Selasa, 20 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Petugas PK21 Telah Data 214.000 KK

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Meskipun pendataan keluarga di lapangan sudah ditutup sejak 21 Juni 2021 lalu, namun proses pendataan secara online masih terus berjalan.

Bahkan hingga, Rabu (30/6) progres Pendataan Keluarga (PK) tahun 2021 di Kota Pekanbaru sudah mencapai 92 persen. Dengan sebanyak 214.000 Kepala Keluarga (KK) yang datanya telah terhubung ke pusat.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB) Kota Pekanbaru M Amin kepada Riau Pos mengatakan, pendataan ditargetkan tuntas akhir bulan ini. Dan saat ini hanya tinggal pemutakhiran data secara online ke pusat.

"Online-nya masih berjalan. Dengan total 214.000 KK yang data nya sudah di online ke pusat," ucapnya.

Baca Juga:  Warga Diimbau Berdiam Diri di Rumah

Lanjut Amin, saat ini capaian pendataan tahun 2021 sudah cukup tinggi dibandingkan sebelumnya. Dimana sebelumnya hanya sekitar 67 hingga 70 persen PK yang dicapai.

Bahkan  untuk tahun ini salah satu kendala para kader dalam pendataan akibat pandemi Covid-19. Para kader melakukan pendataan, namun sebagian masyarakat sulit untuk ditemui saat mereka didatangi karena pembatasan akibat Covid-19.

Kendala lain, dengan masuknya bulan Ramadan dan lebaran Idulfitri para kader belum dapat melakukan pendataan secara maksimal. Pihaknya juga berkordinasi dengan camat dan lurah setempat, sehingga bisa mendukung proses pendataan.

"Namun saat ini, kami mau tahu siapa nama, tinggal, dan jumlah anaknya kita, sudah bisa uji dengan aplikasi," terangnya.

Baca Juga:  1.838 Ternak di 8 Daerah Riau Terpapar PMK

Amin menambahkan, PK ini datanya bisa dimanfaatkan semua leading sektor. Usai pemutakhiran data nanti pihaknya menyiapkan data ter-update per tiga bulan sekali. Ada data mortalitas, fertilitas, maupun migrasi.

"Saya berterimakasih kepada para kader yang selalu semangat menyelesaikan tugas pendataan meskipun saat ini pandemi masih melanda Kota Pekanbaru," tuturnya.(ayi)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Meskipun pendataan keluarga di lapangan sudah ditutup sejak 21 Juni 2021 lalu, namun proses pendataan secara online masih terus berjalan.

Bahkan hingga, Rabu (30/6) progres Pendataan Keluarga (PK) tahun 2021 di Kota Pekanbaru sudah mencapai 92 persen. Dengan sebanyak 214.000 Kepala Keluarga (KK) yang datanya telah terhubung ke pusat.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB) Kota Pekanbaru M Amin kepada Riau Pos mengatakan, pendataan ditargetkan tuntas akhir bulan ini. Dan saat ini hanya tinggal pemutakhiran data secara online ke pusat.

"Online-nya masih berjalan. Dengan total 214.000 KK yang data nya sudah di online ke pusat," ucapnya.

Baca Juga:  11 Kelurahan Segera PPKM

Lanjut Amin, saat ini capaian pendataan tahun 2021 sudah cukup tinggi dibandingkan sebelumnya. Dimana sebelumnya hanya sekitar 67 hingga 70 persen PK yang dicapai.

- Advertisement -

Bahkan  untuk tahun ini salah satu kendala para kader dalam pendataan akibat pandemi Covid-19. Para kader melakukan pendataan, namun sebagian masyarakat sulit untuk ditemui saat mereka didatangi karena pembatasan akibat Covid-19.

Kendala lain, dengan masuknya bulan Ramadan dan lebaran Idulfitri para kader belum dapat melakukan pendataan secara maksimal. Pihaknya juga berkordinasi dengan camat dan lurah setempat, sehingga bisa mendukung proses pendataan.

- Advertisement -

"Namun saat ini, kami mau tahu siapa nama, tinggal, dan jumlah anaknya kita, sudah bisa uji dengan aplikasi," terangnya.

Baca Juga:  Masyarakat Diminta Melapor ke Kejaksaan

Amin menambahkan, PK ini datanya bisa dimanfaatkan semua leading sektor. Usai pemutakhiran data nanti pihaknya menyiapkan data ter-update per tiga bulan sekali. Ada data mortalitas, fertilitas, maupun migrasi.

"Saya berterimakasih kepada para kader yang selalu semangat menyelesaikan tugas pendataan meskipun saat ini pandemi masih melanda Kota Pekanbaru," tuturnya.(ayi)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Meskipun pendataan keluarga di lapangan sudah ditutup sejak 21 Juni 2021 lalu, namun proses pendataan secara online masih terus berjalan.

Bahkan hingga, Rabu (30/6) progres Pendataan Keluarga (PK) tahun 2021 di Kota Pekanbaru sudah mencapai 92 persen. Dengan sebanyak 214.000 Kepala Keluarga (KK) yang datanya telah terhubung ke pusat.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB) Kota Pekanbaru M Amin kepada Riau Pos mengatakan, pendataan ditargetkan tuntas akhir bulan ini. Dan saat ini hanya tinggal pemutakhiran data secara online ke pusat.

"Online-nya masih berjalan. Dengan total 214.000 KK yang data nya sudah di online ke pusat," ucapnya.

Baca Juga:  PCR Selenggarakan Program PMB Seleksi bersama Sesimandiri

Lanjut Amin, saat ini capaian pendataan tahun 2021 sudah cukup tinggi dibandingkan sebelumnya. Dimana sebelumnya hanya sekitar 67 hingga 70 persen PK yang dicapai.

Bahkan  untuk tahun ini salah satu kendala para kader dalam pendataan akibat pandemi Covid-19. Para kader melakukan pendataan, namun sebagian masyarakat sulit untuk ditemui saat mereka didatangi karena pembatasan akibat Covid-19.

Kendala lain, dengan masuknya bulan Ramadan dan lebaran Idulfitri para kader belum dapat melakukan pendataan secara maksimal. Pihaknya juga berkordinasi dengan camat dan lurah setempat, sehingga bisa mendukung proses pendataan.

"Namun saat ini, kami mau tahu siapa nama, tinggal, dan jumlah anaknya kita, sudah bisa uji dengan aplikasi," terangnya.

Baca Juga:  Sejak Januari, 332 Kasus DBD

Amin menambahkan, PK ini datanya bisa dimanfaatkan semua leading sektor. Usai pemutakhiran data nanti pihaknya menyiapkan data ter-update per tiga bulan sekali. Ada data mortalitas, fertilitas, maupun migrasi.

"Saya berterimakasih kepada para kader yang selalu semangat menyelesaikan tugas pendataan meskipun saat ini pandemi masih melanda Kota Pekanbaru," tuturnya.(ayi)

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari