Selasa, 16 April 2024

Semua Angkutan Idulfitri Harus Laik Jalan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Aktivitas bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Kota Pekanbaru diprediksi mengalami peningkatan jelang momen mudik Idulfitri 2024. Pengelola angkutan bus harus memastikan bus yang melayani pemudik harus dalam kondisi layak jalan.

“Kami ingatkan semua pengelola angkutan, baik darat maupun laut harus memastikan kondisi armada laik jalan,” tegas Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru Indra Pomi Nasution, Senin (1/4).

- Advertisement -

Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru harus ikut melakukan pengawasan terhadap bus yang bakal jadi angkutan mudik. Mereka harus memastikan bus dalam kondisi laik jalan dan memenuhi syarat jalan.

Bus yang melayani pemudik saat mudik Idulfitri 2024 harus lulus uji Kir. Angkutan barang juga harus melalui uji kir agar laik jalan.

Adanya uji Kir terhadap angkutan barang mencegah terjadinya insiden seperti pecah ban hingga patah AS. Mereka melakukan uji Kir untuk mencegah kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) hingga mencegah kendaraan dimakan usia.

- Advertisement -

“Harus layak jalan, harus diperiksa kondisi kendaraan itu. Jangan sampai bus tidak layak jalan malah membawa para pemudik,” terangnya.

Indra berpesan kepada pemudik yang membawa kendaraan pribadi mesti mempersiapkan fisik dan kesehatan. Mereka juga mesti memastikan kendaraan dalam kondisi baik.

Baca Juga:  SSK II dan Terminal BRPS Siap Sambut Arus Mudik

“Kami ingatkan pemudik, persiapkan diri dan kendaraan agar mudiknya tidak ada kendala,” pesannya.

Dirinya mengatakan bahwa pemerintah kota berpedoman kepada regulasi yang diterbitkan pemerintah pusat perihal angkutan mudik. Ia menyebut pemerintah kota juga berencana menerbitkan surat edaran terkait panduan aktivitas Idulfitri.

Indra menambahkan, ada rencana bakal berdiri lima posko untuk membantu pengawasan selama arus mudik. Lokasi posko ini berada di pusat keramaian, pusat perbelanjaan hingga perbatasan kota.

Kapal Laik Operasi

Sepekan jelang puncak arus mudik yang diprediksi akan terjadi pada 7 hingga 8 April 2024 mendatang, sejumlah pemudik di Pelabuhan Sungai Duku sudah mulai menggunakan armada transportasi laut tersebut.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru memastikan kapal angkutan Idulfitri 1445 H yang ada di kawasan Pelabuhan Sungai Duku laik operasi selama musim mudik di Hari Raya Idulfitri tahun ini.

Menurut Kepala Bidang Angkutan Khairunnas, Selasa (2/4), Semua unit armada kapal laut yang berada di Pelabuhan Sungai Duku sudah diperiksa dan dipastikan layak untuk dijadikan angkutan Idulfitri tahun 2024 ini.

Ia menyampaikan, nantinya ada tiga kapal yang dioperasikan untuk angkutan Idulfitri, di antaranya Kapal Meranti, Naga Line dan Jelatik yang tujuannya ke Kabupaten Kepulauan Meranti yaitu Selat Panjang.

Baca Juga:  Juni Tol Pekanbaru-Dumai Diresmikan

Pihaknya juga memperkirakan, dalam momentum hari raya Idulfitri tahun ini akan ada lonjakan penumpang di Pelabuhan Sungai Duku sekitar 10 hingga 15 persen dari hari biasa.

“Kalau sekarang memang belum ada lonjakan. Tapi kalau dilihat waktu Natal 2023 kemarin, itu naik 10 sampai 15 persen,” ucapnya.

Guna mengantisipasi lonjakan penumpang, lanjut Khairunnas, pihaknya telah meminta ke operator kapal agar menyiapkan angkutan darat untuk mengangkut penumpang dari Sungai Duku ke Pelabuhan Buton, Siak.

“Langkah antisipasinya kami sudah meminta kepada seluruh operator kapal untuk berkoordinasi dengan armada darat. Jadi kalau seandainya kapal tidak cukup, tolong carikan bus untuk ke Buton. Ketika ada lonjakan, penumpang bisa diangkut dan diberangkatkan dari Buton dengan ongkos yang sama,” jelasnya.

Ia juga meminta kepada calon pemudik untuk tidak membawa muatan yang berlebihan saat melakukan perjalanan mudik, sehingga saat perjalan tidak mengalami kesulitan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar membawa barang bawaan secukupnya saja, jangan berlebihan agar perjalanan mudik menjadi aman dan nyaman,” tuturnya.(lim)

Laporan JOKO SUSILO dan PRAPTI DWI LESTARI, Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Aktivitas bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Kota Pekanbaru diprediksi mengalami peningkatan jelang momen mudik Idulfitri 2024. Pengelola angkutan bus harus memastikan bus yang melayani pemudik harus dalam kondisi layak jalan.

“Kami ingatkan semua pengelola angkutan, baik darat maupun laut harus memastikan kondisi armada laik jalan,” tegas Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru Indra Pomi Nasution, Senin (1/4).

Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru harus ikut melakukan pengawasan terhadap bus yang bakal jadi angkutan mudik. Mereka harus memastikan bus dalam kondisi laik jalan dan memenuhi syarat jalan.

Bus yang melayani pemudik saat mudik Idulfitri 2024 harus lulus uji Kir. Angkutan barang juga harus melalui uji kir agar laik jalan.

Adanya uji Kir terhadap angkutan barang mencegah terjadinya insiden seperti pecah ban hingga patah AS. Mereka melakukan uji Kir untuk mencegah kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) hingga mencegah kendaraan dimakan usia.

“Harus layak jalan, harus diperiksa kondisi kendaraan itu. Jangan sampai bus tidak layak jalan malah membawa para pemudik,” terangnya.

Indra berpesan kepada pemudik yang membawa kendaraan pribadi mesti mempersiapkan fisik dan kesehatan. Mereka juga mesti memastikan kendaraan dalam kondisi baik.

Baca Juga:  Pedagang Makanan Bingung PSBB: Perwako Boleh Buka, Petugas Suruh Tutup

“Kami ingatkan pemudik, persiapkan diri dan kendaraan agar mudiknya tidak ada kendala,” pesannya.

Dirinya mengatakan bahwa pemerintah kota berpedoman kepada regulasi yang diterbitkan pemerintah pusat perihal angkutan mudik. Ia menyebut pemerintah kota juga berencana menerbitkan surat edaran terkait panduan aktivitas Idulfitri.

Indra menambahkan, ada rencana bakal berdiri lima posko untuk membantu pengawasan selama arus mudik. Lokasi posko ini berada di pusat keramaian, pusat perbelanjaan hingga perbatasan kota.

Kapal Laik Operasi

Sepekan jelang puncak arus mudik yang diprediksi akan terjadi pada 7 hingga 8 April 2024 mendatang, sejumlah pemudik di Pelabuhan Sungai Duku sudah mulai menggunakan armada transportasi laut tersebut.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru memastikan kapal angkutan Idulfitri 1445 H yang ada di kawasan Pelabuhan Sungai Duku laik operasi selama musim mudik di Hari Raya Idulfitri tahun ini.

Menurut Kepala Bidang Angkutan Khairunnas, Selasa (2/4), Semua unit armada kapal laut yang berada di Pelabuhan Sungai Duku sudah diperiksa dan dipastikan layak untuk dijadikan angkutan Idulfitri tahun 2024 ini.

Ia menyampaikan, nantinya ada tiga kapal yang dioperasikan untuk angkutan Idulfitri, di antaranya Kapal Meranti, Naga Line dan Jelatik yang tujuannya ke Kabupaten Kepulauan Meranti yaitu Selat Panjang.

Baca Juga:  AirAsia Sediakan 350 Ribu Kursi untuk Mudik Idulfitri

Pihaknya juga memperkirakan, dalam momentum hari raya Idulfitri tahun ini akan ada lonjakan penumpang di Pelabuhan Sungai Duku sekitar 10 hingga 15 persen dari hari biasa.

“Kalau sekarang memang belum ada lonjakan. Tapi kalau dilihat waktu Natal 2023 kemarin, itu naik 10 sampai 15 persen,” ucapnya.

Guna mengantisipasi lonjakan penumpang, lanjut Khairunnas, pihaknya telah meminta ke operator kapal agar menyiapkan angkutan darat untuk mengangkut penumpang dari Sungai Duku ke Pelabuhan Buton, Siak.

“Langkah antisipasinya kami sudah meminta kepada seluruh operator kapal untuk berkoordinasi dengan armada darat. Jadi kalau seandainya kapal tidak cukup, tolong carikan bus untuk ke Buton. Ketika ada lonjakan, penumpang bisa diangkut dan diberangkatkan dari Buton dengan ongkos yang sama,” jelasnya.

Ia juga meminta kepada calon pemudik untuk tidak membawa muatan yang berlebihan saat melakukan perjalanan mudik, sehingga saat perjalan tidak mengalami kesulitan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar membawa barang bawaan secukupnya saja, jangan berlebihan agar perjalanan mudik menjadi aman dan nyaman,” tuturnya.(lim)

Laporan JOKO SUSILO dan PRAPTI DWI LESTARI, Pekanbaru

Berita Lainnya

spot_img
spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari