Jumat, 4 April 2025
spot_img

Rhoma Irama Dilirik Menjadi Penampil di Jazz Gunung Berikutnya

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Festival musik Jazz Gunung disebut sangat lentur dengan berbagai genre musik apapun. Diyakini musik yang membawa pesan universal, lagu apapun aka bisa dibawakan dengan berbagai genre musik, termasuk dengan genre musik jazz.

Sigit Pramono, founder Jazz Gunung mengatakan sejumlah musisi yang sudah pernah tampil dalam event tahunan ini menjadi bukti kelenturannya bisa menampilkan musisi dari genre mana saja.

“Didi Kempot pernah tampil, Soimah juga pernah tampil dan mungkin next kita pengin juga menampilkan Bang Haji (Rhoma Irama), tapi untuk saat ini Achmad Albar- Ian Antoni dulu,” kata Sigit Pramono dalam jumpa pers di IFI bilangan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (5/7/2022).

Baca Juga:  Pecahkan Rekor Jadi Trailer Paling Banyak Ditonton

Jazz Gunung tahun ini digelar di Amfiteater Jiwa Jawa Resort Bromo Jawa Timur selam 2 hari berturut-turut pada 22 dan 23 Juli mendatang. Sejumlah pengisi acara akan tampil menghibur para penonton. Diantaranya Blue Fire Project feat Achmad Albar-Ian Antono dan Pusakata.

 

Ada juga duo asal Prancis, Duo Weeger, akan tampil di hajatan Jazz Gunung Bromo 2022. Selain itu, juga ada Irsa Destiwi & Nesia Ardi, SweetSwingNoff, Ring of Fire Project feat. Jogja Hiphop Foundation, Andien, Gilang Ramadhan Komodo Project, Andre Dinuth, dan Aditya Ong.

Jazz Gunung tidak hanya digelar di gunung Bromo dan Ijen (Jawa Timur). Mulai tahun depan festival musik ini juga akan dihelat di tempat lain seperti gunung Samosir (Sumatera Utara), Gunung Burangrang (Bandung), Gunung Slamet (Semarang), dan beberapa gunung lain di sejumlah daerah di Tanah Air.

Baca Juga:  Positif Covid-19 Varian Omicron, Ini Pengakuan Ashanty

Sigit Pramono mengungkapkan, Jazz Gunung selain memberi kontribusi ikut memajukan dunia seni dan musik, juga ada tujuan lainnya yaitu merayakan kemajemukan dan kebersamaan dalam bingkai keindonesiaan.

Dia pun berharap gelaran Jazz Gunung ini dapat mempercepat kemajuan sektor pariwisata dan kesenian di sejumlah daerah. Selain itu, Sigit juga berharap event ini akan membawa dampak positif pada sektor perekonomian di tiap wilayah tempat diselenggarakannya Jazz Gunung nanti.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Festival musik Jazz Gunung disebut sangat lentur dengan berbagai genre musik apapun. Diyakini musik yang membawa pesan universal, lagu apapun aka bisa dibawakan dengan berbagai genre musik, termasuk dengan genre musik jazz.

Sigit Pramono, founder Jazz Gunung mengatakan sejumlah musisi yang sudah pernah tampil dalam event tahunan ini menjadi bukti kelenturannya bisa menampilkan musisi dari genre mana saja.

“Didi Kempot pernah tampil, Soimah juga pernah tampil dan mungkin next kita pengin juga menampilkan Bang Haji (Rhoma Irama), tapi untuk saat ini Achmad Albar- Ian Antoni dulu,” kata Sigit Pramono dalam jumpa pers di IFI bilangan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (5/7/2022).

Baca Juga:  Maya Septha Buka Konsultasi Gratis di Instagram

Jazz Gunung tahun ini digelar di Amfiteater Jiwa Jawa Resort Bromo Jawa Timur selam 2 hari berturut-turut pada 22 dan 23 Juli mendatang. Sejumlah pengisi acara akan tampil menghibur para penonton. Diantaranya Blue Fire Project feat Achmad Albar-Ian Antono dan Pusakata.

 

Ada juga duo asal Prancis, Duo Weeger, akan tampil di hajatan Jazz Gunung Bromo 2022. Selain itu, juga ada Irsa Destiwi & Nesia Ardi, SweetSwingNoff, Ring of Fire Project feat. Jogja Hiphop Foundation, Andien, Gilang Ramadhan Komodo Project, Andre Dinuth, dan Aditya Ong.

Jazz Gunung tidak hanya digelar di gunung Bromo dan Ijen (Jawa Timur). Mulai tahun depan festival musik ini juga akan dihelat di tempat lain seperti gunung Samosir (Sumatera Utara), Gunung Burangrang (Bandung), Gunung Slamet (Semarang), dan beberapa gunung lain di sejumlah daerah di Tanah Air.

Baca Juga:  Didoakan Bertemu Jodoh

Sigit Pramono mengungkapkan, Jazz Gunung selain memberi kontribusi ikut memajukan dunia seni dan musik, juga ada tujuan lainnya yaitu merayakan kemajemukan dan kebersamaan dalam bingkai keindonesiaan.

Dia pun berharap gelaran Jazz Gunung ini dapat mempercepat kemajuan sektor pariwisata dan kesenian di sejumlah daerah. Selain itu, Sigit juga berharap event ini akan membawa dampak positif pada sektor perekonomian di tiap wilayah tempat diselenggarakannya Jazz Gunung nanti.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Rhoma Irama Dilirik Menjadi Penampil di Jazz Gunung Berikutnya

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Festival musik Jazz Gunung disebut sangat lentur dengan berbagai genre musik apapun. Diyakini musik yang membawa pesan universal, lagu apapun aka bisa dibawakan dengan berbagai genre musik, termasuk dengan genre musik jazz.

Sigit Pramono, founder Jazz Gunung mengatakan sejumlah musisi yang sudah pernah tampil dalam event tahunan ini menjadi bukti kelenturannya bisa menampilkan musisi dari genre mana saja.

“Didi Kempot pernah tampil, Soimah juga pernah tampil dan mungkin next kita pengin juga menampilkan Bang Haji (Rhoma Irama), tapi untuk saat ini Achmad Albar- Ian Antoni dulu,” kata Sigit Pramono dalam jumpa pers di IFI bilangan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (5/7/2022).

Baca Juga:  Comeback ke Layar Lebar

Jazz Gunung tahun ini digelar di Amfiteater Jiwa Jawa Resort Bromo Jawa Timur selam 2 hari berturut-turut pada 22 dan 23 Juli mendatang. Sejumlah pengisi acara akan tampil menghibur para penonton. Diantaranya Blue Fire Project feat Achmad Albar-Ian Antono dan Pusakata.

 

Ada juga duo asal Prancis, Duo Weeger, akan tampil di hajatan Jazz Gunung Bromo 2022. Selain itu, juga ada Irsa Destiwi & Nesia Ardi, SweetSwingNoff, Ring of Fire Project feat. Jogja Hiphop Foundation, Andien, Gilang Ramadhan Komodo Project, Andre Dinuth, dan Aditya Ong.

Jazz Gunung tidak hanya digelar di gunung Bromo dan Ijen (Jawa Timur). Mulai tahun depan festival musik ini juga akan dihelat di tempat lain seperti gunung Samosir (Sumatera Utara), Gunung Burangrang (Bandung), Gunung Slamet (Semarang), dan beberapa gunung lain di sejumlah daerah di Tanah Air.

Baca Juga:  Pecahkan Rekor Jadi Trailer Paling Banyak Ditonton

Sigit Pramono mengungkapkan, Jazz Gunung selain memberi kontribusi ikut memajukan dunia seni dan musik, juga ada tujuan lainnya yaitu merayakan kemajemukan dan kebersamaan dalam bingkai keindonesiaan.

Dia pun berharap gelaran Jazz Gunung ini dapat mempercepat kemajuan sektor pariwisata dan kesenian di sejumlah daerah. Selain itu, Sigit juga berharap event ini akan membawa dampak positif pada sektor perekonomian di tiap wilayah tempat diselenggarakannya Jazz Gunung nanti.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Festival musik Jazz Gunung disebut sangat lentur dengan berbagai genre musik apapun. Diyakini musik yang membawa pesan universal, lagu apapun aka bisa dibawakan dengan berbagai genre musik, termasuk dengan genre musik jazz.

Sigit Pramono, founder Jazz Gunung mengatakan sejumlah musisi yang sudah pernah tampil dalam event tahunan ini menjadi bukti kelenturannya bisa menampilkan musisi dari genre mana saja.

“Didi Kempot pernah tampil, Soimah juga pernah tampil dan mungkin next kita pengin juga menampilkan Bang Haji (Rhoma Irama), tapi untuk saat ini Achmad Albar- Ian Antoni dulu,” kata Sigit Pramono dalam jumpa pers di IFI bilangan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (5/7/2022).

Baca Juga:  Tanpa Bayangan Ibunda

Jazz Gunung tahun ini digelar di Amfiteater Jiwa Jawa Resort Bromo Jawa Timur selam 2 hari berturut-turut pada 22 dan 23 Juli mendatang. Sejumlah pengisi acara akan tampil menghibur para penonton. Diantaranya Blue Fire Project feat Achmad Albar-Ian Antono dan Pusakata.

 

Ada juga duo asal Prancis, Duo Weeger, akan tampil di hajatan Jazz Gunung Bromo 2022. Selain itu, juga ada Irsa Destiwi & Nesia Ardi, SweetSwingNoff, Ring of Fire Project feat. Jogja Hiphop Foundation, Andien, Gilang Ramadhan Komodo Project, Andre Dinuth, dan Aditya Ong.

Jazz Gunung tidak hanya digelar di gunung Bromo dan Ijen (Jawa Timur). Mulai tahun depan festival musik ini juga akan dihelat di tempat lain seperti gunung Samosir (Sumatera Utara), Gunung Burangrang (Bandung), Gunung Slamet (Semarang), dan beberapa gunung lain di sejumlah daerah di Tanah Air.

Baca Juga:  Ternyata Ini Alasan Maudy Ayunda Melangsungkan Pernikahan di Rumah

Sigit Pramono mengungkapkan, Jazz Gunung selain memberi kontribusi ikut memajukan dunia seni dan musik, juga ada tujuan lainnya yaitu merayakan kemajemukan dan kebersamaan dalam bingkai keindonesiaan.

Dia pun berharap gelaran Jazz Gunung ini dapat mempercepat kemajuan sektor pariwisata dan kesenian di sejumlah daerah. Selain itu, Sigit juga berharap event ini akan membawa dampak positif pada sektor perekonomian di tiap wilayah tempat diselenggarakannya Jazz Gunung nanti.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari