Kamis, 5 Maret 2026
- Advertisement -

BRK Syariah Bisa Berikan Manfaat bagi Seluruh Umat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sejumlah tokoh dan ulama di Riau menyampaikan apresiasi atas kinerja semua pihak, dengan telah disahkan Perda Bank Riau Kepri (BRK) konvensional menjadi BRK Syariah, melalui sidang paripurna DPRD Riau, Kamis (19/5/2022) lalu.

Ulama Riau Dr Saidul Amin mengatakan, konversi BRK Syariah adalah merupakan cita-cita bersama. Konversi tersebut juga merupakan sesuatu yang amat ditunggu-tunggu oleh banyak pihak.

"Konversi BRK dari konvensional menjadi BRK Syariah adalah cita-cita kita bersama. Ini juga sudah ditunggu-tunggu masyatakat," katanya.

Dengan sudah disahkannya Perda BRK Syariah tersebut, ia berharap BRK Syariah memiliki ciri khas tertentu. Jangan hanya akadnya saja yang syariah, namun operasionalnya tidak syariah.

Baca Juga:  Menko Airlangga Bertemu Menkeu Singapura

"Jangan sampai orang nantinya beranggapan syariah itu tidak ada bedanya dengan konvensional. Jadi harus ada ciri khas khususnya," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dr Saidul Amin yang juga merupakan Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) tersebut berharap, BRK Syariah nantinya dapat menjadi percontohan bank syariah di Riau.

"Sehingga nantinya betul-betul bisa membangun perekonomian umat di Riau. Kami harapkan Pak Andi Buchari selaku Direktur Utama BRK bisa memanfaatkan momen ini untuk kesejahteraan umat," harapnya.

Dr Saidul Amin juga yakin, segala sesuatu yang syariah dan berbasiskan Islam, itu pasti baik dan menguntungkan. Tidak hanya bagi umat muslim saja, namun juga semua umat.

"Karena itu di Malaysia, bank syariah itu justru banyak diminati oleh non muslim. Karena manfaatnya luar biasa, kalau manfaatnya belum luar biasa berarti ada sesuatu yang salah dalam bank syariah kita," ujarnya.

Baca Juga:  Promo Oktober, Nginap dan Bawa Pulang Oleh-Oleh dari The Premiere Hotel

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sejumlah tokoh dan ulama di Riau menyampaikan apresiasi atas kinerja semua pihak, dengan telah disahkan Perda Bank Riau Kepri (BRK) konvensional menjadi BRK Syariah, melalui sidang paripurna DPRD Riau, Kamis (19/5/2022) lalu.

Ulama Riau Dr Saidul Amin mengatakan, konversi BRK Syariah adalah merupakan cita-cita bersama. Konversi tersebut juga merupakan sesuatu yang amat ditunggu-tunggu oleh banyak pihak.

"Konversi BRK dari konvensional menjadi BRK Syariah adalah cita-cita kita bersama. Ini juga sudah ditunggu-tunggu masyatakat," katanya.

Dengan sudah disahkannya Perda BRK Syariah tersebut, ia berharap BRK Syariah memiliki ciri khas tertentu. Jangan hanya akadnya saja yang syariah, namun operasionalnya tidak syariah.

Baca Juga:  APP Sinar Mas Alokasikan 600 Ribu Ha Lahan Konservasi

"Jangan sampai orang nantinya beranggapan syariah itu tidak ada bedanya dengan konvensional. Jadi harus ada ciri khas khususnya," ujarnya.

- Advertisement -

Dalam kesempatan tersebut, Dr Saidul Amin yang juga merupakan Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) tersebut berharap, BRK Syariah nantinya dapat menjadi percontohan bank syariah di Riau.

"Sehingga nantinya betul-betul bisa membangun perekonomian umat di Riau. Kami harapkan Pak Andi Buchari selaku Direktur Utama BRK bisa memanfaatkan momen ini untuk kesejahteraan umat," harapnya.

- Advertisement -

Dr Saidul Amin juga yakin, segala sesuatu yang syariah dan berbasiskan Islam, itu pasti baik dan menguntungkan. Tidak hanya bagi umat muslim saja, namun juga semua umat.

"Karena itu di Malaysia, bank syariah itu justru banyak diminati oleh non muslim. Karena manfaatnya luar biasa, kalau manfaatnya belum luar biasa berarti ada sesuatu yang salah dalam bank syariah kita," ujarnya.

Baca Juga:  ADB: Pertumbuhan Ekonomi RI Tahun Ini 2,5 Persen

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sejumlah tokoh dan ulama di Riau menyampaikan apresiasi atas kinerja semua pihak, dengan telah disahkan Perda Bank Riau Kepri (BRK) konvensional menjadi BRK Syariah, melalui sidang paripurna DPRD Riau, Kamis (19/5/2022) lalu.

Ulama Riau Dr Saidul Amin mengatakan, konversi BRK Syariah adalah merupakan cita-cita bersama. Konversi tersebut juga merupakan sesuatu yang amat ditunggu-tunggu oleh banyak pihak.

"Konversi BRK dari konvensional menjadi BRK Syariah adalah cita-cita kita bersama. Ini juga sudah ditunggu-tunggu masyatakat," katanya.

Dengan sudah disahkannya Perda BRK Syariah tersebut, ia berharap BRK Syariah memiliki ciri khas tertentu. Jangan hanya akadnya saja yang syariah, namun operasionalnya tidak syariah.

Baca Juga:  Menko Airlangga Bertemu Menkeu Singapura

"Jangan sampai orang nantinya beranggapan syariah itu tidak ada bedanya dengan konvensional. Jadi harus ada ciri khas khususnya," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dr Saidul Amin yang juga merupakan Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) tersebut berharap, BRK Syariah nantinya dapat menjadi percontohan bank syariah di Riau.

"Sehingga nantinya betul-betul bisa membangun perekonomian umat di Riau. Kami harapkan Pak Andi Buchari selaku Direktur Utama BRK bisa memanfaatkan momen ini untuk kesejahteraan umat," harapnya.

Dr Saidul Amin juga yakin, segala sesuatu yang syariah dan berbasiskan Islam, itu pasti baik dan menguntungkan. Tidak hanya bagi umat muslim saja, namun juga semua umat.

"Karena itu di Malaysia, bank syariah itu justru banyak diminati oleh non muslim. Karena manfaatnya luar biasa, kalau manfaatnya belum luar biasa berarti ada sesuatu yang salah dalam bank syariah kita," ujarnya.

Baca Juga:  Penerimaan Pajak Rp23,1 T, Kanwil DJP Riau Hattrick

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari