Minggu, 6 April 2025
spot_img

Raksasa Alibaba Suntik Grab Rp44,7 Triliun

SINGAPURA (RIAUPOS.CO) – Raksasa e-commerce Cina, Alibaba Group Holding Ltd, dilaporkan akan menginvestasikan dana 3 miliar dolar AS atau sekitar Rp44,7 triliun ke perusahaan ride-hailing Asia Tenggara, Grab Holdings Inc. Seperti apa skemanya?

Dilansir dari Bloomberg, Senin (14/9/2020), perusahaan yang didirikan Jack Ma itu akan menjadi investor tunggal dalam putaran pendanaan tersebut, dan akan mengakuisisi sebagian saham Grab yang saat ini dipegang Uber Technologies Inc. 

Kesepakatan itu akan menjadi salah satu taruhan terbesar Alibaba di Asia Tenggara sejak investasi pertamanya di Lazada pada 2016.

Potensi kerja sama dengan Grab akan memberi Alibaba akses ke jutaan data pengguna di delapan negara, baik di armada pengiriman maupun dalam bisnis dompet digital dan layanan keuangan. 

Baca Juga:  Fox Hotel Pekanbaru Gelar Corporate Gathering

Salah satu rencana spesifik yang sedang dibahas adalah mengintegrasikan jaringan pengiriman Grab ke Lazada, yang akan memberikan Grab akses ke jaringan konsumen yang lebih luas.

“Potensi investasi Alibaba tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan bisnis e-commerce Lazada, yang tampaknya telah kehilangan kekuatan dari pesaingnya Shopee yang didukung Tencent. Lazada juga dapat memanfaatkan basis pengguna Grab yang cukup besar, yang layanannya memiliki frekuensi penggunaan lebih tinggi daripada e-commerce,” ujar analis Bloomberg, Vey-Sern Ling.

Pendanaan tersebut sekitar seperlima dari valuasi Grab yang diketahui sebesar 14 miliar dolar AS. Rencana itu datang di tengah pertanyaan yang berkembang tentang kemampuan startup Singapura itu menghadapi krisis akibat Covid-19. 

Baca Juga:  PLN Akui Spanduk dan Baliho Sebabkan Gangguan Listrik

Sebelumnya, CEO Grab, Anthony Tan sempat mengatakan perusahaannya sedang menghadapi krisis pertama dan terbesar dalam perjalanannya. 

Sumber: Strait Time/CNBC/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

SINGAPURA (RIAUPOS.CO) – Raksasa e-commerce Cina, Alibaba Group Holding Ltd, dilaporkan akan menginvestasikan dana 3 miliar dolar AS atau sekitar Rp44,7 triliun ke perusahaan ride-hailing Asia Tenggara, Grab Holdings Inc. Seperti apa skemanya?

Dilansir dari Bloomberg, Senin (14/9/2020), perusahaan yang didirikan Jack Ma itu akan menjadi investor tunggal dalam putaran pendanaan tersebut, dan akan mengakuisisi sebagian saham Grab yang saat ini dipegang Uber Technologies Inc. 

Kesepakatan itu akan menjadi salah satu taruhan terbesar Alibaba di Asia Tenggara sejak investasi pertamanya di Lazada pada 2016.

Potensi kerja sama dengan Grab akan memberi Alibaba akses ke jutaan data pengguna di delapan negara, baik di armada pengiriman maupun dalam bisnis dompet digital dan layanan keuangan. 

Baca Juga:  Peringati Hari Bumi, The Premiere Hotel Promo All You Can Eat Dinner

Salah satu rencana spesifik yang sedang dibahas adalah mengintegrasikan jaringan pengiriman Grab ke Lazada, yang akan memberikan Grab akses ke jaringan konsumen yang lebih luas.

“Potensi investasi Alibaba tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan bisnis e-commerce Lazada, yang tampaknya telah kehilangan kekuatan dari pesaingnya Shopee yang didukung Tencent. Lazada juga dapat memanfaatkan basis pengguna Grab yang cukup besar, yang layanannya memiliki frekuensi penggunaan lebih tinggi daripada e-commerce,” ujar analis Bloomberg, Vey-Sern Ling.

Pendanaan tersebut sekitar seperlima dari valuasi Grab yang diketahui sebesar 14 miliar dolar AS. Rencana itu datang di tengah pertanyaan yang berkembang tentang kemampuan startup Singapura itu menghadapi krisis akibat Covid-19. 

Baca Juga:  Laris Manis, Pemesanan Hyundai Ioniq 5 Mencapai 2.300 Unit

Sebelumnya, CEO Grab, Anthony Tan sempat mengatakan perusahaannya sedang menghadapi krisis pertama dan terbesar dalam perjalanannya. 

Sumber: Strait Time/CNBC/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Raksasa Alibaba Suntik Grab Rp44,7 Triliun

SINGAPURA (RIAUPOS.CO) – Raksasa e-commerce Cina, Alibaba Group Holding Ltd, dilaporkan akan menginvestasikan dana 3 miliar dolar AS atau sekitar Rp44,7 triliun ke perusahaan ride-hailing Asia Tenggara, Grab Holdings Inc. Seperti apa skemanya?

Dilansir dari Bloomberg, Senin (14/9/2020), perusahaan yang didirikan Jack Ma itu akan menjadi investor tunggal dalam putaran pendanaan tersebut, dan akan mengakuisisi sebagian saham Grab yang saat ini dipegang Uber Technologies Inc. 

Kesepakatan itu akan menjadi salah satu taruhan terbesar Alibaba di Asia Tenggara sejak investasi pertamanya di Lazada pada 2016.

Potensi kerja sama dengan Grab akan memberi Alibaba akses ke jutaan data pengguna di delapan negara, baik di armada pengiriman maupun dalam bisnis dompet digital dan layanan keuangan. 

Baca Juga:  Harga CPO 2020 Diprediksi Tertinggi 737 Dolar AS/Ton

Salah satu rencana spesifik yang sedang dibahas adalah mengintegrasikan jaringan pengiriman Grab ke Lazada, yang akan memberikan Grab akses ke jaringan konsumen yang lebih luas.

“Potensi investasi Alibaba tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan bisnis e-commerce Lazada, yang tampaknya telah kehilangan kekuatan dari pesaingnya Shopee yang didukung Tencent. Lazada juga dapat memanfaatkan basis pengguna Grab yang cukup besar, yang layanannya memiliki frekuensi penggunaan lebih tinggi daripada e-commerce,” ujar analis Bloomberg, Vey-Sern Ling.

Pendanaan tersebut sekitar seperlima dari valuasi Grab yang diketahui sebesar 14 miliar dolar AS. Rencana itu datang di tengah pertanyaan yang berkembang tentang kemampuan startup Singapura itu menghadapi krisis akibat Covid-19. 

Baca Juga:  Peringati Hari Bumi, The Premiere Hotel Promo All You Can Eat Dinner

Sebelumnya, CEO Grab, Anthony Tan sempat mengatakan perusahaannya sedang menghadapi krisis pertama dan terbesar dalam perjalanannya. 

Sumber: Strait Time/CNBC/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

SINGAPURA (RIAUPOS.CO) – Raksasa e-commerce Cina, Alibaba Group Holding Ltd, dilaporkan akan menginvestasikan dana 3 miliar dolar AS atau sekitar Rp44,7 triliun ke perusahaan ride-hailing Asia Tenggara, Grab Holdings Inc. Seperti apa skemanya?

Dilansir dari Bloomberg, Senin (14/9/2020), perusahaan yang didirikan Jack Ma itu akan menjadi investor tunggal dalam putaran pendanaan tersebut, dan akan mengakuisisi sebagian saham Grab yang saat ini dipegang Uber Technologies Inc. 

Kesepakatan itu akan menjadi salah satu taruhan terbesar Alibaba di Asia Tenggara sejak investasi pertamanya di Lazada pada 2016.

Potensi kerja sama dengan Grab akan memberi Alibaba akses ke jutaan data pengguna di delapan negara, baik di armada pengiriman maupun dalam bisnis dompet digital dan layanan keuangan. 

Baca Juga:  Pengolahan Susu Terkendala Minimnya Bahan Baku

Salah satu rencana spesifik yang sedang dibahas adalah mengintegrasikan jaringan pengiriman Grab ke Lazada, yang akan memberikan Grab akses ke jaringan konsumen yang lebih luas.

“Potensi investasi Alibaba tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan bisnis e-commerce Lazada, yang tampaknya telah kehilangan kekuatan dari pesaingnya Shopee yang didukung Tencent. Lazada juga dapat memanfaatkan basis pengguna Grab yang cukup besar, yang layanannya memiliki frekuensi penggunaan lebih tinggi daripada e-commerce,” ujar analis Bloomberg, Vey-Sern Ling.

Pendanaan tersebut sekitar seperlima dari valuasi Grab yang diketahui sebesar 14 miliar dolar AS. Rencana itu datang di tengah pertanyaan yang berkembang tentang kemampuan startup Singapura itu menghadapi krisis akibat Covid-19. 

Baca Juga:  Gara-gara Virus Corona, Pemerintah Berikan Diskon Tiket Pesawat

Sebelumnya, CEO Grab, Anthony Tan sempat mengatakan perusahaannya sedang menghadapi krisis pertama dan terbesar dalam perjalanannya. 

Sumber: Strait Time/CNBC/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari