) menyampaikan komitmen integritas dan sinergi bersama antar stakeholder ketenagalistrikan saat Musda XII DPD Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (Akli) Riau yang dilaksanakan di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, Kamis (28/11).

Hal ini disampaikan General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (UIWRKR) Daru Tri Tjahjono. Ia juga menjelaskan Akli adalah wadah kontraktor kelistrikan yang memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dan pelaku ekonomi di sektor ketenagalistrikan yang memerlukan sinergi antar stakeholder ketenagalistrikan.

"Progres pembangunan kelistrikan di Riau merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, PLN dan Asosiasi Ketenagalistrikan dalam hal ini Akli. Sinergi kita bersama dapat menciptakan gagasan yang dapat mempercepat progress pembangunan ketenagalistrikan di Provinsi Riau," kata Daru.

Baca Juga:  Gubri Ingin Kembangkan Industri Perfilman di Riau

Dalam acara yang dihadiri oleh Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau Indra Agus Lukman, Ketua Umum DPD Akli Riau Afrinaldi, Ketua Panitia Musda Akli Syarli Susyanto dan perwakilan DPD Akli se Sumatera ini, Daru menuturkan, Rasio Elektrifikasi (RE) Provinsi Riau saat ini baru mencapai 92,43 persen dari dua kota dan 10 kabupaten. 

Sementara itu masih ada tiga kabupaten yang memerlukan perhatian lebih dalam peningkatan RE yaitu Kabupaten Pelalawan sebesar 52,75 persen, Kabupaten Indragiri Hilir sebesar 69,01 persen dan Kabupaten Rokan Hulu sebesar 64,91 persen. "Karena itulah kita perlu sinergi utnuk mening­katakan RE ini. Sehingga target 100 persen RE dapat kita capai di 2020," kata Daru.(*2)

Baca Juga:  Belajar Daring, Gunakan Kurikulum Sederhana 
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

PLN Tegaskan Komitmen 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — PT PLN (Persero) menyampaikan komitmen integritas dan sinergi bersama antar stakeholder ketenagalistrikan saat Musda XII DPD Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (Akli) Riau yang dilaksanakan di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, Kamis (28/11).

Hal ini disampaikan General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (UIWRKR) Daru Tri Tjahjono. Ia juga menjelaskan Akli adalah wadah kontraktor kelistrikan yang memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dan pelaku ekonomi di sektor ketenagalistrikan yang memerlukan sinergi antar stakeholder ketenagalistrikan.

"Progres pembangunan kelistrikan di Riau merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, PLN dan Asosiasi Ketenagalistrikan dalam hal ini Akli. Sinergi kita bersama dapat menciptakan gagasan yang dapat mempercepat progress pembangunan ketenagalistrikan di Provinsi Riau," kata Daru.

Baca Juga:  Berkas PT SSS Segera Dilimpahkan

Dalam acara yang dihadiri oleh Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau Indra Agus Lukman, Ketua Umum DPD Akli Riau Afrinaldi, Ketua Panitia Musda Akli Syarli Susyanto dan perwakilan DPD Akli se Sumatera ini, Daru menuturkan, Rasio Elektrifikasi (RE) Provinsi Riau saat ini baru mencapai 92,43 persen dari dua kota dan 10 kabupaten. 

Sementara itu masih ada tiga kabupaten yang memerlukan perhatian lebih dalam peningkatan RE yaitu Kabupaten Pelalawan sebesar 52,75 persen, Kabupaten Indragiri Hilir sebesar 69,01 persen dan Kabupaten Rokan Hulu sebesar 64,91 persen. "Karena itulah kita perlu sinergi utnuk mening­katakan RE ini. Sehingga target 100 persen RE dapat kita capai di 2020," kata Daru.(*2)

Baca Juga:  Belajar Daring, Gunakan Kurikulum Sederhana 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — PT PLN (Persero) menyampaikan komitmen integritas dan sinergi bersama antar stakeholder ketenagalistrikan saat Musda XII DPD Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (Akli) Riau yang dilaksanakan di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, Kamis (28/11).

Hal ini disampaikan General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (UIWRKR) Daru Tri Tjahjono. Ia juga menjelaskan Akli adalah wadah kontraktor kelistrikan yang memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dan pelaku ekonomi di sektor ketenagalistrikan yang memerlukan sinergi antar stakeholder ketenagalistrikan.

"Progres pembangunan kelistrikan di Riau merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, PLN dan Asosiasi Ketenagalistrikan dalam hal ini Akli. Sinergi kita bersama dapat menciptakan gagasan yang dapat mempercepat progress pembangunan ketenagalistrikan di Provinsi Riau," kata Daru.

Baca Juga:  Selamatkan Tokoh Politik, Kendalikan Aksi Unjuk Rasa

Dalam acara yang dihadiri oleh Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau Indra Agus Lukman, Ketua Umum DPD Akli Riau Afrinaldi, Ketua Panitia Musda Akli Syarli Susyanto dan perwakilan DPD Akli se Sumatera ini, Daru menuturkan, Rasio Elektrifikasi (RE) Provinsi Riau saat ini baru mencapai 92,43 persen dari dua kota dan 10 kabupaten. 

Sementara itu masih ada tiga kabupaten yang memerlukan perhatian lebih dalam peningkatan RE yaitu Kabupaten Pelalawan sebesar 52,75 persen, Kabupaten Indragiri Hilir sebesar 69,01 persen dan Kabupaten Rokan Hulu sebesar 64,91 persen. "Karena itulah kita perlu sinergi utnuk mening­katakan RE ini. Sehingga target 100 persen RE dapat kita capai di 2020," kata Daru.(*2)

Baca Juga:  Pekan Depan, Paripurna LKPj dan PAW PKS
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari