Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Polres Dumai “Perang” dengan Narkoba

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Polres Dumai menyatakan “perang” dengan narkoba. Karena, keberadaan narkoba sangat berbahaya dan dapat menghambat serta kerusakan perkembangan dan watak generasi muda.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Kapolres Dumai AKBP Dhovan Oktavianton SH SIK MSi, Kamis (25/4) dalam konferensi pers usai melakukan pemusnahan barang bukti sekitar 4.555 gram narkotika jenis sabu. ‘’Jangan coba-coba mengedarkan narkoba di wilayah hukum Polres Dumai,’’ kata Dhovan.

Polres Dumai lanjut Dhovan dengan tegas menyatakan perang dengan narkoba. ‘’Sebelum berhadapan dengan hukum, kami minta agar para oknum segera menghentikan aksinya. Narkoba bisa merusak generasi muda,’’ kata Dhovan seraya menambahkan Polres Dumai tidak segan-segan memberikan tindakan tegas bagi pengedar dan bandar narkoba di Kota Dumai.

Baca Juga:  Pemko Dumai Jalin Kerja Sama dengan Pemkab Tanah Datar

Dhovan juga memberikan apresiasi kepada Satres Narkoba Polres Dumai atas pengungkapan kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu sebanyak sekitar 4.555 gram dari 2 orang tersangka.

Pemusnahan barang bukti sekitar 4.555 gram narkotika jenis sabu dengan cara dilarutkan ke dalam air di wadah yang telah disediakan. Kemudian hasil pelarutan narkoba ini dibuang ke dalam saluran pembuangan air dan disaksikan secara langsung oleh para tersangka.

Tak hanya sekitar 4.555.53 gram narkotika jenis sabu dari kedua tersangka berinisial ZA (46) dan MIY (27) juga turut diamankan barang bukti lainnya berupa 1 buah kotak mi instan, 1 buah tas ransel kain warna hitam, 1 helai plastik asoi warna kuning, 1 helai plastik asoi warna hitam, 1 unit handphone android warna orange dan 1 unit sepeda motor warna hitan dengan nopol BM 5861 PG.(sah)

Baca Juga:  Terjaring Patroli Lantas, SI Kedapatan Bawa Narkoba

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Polres Dumai menyatakan “perang” dengan narkoba. Karena, keberadaan narkoba sangat berbahaya dan dapat menghambat serta kerusakan perkembangan dan watak generasi muda.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Kapolres Dumai AKBP Dhovan Oktavianton SH SIK MSi, Kamis (25/4) dalam konferensi pers usai melakukan pemusnahan barang bukti sekitar 4.555 gram narkotika jenis sabu. ‘’Jangan coba-coba mengedarkan narkoba di wilayah hukum Polres Dumai,’’ kata Dhovan.

Polres Dumai lanjut Dhovan dengan tegas menyatakan perang dengan narkoba. ‘’Sebelum berhadapan dengan hukum, kami minta agar para oknum segera menghentikan aksinya. Narkoba bisa merusak generasi muda,’’ kata Dhovan seraya menambahkan Polres Dumai tidak segan-segan memberikan tindakan tegas bagi pengedar dan bandar narkoba di Kota Dumai.

Baca Juga:  Cegah Narkoba, Pemkab Kampar-BNN Perkuat Sinergi

Dhovan juga memberikan apresiasi kepada Satres Narkoba Polres Dumai atas pengungkapan kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu sebanyak sekitar 4.555 gram dari 2 orang tersangka.

Pemusnahan barang bukti sekitar 4.555 gram narkotika jenis sabu dengan cara dilarutkan ke dalam air di wadah yang telah disediakan. Kemudian hasil pelarutan narkoba ini dibuang ke dalam saluran pembuangan air dan disaksikan secara langsung oleh para tersangka.

Tak hanya sekitar 4.555.53 gram narkotika jenis sabu dari kedua tersangka berinisial ZA (46) dan MIY (27) juga turut diamankan barang bukti lainnya berupa 1 buah kotak mi instan, 1 buah tas ransel kain warna hitam, 1 helai plastik asoi warna kuning, 1 helai plastik asoi warna hitam, 1 unit handphone android warna orange dan 1 unit sepeda motor warna hitan dengan nopol BM 5861 PG.(sah)

Baca Juga:  Ajak Warga Binaan Lapas Narkoba Bertaubat
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Polres Dumai “Perang” dengan Narkoba

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Polres Dumai menyatakan “perang” dengan narkoba. Karena, keberadaan narkoba sangat berbahaya dan dapat menghambat serta kerusakan perkembangan dan watak generasi muda.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Kapolres Dumai AKBP Dhovan Oktavianton SH SIK MSi, Kamis (25/4) dalam konferensi pers usai melakukan pemusnahan barang bukti sekitar 4.555 gram narkotika jenis sabu. ‘’Jangan coba-coba mengedarkan narkoba di wilayah hukum Polres Dumai,’’ kata Dhovan.

Polres Dumai lanjut Dhovan dengan tegas menyatakan perang dengan narkoba. ‘’Sebelum berhadapan dengan hukum, kami minta agar para oknum segera menghentikan aksinya. Narkoba bisa merusak generasi muda,’’ kata Dhovan seraya menambahkan Polres Dumai tidak segan-segan memberikan tindakan tegas bagi pengedar dan bandar narkoba di Kota Dumai.

Baca Juga:  Sebelas Warga Rohingya Diamankan dari Pondok Parit Purba

Dhovan juga memberikan apresiasi kepada Satres Narkoba Polres Dumai atas pengungkapan kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu sebanyak sekitar 4.555 gram dari 2 orang tersangka.

Pemusnahan barang bukti sekitar 4.555 gram narkotika jenis sabu dengan cara dilarutkan ke dalam air di wadah yang telah disediakan. Kemudian hasil pelarutan narkoba ini dibuang ke dalam saluran pembuangan air dan disaksikan secara langsung oleh para tersangka.

Tak hanya sekitar 4.555.53 gram narkotika jenis sabu dari kedua tersangka berinisial ZA (46) dan MIY (27) juga turut diamankan barang bukti lainnya berupa 1 buah kotak mi instan, 1 buah tas ransel kain warna hitam, 1 helai plastik asoi warna kuning, 1 helai plastik asoi warna hitam, 1 unit handphone android warna orange dan 1 unit sepeda motor warna hitan dengan nopol BM 5861 PG.(sah)

Baca Juga:  104 Sepeda Motor Terjaring Operasi

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Polres Dumai menyatakan “perang” dengan narkoba. Karena, keberadaan narkoba sangat berbahaya dan dapat menghambat serta kerusakan perkembangan dan watak generasi muda.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Kapolres Dumai AKBP Dhovan Oktavianton SH SIK MSi, Kamis (25/4) dalam konferensi pers usai melakukan pemusnahan barang bukti sekitar 4.555 gram narkotika jenis sabu. ‘’Jangan coba-coba mengedarkan narkoba di wilayah hukum Polres Dumai,’’ kata Dhovan.

Polres Dumai lanjut Dhovan dengan tegas menyatakan perang dengan narkoba. ‘’Sebelum berhadapan dengan hukum, kami minta agar para oknum segera menghentikan aksinya. Narkoba bisa merusak generasi muda,’’ kata Dhovan seraya menambahkan Polres Dumai tidak segan-segan memberikan tindakan tegas bagi pengedar dan bandar narkoba di Kota Dumai.

Baca Juga:  Terjaring Patroli Lantas, SI Kedapatan Bawa Narkoba

Dhovan juga memberikan apresiasi kepada Satres Narkoba Polres Dumai atas pengungkapan kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu sebanyak sekitar 4.555 gram dari 2 orang tersangka.

Pemusnahan barang bukti sekitar 4.555 gram narkotika jenis sabu dengan cara dilarutkan ke dalam air di wadah yang telah disediakan. Kemudian hasil pelarutan narkoba ini dibuang ke dalam saluran pembuangan air dan disaksikan secara langsung oleh para tersangka.

Tak hanya sekitar 4.555.53 gram narkotika jenis sabu dari kedua tersangka berinisial ZA (46) dan MIY (27) juga turut diamankan barang bukti lainnya berupa 1 buah kotak mi instan, 1 buah tas ransel kain warna hitam, 1 helai plastik asoi warna kuning, 1 helai plastik asoi warna hitam, 1 unit handphone android warna orange dan 1 unit sepeda motor warna hitan dengan nopol BM 5861 PG.(sah)

Baca Juga:  Ajak Warga Binaan Lapas Narkoba Bertaubat
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari