Kamis, 29 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Lagi, Ada Jalan yang Amblas

LIMAPULUH (RIAUPOS.CO) – Kerusakan jalan berupa jalan retak dan amblas kembali ditemukan. Kali ini di Jalan Dr Sutomo tepatnya di depan SMPN 4 Pekanbaru, Kecamatan Limapuluh dan di Jalan Srikandi, kecamatan Bina Widya. Sebelumnya, jalan amblas terjadi di Jalan Lobak, Kecamatan Bina Widya dan Jalan Datuk Setia Maharaja, Kecamatan Bukit Raya.

Pantuan Riau Pos, Ahad (31/10) di Jalan Dr Sutomo, badan jalan yang berada di samping drainase itu terlihat amblas sehingga membuat lubang selebar 3 meter lebih dengan kedalaman sekitar 2 meter terlihat menganga.

Tampaknya juga di dalam lubang sejumlah pipa serta kabel listrik yang muncul keluar sehingga dikhawatirkan terdapat tegangan arus tinggi saat hujan mengguyur kawasan tersebut. Tidak terlihat adanya tanda atau rambu peringatan yang diletakkan di dekat lubang sebagai penanda bagi pengguna jalan.

Baca Juga:  Jaga Istitaah JCH, Senam Haji Diluncurkan

Salah seorang pengguna jalan yang merupakan wali murid SMPN 4 Pekanbaru Fahrul mengatakan, sudah dua pekan terakhir dirinya mengetahui keberadaan jalan yang amblas tersebut.

Namun hingga kini belum tampak adanya perbaikan yang dilakukan dari pihak Pemerintah Kota Pekanbaru ataupun pemilik sejumlah pipa serta kabel yang berada di dalam lubang.

"Sebenarnya ini bahaya. Kita tidak tahu ini kabel dan pipa apa. Karena tidak ada tulisan di sana. Makanya kami berharap badan jalan yang amblas ini bisa segera diperbaiki agar tidak membahayakan pengguna jalan," kata dia.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh salah seorang pejalan kaki bernama Kemal. Menurutnya, tak hanya badan jalan yang amblas yang sangat membahayakan keselamatan masyarakat. Namun keberadaan drainase yang sudah mulai mengalami retak serta tidak terkoneksi antara satu dengan yang lain juga menjadi penyebab badan jalan yang berada di dekatnya menjadi amblas.

Baca Juga:  Dugaan Pelanggaran Pajak dan IMB, Dewan Ancam Datangi Perumahan Nirvana Residence

"Itu karena aliran air di dalam drainase tidak terkoneksi. Jadinya air malah memakan badan jalan di dekatnya sehingga amblas," ujarnya.

Bahkan, untuk menghindari drainase yang mulai retak tersebut dirinya terpaksa melintas di badan Jalan Dr Sutomo yang padat akan kendaraan orang tua murid yang tengah menjemput putra-putri mereka.

"Saya berharap ini segera dapat diperbaiki. Karena sekarang sudah masuk musim penghujan bukan tidak mungkin badan jalan yang lain juga akan mengalami nasib serupa, karena banyak drainase yang tidak terhubung dan mengalami amblas," tuturnya.(ayi)

 

LIMAPULUH (RIAUPOS.CO) – Kerusakan jalan berupa jalan retak dan amblas kembali ditemukan. Kali ini di Jalan Dr Sutomo tepatnya di depan SMPN 4 Pekanbaru, Kecamatan Limapuluh dan di Jalan Srikandi, kecamatan Bina Widya. Sebelumnya, jalan amblas terjadi di Jalan Lobak, Kecamatan Bina Widya dan Jalan Datuk Setia Maharaja, Kecamatan Bukit Raya.

Pantuan Riau Pos, Ahad (31/10) di Jalan Dr Sutomo, badan jalan yang berada di samping drainase itu terlihat amblas sehingga membuat lubang selebar 3 meter lebih dengan kedalaman sekitar 2 meter terlihat menganga.

Tampaknya juga di dalam lubang sejumlah pipa serta kabel listrik yang muncul keluar sehingga dikhawatirkan terdapat tegangan arus tinggi saat hujan mengguyur kawasan tersebut. Tidak terlihat adanya tanda atau rambu peringatan yang diletakkan di dekat lubang sebagai penanda bagi pengguna jalan.

Baca Juga:  Sistem Online, PPDB SD Negeri Pekanbaru Dibuka

Salah seorang pengguna jalan yang merupakan wali murid SMPN 4 Pekanbaru Fahrul mengatakan, sudah dua pekan terakhir dirinya mengetahui keberadaan jalan yang amblas tersebut.

Namun hingga kini belum tampak adanya perbaikan yang dilakukan dari pihak Pemerintah Kota Pekanbaru ataupun pemilik sejumlah pipa serta kabel yang berada di dalam lubang.

- Advertisement -

"Sebenarnya ini bahaya. Kita tidak tahu ini kabel dan pipa apa. Karena tidak ada tulisan di sana. Makanya kami berharap badan jalan yang amblas ini bisa segera diperbaiki agar tidak membahayakan pengguna jalan," kata dia.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh salah seorang pejalan kaki bernama Kemal. Menurutnya, tak hanya badan jalan yang amblas yang sangat membahayakan keselamatan masyarakat. Namun keberadaan drainase yang sudah mulai mengalami retak serta tidak terkoneksi antara satu dengan yang lain juga menjadi penyebab badan jalan yang berada di dekatnya menjadi amblas.

- Advertisement -
Baca Juga:  Jaga Istitaah JCH, Senam Haji Diluncurkan

"Itu karena aliran air di dalam drainase tidak terkoneksi. Jadinya air malah memakan badan jalan di dekatnya sehingga amblas," ujarnya.

Bahkan, untuk menghindari drainase yang mulai retak tersebut dirinya terpaksa melintas di badan Jalan Dr Sutomo yang padat akan kendaraan orang tua murid yang tengah menjemput putra-putri mereka.

"Saya berharap ini segera dapat diperbaiki. Karena sekarang sudah masuk musim penghujan bukan tidak mungkin badan jalan yang lain juga akan mengalami nasib serupa, karena banyak drainase yang tidak terhubung dan mengalami amblas," tuturnya.(ayi)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

LIMAPULUH (RIAUPOS.CO) – Kerusakan jalan berupa jalan retak dan amblas kembali ditemukan. Kali ini di Jalan Dr Sutomo tepatnya di depan SMPN 4 Pekanbaru, Kecamatan Limapuluh dan di Jalan Srikandi, kecamatan Bina Widya. Sebelumnya, jalan amblas terjadi di Jalan Lobak, Kecamatan Bina Widya dan Jalan Datuk Setia Maharaja, Kecamatan Bukit Raya.

Pantuan Riau Pos, Ahad (31/10) di Jalan Dr Sutomo, badan jalan yang berada di samping drainase itu terlihat amblas sehingga membuat lubang selebar 3 meter lebih dengan kedalaman sekitar 2 meter terlihat menganga.

Tampaknya juga di dalam lubang sejumlah pipa serta kabel listrik yang muncul keluar sehingga dikhawatirkan terdapat tegangan arus tinggi saat hujan mengguyur kawasan tersebut. Tidak terlihat adanya tanda atau rambu peringatan yang diletakkan di dekat lubang sebagai penanda bagi pengguna jalan.

Baca Juga:  Pria yang Terjatuh dari Fly Over Bukan Bunuh Diri, Begini Kronologisnya

Salah seorang pengguna jalan yang merupakan wali murid SMPN 4 Pekanbaru Fahrul mengatakan, sudah dua pekan terakhir dirinya mengetahui keberadaan jalan yang amblas tersebut.

Namun hingga kini belum tampak adanya perbaikan yang dilakukan dari pihak Pemerintah Kota Pekanbaru ataupun pemilik sejumlah pipa serta kabel yang berada di dalam lubang.

"Sebenarnya ini bahaya. Kita tidak tahu ini kabel dan pipa apa. Karena tidak ada tulisan di sana. Makanya kami berharap badan jalan yang amblas ini bisa segera diperbaiki agar tidak membahayakan pengguna jalan," kata dia.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh salah seorang pejalan kaki bernama Kemal. Menurutnya, tak hanya badan jalan yang amblas yang sangat membahayakan keselamatan masyarakat. Namun keberadaan drainase yang sudah mulai mengalami retak serta tidak terkoneksi antara satu dengan yang lain juga menjadi penyebab badan jalan yang berada di dekatnya menjadi amblas.

Baca Juga:  Lakalantas Maut di Jalan Garuda Sakti, Polisi Tunggu Saksi Sembuh

"Itu karena aliran air di dalam drainase tidak terkoneksi. Jadinya air malah memakan badan jalan di dekatnya sehingga amblas," ujarnya.

Bahkan, untuk menghindari drainase yang mulai retak tersebut dirinya terpaksa melintas di badan Jalan Dr Sutomo yang padat akan kendaraan orang tua murid yang tengah menjemput putra-putri mereka.

"Saya berharap ini segera dapat diperbaiki. Karena sekarang sudah masuk musim penghujan bukan tidak mungkin badan jalan yang lain juga akan mengalami nasib serupa, karena banyak drainase yang tidak terhubung dan mengalami amblas," tuturnya.(ayi)

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari