Senin, 7 April 2025
spot_img

Asita Riau Dukung Pemberlakuan New Normal

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) โ€” Pemerintah saat ini telah menggaungkan rencanan untuk melaksanakan new normal di berbagai wilayah di Indonesia. Konsep ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, seperti Association of The Indoneaian Tours and Travel Agencies (Asita) Provinsi Riau.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Asita Riau Dede Firmansyah. Ia juga mengatakan selama ini, merebaknya wabah virus corona telah menyebabkan limbungnya perekonomian Riau, termasuk agen travel. Menurutnya pemasukan agen travel bisa dikatakan tidak ada sama sekali.

"Pemasukan nol, kita tahu kemarin tidak ada penerbangan, bus pariwisata tidak jalan. Sehingga pemasukan tidak ada sama sekali. Oleh karena itu, kami mendukung new normal ini," ucapnya, Kamis (28/5).

Baca Juga:  Harga Emas Antam Cetak Rekor Baru di Rp926 Ribu per Gram

Selain itu, menurut Dede, jika konsep new normal benar-benar dilaksanakan, protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, menyediakan tempat untuk mencuci tangan di tempat umum, memakai masker, dan lainnya harus diberlakukan dengan semakin ketat.

"Seluruh elemen harus sadar kebersihan, dan ini menjasi faktor kunci," tutur Dede.

Lebih lanjut, Dede menjelaskan masyarakat yang bergerak di bidang pariwisata juga menginginkan bangkitnya sektor tersebut, sehingga dengan new normal ini menjadi solusi untuk bangkitnya perekonomian.

Kendati demikian, Dede berharap pemerintah juga perlu mengetatkan protokol kesehatan agar dipatuhi oleh masyarakat.

"Jika new normal diterapkan, masyarakat yang sakit harus tahu diri. Jangan berkeliaran, tapi diam di rumah saja. Namun yang perlu kami pertegas adalah pemerintah perlu untuk memperketat soal protokol kesehatannya," ujarnya.(a)

Baca Juga:  Harga Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra di Indonesia

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) โ€” Pemerintah saat ini telah menggaungkan rencanan untuk melaksanakan new normal di berbagai wilayah di Indonesia. Konsep ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, seperti Association of The Indoneaian Tours and Travel Agencies (Asita) Provinsi Riau.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Asita Riau Dede Firmansyah. Ia juga mengatakan selama ini, merebaknya wabah virus corona telah menyebabkan limbungnya perekonomian Riau, termasuk agen travel. Menurutnya pemasukan agen travel bisa dikatakan tidak ada sama sekali.

"Pemasukan nol, kita tahu kemarin tidak ada penerbangan, bus pariwisata tidak jalan. Sehingga pemasukan tidak ada sama sekali. Oleh karena itu, kami mendukung new normal ini," ucapnya, Kamis (28/5).

Baca Juga:  Bank BJB Gandeng Taspen Kelola JHT, Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Kematian

Selain itu, menurut Dede, jika konsep new normal benar-benar dilaksanakan, protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, menyediakan tempat untuk mencuci tangan di tempat umum, memakai masker, dan lainnya harus diberlakukan dengan semakin ketat.

"Seluruh elemen harus sadar kebersihan, dan ini menjasi faktor kunci," tutur Dede.

Lebih lanjut, Dede menjelaskan masyarakat yang bergerak di bidang pariwisata juga menginginkan bangkitnya sektor tersebut, sehingga dengan new normal ini menjadi solusi untuk bangkitnya perekonomian.

Kendati demikian, Dede berharap pemerintah juga perlu mengetatkan protokol kesehatan agar dipatuhi oleh masyarakat.

"Jika new normal diterapkan, masyarakat yang sakit harus tahu diri. Jangan berkeliaran, tapi diam di rumah saja. Namun yang perlu kami pertegas adalah pemerintah perlu untuk memperketat soal protokol kesehatannya," ujarnya.(a)

Baca Juga:  Harga Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra di Indonesia
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Asita Riau Dukung Pemberlakuan New Normal

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) โ€” Pemerintah saat ini telah menggaungkan rencanan untuk melaksanakan new normal di berbagai wilayah di Indonesia. Konsep ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, seperti Association of The Indoneaian Tours and Travel Agencies (Asita) Provinsi Riau.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Asita Riau Dede Firmansyah. Ia juga mengatakan selama ini, merebaknya wabah virus corona telah menyebabkan limbungnya perekonomian Riau, termasuk agen travel. Menurutnya pemasukan agen travel bisa dikatakan tidak ada sama sekali.

"Pemasukan nol, kita tahu kemarin tidak ada penerbangan, bus pariwisata tidak jalan. Sehingga pemasukan tidak ada sama sekali. Oleh karena itu, kami mendukung new normal ini," ucapnya, Kamis (28/5).

Baca Juga:  Bank BJB Gandeng Taspen Kelola JHT, Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Kematian

Selain itu, menurut Dede, jika konsep new normal benar-benar dilaksanakan, protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, menyediakan tempat untuk mencuci tangan di tempat umum, memakai masker, dan lainnya harus diberlakukan dengan semakin ketat.

"Seluruh elemen harus sadar kebersihan, dan ini menjasi faktor kunci," tutur Dede.

Lebih lanjut, Dede menjelaskan masyarakat yang bergerak di bidang pariwisata juga menginginkan bangkitnya sektor tersebut, sehingga dengan new normal ini menjadi solusi untuk bangkitnya perekonomian.

Kendati demikian, Dede berharap pemerintah juga perlu mengetatkan protokol kesehatan agar dipatuhi oleh masyarakat.

"Jika new normal diterapkan, masyarakat yang sakit harus tahu diri. Jangan berkeliaran, tapi diam di rumah saja. Namun yang perlu kami pertegas adalah pemerintah perlu untuk memperketat soal protokol kesehatannya," ujarnya.(a)

Baca Juga:  Kapolda Riau Resmikan Pembangunan 3.000 Unit Rumah PNPP

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) โ€” Pemerintah saat ini telah menggaungkan rencanan untuk melaksanakan new normal di berbagai wilayah di Indonesia. Konsep ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, seperti Association of The Indoneaian Tours and Travel Agencies (Asita) Provinsi Riau.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Asita Riau Dede Firmansyah. Ia juga mengatakan selama ini, merebaknya wabah virus corona telah menyebabkan limbungnya perekonomian Riau, termasuk agen travel. Menurutnya pemasukan agen travel bisa dikatakan tidak ada sama sekali.

"Pemasukan nol, kita tahu kemarin tidak ada penerbangan, bus pariwisata tidak jalan. Sehingga pemasukan tidak ada sama sekali. Oleh karena itu, kami mendukung new normal ini," ucapnya, Kamis (28/5).

Baca Juga:  Harga Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra di Indonesia

Selain itu, menurut Dede, jika konsep new normal benar-benar dilaksanakan, protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, menyediakan tempat untuk mencuci tangan di tempat umum, memakai masker, dan lainnya harus diberlakukan dengan semakin ketat.

"Seluruh elemen harus sadar kebersihan, dan ini menjasi faktor kunci," tutur Dede.

Lebih lanjut, Dede menjelaskan masyarakat yang bergerak di bidang pariwisata juga menginginkan bangkitnya sektor tersebut, sehingga dengan new normal ini menjadi solusi untuk bangkitnya perekonomian.

Kendati demikian, Dede berharap pemerintah juga perlu mengetatkan protokol kesehatan agar dipatuhi oleh masyarakat.

"Jika new normal diterapkan, masyarakat yang sakit harus tahu diri. Jangan berkeliaran, tapi diam di rumah saja. Namun yang perlu kami pertegas adalah pemerintah perlu untuk memperketat soal protokol kesehatannya," ujarnya.(a)

Baca Juga:  MAXI Hadir di Plaza Citra Pekanbaru
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari