Sabtu, 21 Februari 2026
- Advertisement -

Kadis PUPR  Tak Tahu  Perkembangan

TENAYA (RIAUPOS.CO) — Jalan Budi Bakti di Kecamatan Tenayan Raya dikeluhkan warga karena kondisinya yang rusak parah. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution saat ditanya tak tahu perkembangan perbaikannya. 

Kerusakan Jalan Budi Bhakti adalah amblasnya jalan hingga hampir setengah badanjalan. Amblasan jalan ini membentuk jurang sedalam dua meter. Terakhir Riau Pos melakukan pemantauan, di sekeliling lokasi jalan yang amblas itu tidak dibuat pembatas. 

Dari cerita warga sekitar, kerusakan itu sudah delapan bulan lamanya. Jalan ini padahal tak jauh dari Kecamatan Tenayan Raya. Jalan yang amblas setengahnya jadi tempat warga membuang sampah. Warga khawatir jika tak dilakukan perbaikan jalan akan memakan korban. 

Baca Juga:  Reni Dapat Kursi Roda Bantuan dari Kerabat

Riau Pos mengkonfirmasi kondisi jalan ini pada Kadis PUPR Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution, Selasa (3/9). Dia menyebut sudah mengutus staf melakukan penilaian kerusakan. ‘’Sudah diperintahkan staf untuk menilai. Akan dibuat turap. Kalau sudah survei, akan kami perbaiki, timbun,’’ katanya. 

Riau Pos kemudian menanyakan sudah sejauh mana penanganan yang dilakukan Dinas PUPR disana. ‘’Saya belum tahu progresnya di lapangan. Kalau tidak bisa ditangani dengan pemeliharaan, akan dianggarkan tahun 2020,’’ singkatnya.(ali)

TENAYA (RIAUPOS.CO) — Jalan Budi Bakti di Kecamatan Tenayan Raya dikeluhkan warga karena kondisinya yang rusak parah. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution saat ditanya tak tahu perkembangan perbaikannya. 

Kerusakan Jalan Budi Bhakti adalah amblasnya jalan hingga hampir setengah badanjalan. Amblasan jalan ini membentuk jurang sedalam dua meter. Terakhir Riau Pos melakukan pemantauan, di sekeliling lokasi jalan yang amblas itu tidak dibuat pembatas. 

Dari cerita warga sekitar, kerusakan itu sudah delapan bulan lamanya. Jalan ini padahal tak jauh dari Kecamatan Tenayan Raya. Jalan yang amblas setengahnya jadi tempat warga membuang sampah. Warga khawatir jika tak dilakukan perbaikan jalan akan memakan korban. 

Baca Juga:  Perdalam Pengetahuan, Riau Pos Audiensi dengan BPK Perwakilan Riau

Riau Pos mengkonfirmasi kondisi jalan ini pada Kadis PUPR Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution, Selasa (3/9). Dia menyebut sudah mengutus staf melakukan penilaian kerusakan. ‘’Sudah diperintahkan staf untuk menilai. Akan dibuat turap. Kalau sudah survei, akan kami perbaiki, timbun,’’ katanya. 

Riau Pos kemudian menanyakan sudah sejauh mana penanganan yang dilakukan Dinas PUPR disana. ‘’Saya belum tahu progresnya di lapangan. Kalau tidak bisa ditangani dengan pemeliharaan, akan dianggarkan tahun 2020,’’ singkatnya.(ali)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TENAYA (RIAUPOS.CO) — Jalan Budi Bakti di Kecamatan Tenayan Raya dikeluhkan warga karena kondisinya yang rusak parah. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution saat ditanya tak tahu perkembangan perbaikannya. 

Kerusakan Jalan Budi Bhakti adalah amblasnya jalan hingga hampir setengah badanjalan. Amblasan jalan ini membentuk jurang sedalam dua meter. Terakhir Riau Pos melakukan pemantauan, di sekeliling lokasi jalan yang amblas itu tidak dibuat pembatas. 

Dari cerita warga sekitar, kerusakan itu sudah delapan bulan lamanya. Jalan ini padahal tak jauh dari Kecamatan Tenayan Raya. Jalan yang amblas setengahnya jadi tempat warga membuang sampah. Warga khawatir jika tak dilakukan perbaikan jalan akan memakan korban. 

Baca Juga:  Perdalam Pengetahuan, Riau Pos Audiensi dengan BPK Perwakilan Riau

Riau Pos mengkonfirmasi kondisi jalan ini pada Kadis PUPR Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution, Selasa (3/9). Dia menyebut sudah mengutus staf melakukan penilaian kerusakan. ‘’Sudah diperintahkan staf untuk menilai. Akan dibuat turap. Kalau sudah survei, akan kami perbaiki, timbun,’’ katanya. 

Riau Pos kemudian menanyakan sudah sejauh mana penanganan yang dilakukan Dinas PUPR disana. ‘’Saya belum tahu progresnya di lapangan. Kalau tidak bisa ditangani dengan pemeliharaan, akan dianggarkan tahun 2020,’’ singkatnya.(ali)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari