Jumat, 30 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Penjualan Air Purifier dan AC Daikin Meningkat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau, tak hanya membuat jarak pandang terbatas. Tapi, kabut asap pekat juga sudah mulai masuk dalam rumah. Kondisi ini membuat masyarakat lebih mudah terpapar penyakit infeksi saluran pernafasan akut (ISPA). Namun, PT Daikin Airconditioning Indonesia cabang Pekanbaru justru mendapatkan dampak positif. Daikin merupakan perusahaan Jepang yang memproduksi penyejuk udara, seperti air conditioner (AC) hingga air purifier.

PT Daikin Airconditioning Indonesia cabang Pekanbaru mengakui adanya peningkatan penjualan hingga seratus persen. Demikian dijelaskan Admin Marketing Daikin Cabang Pekanbaru, Fitri kepada Riau Pos, Selasa (24/9). "Untuk air purifier saja, kalau biasanya hanya menjual 1-2 sehari. Ini bisa 3-4 atau lebih dari itu. Sampai stok tidak ada. Dari 60 persen, jadi 100 persen," ungkap dia.

Baca Juga:  Siap-siap Harga Mobil LCGC Akan Lebih Mahal

Hal ini diketahui dari tingginya permintaan dari diler kepada pihaknya. Bukan hanya itu, banyak pula customer datang bertanya mengenai air purifier maupun AC, yang kemudian diarahkan ke diler-diler Daikin di Pekanbaru. "Peningkatan juga banyak di daerah yang terkena efek asap seperti Dumai dan Padang juga mulai ada permintaan," sambungnya.

Debu, virus, bakteri sampai partikel penyebab alergi tidak terlihat oleh mata, tanpa disadari terhirup. Apalagi hampir 90 persen masyarakat menghabiskan waktunya dalam ruangan. Perlu diketahui, udara dalam ruangan dapat 2-5 kali lebih kotor dibandingkan udara di luar ruangan.  

Untuk air purifier harganya berkisar antara Rp2,5 juta sampai Rp6 juta sudah bisa menjernihkan udara di rumah. Bahkan, kata Fitri, permintaan AC dan Daikin Filter AC PM 2.5 juga sama tingginya.

Baca Juga:  Daihatsu Sukses Eksplorasi Trans Jawa

"Untuk diskon itu tergantung masing-masing diler. Kami hanya memenuhi permintaan karena permintaan banyak sekali," ujarnya.

Fitri menjelaskan air purifier hanya untuk menjernihkan udara saja. ‘‘Kalau AC Inverter selain bisa mendinginkan juga bisa menjernihkan. Tapi tak jarang masyarakat sudah memiliki AC, hanya tidak ada PM2.5, banyak juga yang mencari aksesoris tambahan itu,” jelasnya.

Hanya dengan membayar sekitar Rp4 juta rupiah, AC Inverter sudah bisa menghadirkan suasana sejuk dan udara sehat berkualitas di ruangan. "Range-nya sekitar Rp100 ribu untuk Daikin Filter AC PM2.5, tergantung masing-masing toko elektronik yang ada Daikin," tuturnya.(*1/das)

Laporan: Muslim Nurdin

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau, tak hanya membuat jarak pandang terbatas. Tapi, kabut asap pekat juga sudah mulai masuk dalam rumah. Kondisi ini membuat masyarakat lebih mudah terpapar penyakit infeksi saluran pernafasan akut (ISPA). Namun, PT Daikin Airconditioning Indonesia cabang Pekanbaru justru mendapatkan dampak positif. Daikin merupakan perusahaan Jepang yang memproduksi penyejuk udara, seperti air conditioner (AC) hingga air purifier.

PT Daikin Airconditioning Indonesia cabang Pekanbaru mengakui adanya peningkatan penjualan hingga seratus persen. Demikian dijelaskan Admin Marketing Daikin Cabang Pekanbaru, Fitri kepada Riau Pos, Selasa (24/9). "Untuk air purifier saja, kalau biasanya hanya menjual 1-2 sehari. Ini bisa 3-4 atau lebih dari itu. Sampai stok tidak ada. Dari 60 persen, jadi 100 persen," ungkap dia.

Baca Juga:  Realisasi Pendapatan Negara di Riau Rp30,09 T

Hal ini diketahui dari tingginya permintaan dari diler kepada pihaknya. Bukan hanya itu, banyak pula customer datang bertanya mengenai air purifier maupun AC, yang kemudian diarahkan ke diler-diler Daikin di Pekanbaru. "Peningkatan juga banyak di daerah yang terkena efek asap seperti Dumai dan Padang juga mulai ada permintaan," sambungnya.

Debu, virus, bakteri sampai partikel penyebab alergi tidak terlihat oleh mata, tanpa disadari terhirup. Apalagi hampir 90 persen masyarakat menghabiskan waktunya dalam ruangan. Perlu diketahui, udara dalam ruangan dapat 2-5 kali lebih kotor dibandingkan udara di luar ruangan.  

Untuk air purifier harganya berkisar antara Rp2,5 juta sampai Rp6 juta sudah bisa menjernihkan udara di rumah. Bahkan, kata Fitri, permintaan AC dan Daikin Filter AC PM 2.5 juga sama tingginya.

- Advertisement -
Baca Juga:  BI Dukung Upaya Akselarasi Digitalisasi Ekonomi

"Untuk diskon itu tergantung masing-masing diler. Kami hanya memenuhi permintaan karena permintaan banyak sekali," ujarnya.

Fitri menjelaskan air purifier hanya untuk menjernihkan udara saja. ‘‘Kalau AC Inverter selain bisa mendinginkan juga bisa menjernihkan. Tapi tak jarang masyarakat sudah memiliki AC, hanya tidak ada PM2.5, banyak juga yang mencari aksesoris tambahan itu,” jelasnya.

- Advertisement -

Hanya dengan membayar sekitar Rp4 juta rupiah, AC Inverter sudah bisa menghadirkan suasana sejuk dan udara sehat berkualitas di ruangan. "Range-nya sekitar Rp100 ribu untuk Daikin Filter AC PM2.5, tergantung masing-masing toko elektronik yang ada Daikin," tuturnya.(*1/das)

Laporan: Muslim Nurdin

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau, tak hanya membuat jarak pandang terbatas. Tapi, kabut asap pekat juga sudah mulai masuk dalam rumah. Kondisi ini membuat masyarakat lebih mudah terpapar penyakit infeksi saluran pernafasan akut (ISPA). Namun, PT Daikin Airconditioning Indonesia cabang Pekanbaru justru mendapatkan dampak positif. Daikin merupakan perusahaan Jepang yang memproduksi penyejuk udara, seperti air conditioner (AC) hingga air purifier.

PT Daikin Airconditioning Indonesia cabang Pekanbaru mengakui adanya peningkatan penjualan hingga seratus persen. Demikian dijelaskan Admin Marketing Daikin Cabang Pekanbaru, Fitri kepada Riau Pos, Selasa (24/9). "Untuk air purifier saja, kalau biasanya hanya menjual 1-2 sehari. Ini bisa 3-4 atau lebih dari itu. Sampai stok tidak ada. Dari 60 persen, jadi 100 persen," ungkap dia.

Baca Juga:  Daihatsu Sukses Eksplorasi Trans Jawa

Hal ini diketahui dari tingginya permintaan dari diler kepada pihaknya. Bukan hanya itu, banyak pula customer datang bertanya mengenai air purifier maupun AC, yang kemudian diarahkan ke diler-diler Daikin di Pekanbaru. "Peningkatan juga banyak di daerah yang terkena efek asap seperti Dumai dan Padang juga mulai ada permintaan," sambungnya.

Debu, virus, bakteri sampai partikel penyebab alergi tidak terlihat oleh mata, tanpa disadari terhirup. Apalagi hampir 90 persen masyarakat menghabiskan waktunya dalam ruangan. Perlu diketahui, udara dalam ruangan dapat 2-5 kali lebih kotor dibandingkan udara di luar ruangan.  

Untuk air purifier harganya berkisar antara Rp2,5 juta sampai Rp6 juta sudah bisa menjernihkan udara di rumah. Bahkan, kata Fitri, permintaan AC dan Daikin Filter AC PM 2.5 juga sama tingginya.

Baca Juga:  Bak Mandi Gentong, Buat Kamar Mandi Jadi Kekinian

"Untuk diskon itu tergantung masing-masing diler. Kami hanya memenuhi permintaan karena permintaan banyak sekali," ujarnya.

Fitri menjelaskan air purifier hanya untuk menjernihkan udara saja. ‘‘Kalau AC Inverter selain bisa mendinginkan juga bisa menjernihkan. Tapi tak jarang masyarakat sudah memiliki AC, hanya tidak ada PM2.5, banyak juga yang mencari aksesoris tambahan itu,” jelasnya.

Hanya dengan membayar sekitar Rp4 juta rupiah, AC Inverter sudah bisa menghadirkan suasana sejuk dan udara sehat berkualitas di ruangan. "Range-nya sekitar Rp100 ribu untuk Daikin Filter AC PM2.5, tergantung masing-masing toko elektronik yang ada Daikin," tuturnya.(*1/das)

Laporan: Muslim Nurdin

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari