Sabtu, 13 April 2024

SSK II dan Terminal BRPS Siap Sambut Arus Mudik

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Manajemen Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Kota Pekanbaru bersiap menyambut arus mudik Idulfitri 2024 yang diprediksi akan terjadi lonjakan penumpang. Posko mudik akan dioperasikan 3 April mendatang. Selain itu, sejumlah maskapai mengajukan extra flight (penerbangan tambahan).

Executive General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Radityo Ari Purwoko, Selasa (26/3) mengatakan, posko mudik ini untuk memudahkan calon penumpang serta agar bisa menjadi sumber informasi untuk pendataan pergerakan penumpang.

- Advertisement -

‘’Untuk angkutan mudik Idulfitri, ada extra flight dari tiga maskapai

yakni Citilink tujuan KNO (Medan) dan BTH (Batam), lalu Garuda tujuan CGK (Jakarta), dan Lion Air dari SUB (Surabaya),’’ ujar Radityo yang akrab dipanggil Oki kepada Riau Pos.

Dikatakan Oki, untuk operasional pesawat angkutan mudik akan mulai melayani penumpang di saat posko layanan mudik dibuka. ‘’Prediksi kami untuk puncak arus mudik itu terjadi pada hari Sabtu 6 April, atau di H-5 Idulfitri pada 10 April. Saat ini masih normal,’’ ujarnya.

- Advertisement -

Disebutkan lagi, bahwa meningkatnya orang bepergian via udara salah satu penyebabnya karena saat ini ekonomi Riau sedang bagus, berkaitan juga dengan semakin membaiknya harga kelapa sawit.

Baca Juga:  Swab Massal untuk Putus Mata Rantai

Tak hanya di SSK II, Terminal AKAP Payung Sekaki atau Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) juga siap menyambut arus mudik. “Untuk persiapan mudik tahun ini diprediksi akan terjadi peningkatan yang signifikan. Tetapi peningkatan akan terjadi pada H-7 Idulfitri,” ujar Pengawas Satuan Pelayanan  (Wasatpel) Terminal Tipe A BRPS Pekanbaru, Bambang Armanto kepada Riau Pos, Selasa (26/3).

Terminal BRPSmemiliki 60 perusahaan angkutan AKAP dan 23 AKDP. Kalau rutin seperti biasa (reguler) baik itu bus AKAP, AKDP dan Lintas ada sekitar 320 unit bus yang beroperasi dengan 6.295 penumpang. Bambang menuturkan, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya bus yang diberangkatkan pada H-7 dan H +7 ada sekitar 6.900 unit bus dengan jumlah penumpang 60.879.

“Untuk tahun ini diprediksi dan juga sesuai dengan kajian-kajian dari Kementerian Perhubungan maka akan ada peningkatan sekitar 197 juta kenaikan jumlah penumpang. Nah, itu akan menjadi catatan-catatan kami,” katanya.

Baca Juga:  KNPI Sebut DPRD Lemah, Dewan Tuding OPD Tidak Terbuka

Lebih lanjut dikatakannya, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang akan terjadi nantinya, Terminal BRPS Pekanbaru akan menyiapkan armada dan terus berkoordinasi dengan perusahaan angkutan, baik itu AKAP, AKDP maupun lintas.

“Nanti akan kita tanyakan ke masing-masing perusahaan bus, ada berapa penambahan unit bus pada angkutan Idulfitri tahun ini. Dan kemungkinan harga tiket akan terjadi kenaikan pada H-7. Nanti akan kita sampaikan berapa terjadi kenaikannya,” ungkapnya.

Bambang Armanto menjelaskan, berbagai persiapan lainnya juga akan dilakukan Terminal BRPS Pekanbaru. Seperti akan berkoordinasi dengan Jasa Raharja untuk melakukan tes urine kepada pengemudi-pengemudi bus.

Selain itu untuk di internal Terminal BRPS Pekanbaru sendiri akan menyiapkan klinik-klinik.

“Kebersihan, keamanan, pelayanan, dan kenyamanan itu merupakan prioritas utama kami untuk menyiapkan persiapan angkutan mudik. Kami mengimbau kepada pengemudi dan juga pengusaha angkutan agar memberikan pelayanan yang bagus kepada penumpang. Dan kepada penumpang juga kami mengimbau agar membeli tiket kepada agen-agen resmi,” imbaunya.(gus/dof)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Manajemen Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Kota Pekanbaru bersiap menyambut arus mudik Idulfitri 2024 yang diprediksi akan terjadi lonjakan penumpang. Posko mudik akan dioperasikan 3 April mendatang. Selain itu, sejumlah maskapai mengajukan extra flight (penerbangan tambahan).

Executive General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Radityo Ari Purwoko, Selasa (26/3) mengatakan, posko mudik ini untuk memudahkan calon penumpang serta agar bisa menjadi sumber informasi untuk pendataan pergerakan penumpang.

‘’Untuk angkutan mudik Idulfitri, ada extra flight dari tiga maskapai

yakni Citilink tujuan KNO (Medan) dan BTH (Batam), lalu Garuda tujuan CGK (Jakarta), dan Lion Air dari SUB (Surabaya),’’ ujar Radityo yang akrab dipanggil Oki kepada Riau Pos.

Dikatakan Oki, untuk operasional pesawat angkutan mudik akan mulai melayani penumpang di saat posko layanan mudik dibuka. ‘’Prediksi kami untuk puncak arus mudik itu terjadi pada hari Sabtu 6 April, atau di H-5 Idulfitri pada 10 April. Saat ini masih normal,’’ ujarnya.

Disebutkan lagi, bahwa meningkatnya orang bepergian via udara salah satu penyebabnya karena saat ini ekonomi Riau sedang bagus, berkaitan juga dengan semakin membaiknya harga kelapa sawit.

Baca Juga:  Bupati Siak Buka Manasik Haji

Tak hanya di SSK II, Terminal AKAP Payung Sekaki atau Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) juga siap menyambut arus mudik. “Untuk persiapan mudik tahun ini diprediksi akan terjadi peningkatan yang signifikan. Tetapi peningkatan akan terjadi pada H-7 Idulfitri,” ujar Pengawas Satuan Pelayanan  (Wasatpel) Terminal Tipe A BRPS Pekanbaru, Bambang Armanto kepada Riau Pos, Selasa (26/3).

Terminal BRPSmemiliki 60 perusahaan angkutan AKAP dan 23 AKDP. Kalau rutin seperti biasa (reguler) baik itu bus AKAP, AKDP dan Lintas ada sekitar 320 unit bus yang beroperasi dengan 6.295 penumpang. Bambang menuturkan, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya bus yang diberangkatkan pada H-7 dan H +7 ada sekitar 6.900 unit bus dengan jumlah penumpang 60.879.

“Untuk tahun ini diprediksi dan juga sesuai dengan kajian-kajian dari Kementerian Perhubungan maka akan ada peningkatan sekitar 197 juta kenaikan jumlah penumpang. Nah, itu akan menjadi catatan-catatan kami,” katanya.

Baca Juga:  Hari Ini, Pasien Meninggal Positif Covid-19 Bertambah 7 Orang

Lebih lanjut dikatakannya, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang akan terjadi nantinya, Terminal BRPS Pekanbaru akan menyiapkan armada dan terus berkoordinasi dengan perusahaan angkutan, baik itu AKAP, AKDP maupun lintas.

“Nanti akan kita tanyakan ke masing-masing perusahaan bus, ada berapa penambahan unit bus pada angkutan Idulfitri tahun ini. Dan kemungkinan harga tiket akan terjadi kenaikan pada H-7. Nanti akan kita sampaikan berapa terjadi kenaikannya,” ungkapnya.

Bambang Armanto menjelaskan, berbagai persiapan lainnya juga akan dilakukan Terminal BRPS Pekanbaru. Seperti akan berkoordinasi dengan Jasa Raharja untuk melakukan tes urine kepada pengemudi-pengemudi bus.

Selain itu untuk di internal Terminal BRPS Pekanbaru sendiri akan menyiapkan klinik-klinik.

“Kebersihan, keamanan, pelayanan, dan kenyamanan itu merupakan prioritas utama kami untuk menyiapkan persiapan angkutan mudik. Kami mengimbau kepada pengemudi dan juga pengusaha angkutan agar memberikan pelayanan yang bagus kepada penumpang. Dan kepada penumpang juga kami mengimbau agar membeli tiket kepada agen-agen resmi,” imbaunya.(gus/dof)

Berita Lainnya

spot_img
spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari