Selasa, 31 Maret 2026
- Advertisement -

Hindari Kecelakaan Saat Arus Balik, Ini Tips Penting dari Capella Honda

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)Arus balik mudik masih berlangsung, dan banyak pemudik yang memilih menggunakan sepeda motor sehingga perlu mempersiapkan kendaraan dan kondisi fisik secara maksimal demi keselamatan di perjalanan.

Perjalanan jarak jauh dengan kendaraan pribadi, khususnya roda dua, menuntut kesiapan matang sejak awal. Selain kondisi jalan yang beragam, performa kendaraan juga harus dalam keadaan prima agar perjalanan tetap aman.

Instruktur Safety Riding Honda dari PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau, Rama Dhandyano, menekankan pentingnya memastikan kondisi kendaraan sebelum digunakan dalam perjalanan panjang.

Ia menjelaskan, ada beberapa komponen utama yang wajib diperiksa. Di antaranya kondisi ban, dengan memastikan ketebalan alur (TWI) masih layak serta tekanan angin sesuai standar.

Baca Juga:  Pedagang Diminta Segera Pindah ke Pasar Induk

Selain itu, sistem pengereman juga harus diperhatikan dengan memastikan kampas rem depan dan belakang masih dalam kondisi baik. Lampu-lampu seperti lampu utama, sein, dan lampu rem juga harus berfungsi optimal.

“Penggantian oli sebelum berangkat juga penting, begitu juga dengan pengecekan rantai atau v-belt agar kendaraan siap digunakan dalam waktu lama,” ujarnya.

Tak hanya kendaraan, perencanaan perjalanan juga menjadi hal penting. Pemudik disarankan menentukan rute perjalanan serta waktu keberangkatan sejak awal.

Penggunaan perlengkapan berkendara seperti helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu riding juga wajib diperhatikan. Selain itu, pengendara dianjurkan membawa peralatan dasar serta jas hujan untuk mengantisipasi kondisi cuaca.

Baca Juga:  GITET 275 kV Sungai Rumbai Dioperasikan

Rama menambahkan, kelelahan menjadi faktor utama yang harus diwaspadai selama perjalanan jarak jauh. Oleh karena itu, menjaga kondisi tubuh tetap prima sangat diperlukan.

“Istirahatlah setiap dua jam selama 15 hingga 20 menit. Jangan menunggu lelah, karena bisa memicu microsleep yang berbahaya,” jelasnya.

Ia juga menyarankan pemudik untuk memanfaatkan aplikasi navigasi guna memantau kondisi lalu lintas dan mencari jalur alternatif yang lebih aman.

Selain itu, pengendara diminta untuk tidak membawa barang berlebihan. Muatan yang terlalu banyak dapat mengganggu keseimbangan serta kenyamanan saat berkendara.

“Bawa barang secukupnya, jangan seperti ‘gudang berjalan’. Hindari juga membawa penumpang lebih dari satu orang agar tetap aman,” pesannya.(azr)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)Arus balik mudik masih berlangsung, dan banyak pemudik yang memilih menggunakan sepeda motor sehingga perlu mempersiapkan kendaraan dan kondisi fisik secara maksimal demi keselamatan di perjalanan.

Perjalanan jarak jauh dengan kendaraan pribadi, khususnya roda dua, menuntut kesiapan matang sejak awal. Selain kondisi jalan yang beragam, performa kendaraan juga harus dalam keadaan prima agar perjalanan tetap aman.

Instruktur Safety Riding Honda dari PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau, Rama Dhandyano, menekankan pentingnya memastikan kondisi kendaraan sebelum digunakan dalam perjalanan panjang.

Ia menjelaskan, ada beberapa komponen utama yang wajib diperiksa. Di antaranya kondisi ban, dengan memastikan ketebalan alur (TWI) masih layak serta tekanan angin sesuai standar.

Baca Juga:  Mudik Aman dan Nyaman, Perhatikan Instalasi Listrik Anda! Tips dari PLN

Selain itu, sistem pengereman juga harus diperhatikan dengan memastikan kampas rem depan dan belakang masih dalam kondisi baik. Lampu-lampu seperti lampu utama, sein, dan lampu rem juga harus berfungsi optimal.

- Advertisement -

“Penggantian oli sebelum berangkat juga penting, begitu juga dengan pengecekan rantai atau v-belt agar kendaraan siap digunakan dalam waktu lama,” ujarnya.

Tak hanya kendaraan, perencanaan perjalanan juga menjadi hal penting. Pemudik disarankan menentukan rute perjalanan serta waktu keberangkatan sejak awal.

- Advertisement -

Penggunaan perlengkapan berkendara seperti helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu riding juga wajib diperhatikan. Selain itu, pengendara dianjurkan membawa peralatan dasar serta jas hujan untuk mengantisipasi kondisi cuaca.

Baca Juga:  Suzuki Luncurkan SUV XL7 Target Ekspor ke 30 Negara

Rama menambahkan, kelelahan menjadi faktor utama yang harus diwaspadai selama perjalanan jarak jauh. Oleh karena itu, menjaga kondisi tubuh tetap prima sangat diperlukan.

“Istirahatlah setiap dua jam selama 15 hingga 20 menit. Jangan menunggu lelah, karena bisa memicu microsleep yang berbahaya,” jelasnya.

Ia juga menyarankan pemudik untuk memanfaatkan aplikasi navigasi guna memantau kondisi lalu lintas dan mencari jalur alternatif yang lebih aman.

Selain itu, pengendara diminta untuk tidak membawa barang berlebihan. Muatan yang terlalu banyak dapat mengganggu keseimbangan serta kenyamanan saat berkendara.

“Bawa barang secukupnya, jangan seperti ‘gudang berjalan’. Hindari juga membawa penumpang lebih dari satu orang agar tetap aman,” pesannya.(azr)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)Arus balik mudik masih berlangsung, dan banyak pemudik yang memilih menggunakan sepeda motor sehingga perlu mempersiapkan kendaraan dan kondisi fisik secara maksimal demi keselamatan di perjalanan.

Perjalanan jarak jauh dengan kendaraan pribadi, khususnya roda dua, menuntut kesiapan matang sejak awal. Selain kondisi jalan yang beragam, performa kendaraan juga harus dalam keadaan prima agar perjalanan tetap aman.

Instruktur Safety Riding Honda dari PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau, Rama Dhandyano, menekankan pentingnya memastikan kondisi kendaraan sebelum digunakan dalam perjalanan panjang.

Ia menjelaskan, ada beberapa komponen utama yang wajib diperiksa. Di antaranya kondisi ban, dengan memastikan ketebalan alur (TWI) masih layak serta tekanan angin sesuai standar.

Baca Juga:  Jelang Lebaran, Jalan Teluk Leok Mulai Diperbaiki, Warga Bisa Segera Melintas

Selain itu, sistem pengereman juga harus diperhatikan dengan memastikan kampas rem depan dan belakang masih dalam kondisi baik. Lampu-lampu seperti lampu utama, sein, dan lampu rem juga harus berfungsi optimal.

“Penggantian oli sebelum berangkat juga penting, begitu juga dengan pengecekan rantai atau v-belt agar kendaraan siap digunakan dalam waktu lama,” ujarnya.

Tak hanya kendaraan, perencanaan perjalanan juga menjadi hal penting. Pemudik disarankan menentukan rute perjalanan serta waktu keberangkatan sejak awal.

Penggunaan perlengkapan berkendara seperti helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu riding juga wajib diperhatikan. Selain itu, pengendara dianjurkan membawa peralatan dasar serta jas hujan untuk mengantisipasi kondisi cuaca.

Baca Juga:  Meriah! HUT ke-26 Pelalawan Catat Perputaran Uang Capai Rp2,68 Miliar

Rama menambahkan, kelelahan menjadi faktor utama yang harus diwaspadai selama perjalanan jarak jauh. Oleh karena itu, menjaga kondisi tubuh tetap prima sangat diperlukan.

“Istirahatlah setiap dua jam selama 15 hingga 20 menit. Jangan menunggu lelah, karena bisa memicu microsleep yang berbahaya,” jelasnya.

Ia juga menyarankan pemudik untuk memanfaatkan aplikasi navigasi guna memantau kondisi lalu lintas dan mencari jalur alternatif yang lebih aman.

Selain itu, pengendara diminta untuk tidak membawa barang berlebihan. Muatan yang terlalu banyak dapat mengganggu keseimbangan serta kenyamanan saat berkendara.

“Bawa barang secukupnya, jangan seperti ‘gudang berjalan’. Hindari juga membawa penumpang lebih dari satu orang agar tetap aman,” pesannya.(azr)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari