Jumat, 14 Juni 2024

April, BNI Bakal Tebar Dividen Rp10,45 T

JAKARTA (IAUPOS.CO) – PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau BNI mengumumkan akan mendistribusikan dividen sebesar Rp10,45 triliun atau meningkat 42,76 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp7,32 triliun.

Dari total distribusi tahun 2024, setara dengan dividen per saham sebesar Rp280,49 dengan rasio pembayaran dividen mencapai 50 persen dari laba tahun 2023. Adapun sebanyak Rp6,27 triliun akan mengalir ke kas negara.

- Advertisement -

Keputusan ini sebagaimana disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada awal pekan ini. Pembayaran dividen BNI akan dilaksanakan pada awal bulan depan atau April 2024. ‘’Kenaikan dividen tersebut seiring dengan perusahaan yang membukukan laba senilai Rp20,9 triliun pada 2023,’’ kata Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar, Rabu (6/3).

Baca Juga:  BTN Tambah Satu Posisi Direksi Baru

Sepanjang 2023, BNI membukukan laba bersih sebesar Rp20,9 triliun, atau tumbuh 14,2 persen year-on-year (yoy) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan laba ini terdorong dari pendapatan bunga bersih secara konsolidasi yang mencapai Rp41,28 triliun sepanjang 2023.

Laba perusahaan juga terdorong dari raihan fee based income yang mencapai Rp10,12 triliun. BNI juga mencatatkan pendapatan lainnya yang tumbuh signifikan hingga 26,02 persen menjadi Rp6,09 triliun sepanjang 2023.

- Advertisement -

Royke mengatakan BNI meningkatkan tebaran dividen seiring dengan kondisi permodalan yang kuat. Tercatat, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) pada level 22 persen per Desember 2023.

‘’Sehingga, perseroan memiliki kapasitas untuk membagikan dividen dengan rasio dan nilai yang lebih besar, sambil tetap memenuhi keperluan bisnis dan investasi BNI Group,’’ ujarnya.(esi)

Baca Juga:  BNI Bantu UMKM Specialty Coffee Binaan Xpora Tembus Pasar Amerika

Laporan JPG, Jakarta

JAKARTA (IAUPOS.CO) – PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau BNI mengumumkan akan mendistribusikan dividen sebesar Rp10,45 triliun atau meningkat 42,76 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp7,32 triliun.

Dari total distribusi tahun 2024, setara dengan dividen per saham sebesar Rp280,49 dengan rasio pembayaran dividen mencapai 50 persen dari laba tahun 2023. Adapun sebanyak Rp6,27 triliun akan mengalir ke kas negara.

Keputusan ini sebagaimana disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada awal pekan ini. Pembayaran dividen BNI akan dilaksanakan pada awal bulan depan atau April 2024. ‘’Kenaikan dividen tersebut seiring dengan perusahaan yang membukukan laba senilai Rp20,9 triliun pada 2023,’’ kata Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar, Rabu (6/3).

Baca Juga:  AirAsia Dapat Dua Penghargaan Sekaligus

Sepanjang 2023, BNI membukukan laba bersih sebesar Rp20,9 triliun, atau tumbuh 14,2 persen year-on-year (yoy) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan laba ini terdorong dari pendapatan bunga bersih secara konsolidasi yang mencapai Rp41,28 triliun sepanjang 2023.

Laba perusahaan juga terdorong dari raihan fee based income yang mencapai Rp10,12 triliun. BNI juga mencatatkan pendapatan lainnya yang tumbuh signifikan hingga 26,02 persen menjadi Rp6,09 triliun sepanjang 2023.

Royke mengatakan BNI meningkatkan tebaran dividen seiring dengan kondisi permodalan yang kuat. Tercatat, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) pada level 22 persen per Desember 2023.

‘’Sehingga, perseroan memiliki kapasitas untuk membagikan dividen dengan rasio dan nilai yang lebih besar, sambil tetap memenuhi keperluan bisnis dan investasi BNI Group,’’ ujarnya.(esi)

Baca Juga:  Barongsai Patok Meriahkan Perayaan Imlek di Mal SKA

Laporan JPG, Jakarta

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

BNI Bantu Biayai Kampung Kita

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari