Rabu, 18 Maret 2026
- Advertisement -

Harga Emas Antam Kembali Naik

(RIAUPOS.CO) – Harga emas dunia menguat pada perdagangan akhir pekan ini tertolong oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) serta data lapangan pekerjaan di AS yang lebih lambat dari perkiraan. Hal ini mendukung kebutuhan untuk penambahan stimulus fiskal.

Mengutip laman Reuters, Sabtu (6/2), harga emas di pasar spot menguat 1 persen ke harga 1.800,26 dolar AS per ounce. Sementara emas di pasar berjangka juga menguat sebesar 1,2 persen ke level USD 1.813 per ounce.

Analis Standard Chartered Suki Cooper memperkirakan, harga emas kedepannya akan terus unggul terutama terhadap dolar AS. Pelemahan dolar AS membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang selain dolar AS.

“Di luar jangka pendek, kami yakin prospek emas tetap konstruktif mengingat stimulus fiskal kemungkinan akan mengakibatkan twin defisit AS yang besar,” katanya seperti dikutip Sabtu (6/2).

Baca Juga:  Pertamina Bantah Korea Tanamkan Investasi di RDMP Dumai

Seperti diketahui, pertumbuhan lapangan pekerjaan AS berbalik arah atau rebound secara moderat pada Januari 2021. Sedangkan penuruan lapangan pekerjaan di bulan sebelumnya lebih dalam dari perkiraan sebelumnya.

Senat AS akan menyepakati persetujuan akhir pada hari Jumat mengenai besaran anggaran yang akan memungkinkan Demokrat mendorong paket bantuan Covid-19 senilai 1,9 triliun  dolar As melalui Kongres.

Pada pekan ini, harga emas terus merosot 1,9 persen, penurunan terbesar sejak pekan yang berakhir 8 Januari, sebagian karena imbal hasil US Treasury yang lebih tinggi, karena mereka meningkatkan biaya kepemilikan emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Sementara, analis senior Forex Time Lukman Otunuga mengatakan, saat investor mengalihkan fokus mereka ke prospek ekonomi AS dan melihat aset berisiko, emas mungkin melemah dalam jangka pendek.

Baca Juga:  Virus Corona Hantui Perekonomian Sepekan Terakhir

Adapun logam lainnya seperti perak di pasar spot naik 2,2 persen menjadi 26,87 dolar AS per ounce, tetapi turun sekitar 0,4 persen untuk minggu ini. Palladium naik 2,1 persen ke harga  2.330,04, dolar AS dan menuju minggu terbaiknya sejak November 2020. Platinum naik 2,2 persen menjadi 1.121.58 dolar AS dan berada di jalur minggu terbaik sejak Desember 2020.

Mengutip logammulia, harga emas Antam hari ini naik Rp10.000 per gram menjadi Rp940 ribu per gram. Padahal, akhir pekan lalu sempat anjlok sebesar Rp 13 ribu per gram menjadi Rp930 ribu per gram.(fiz)

Laporan JPG, Jakarta

 

(RIAUPOS.CO) – Harga emas dunia menguat pada perdagangan akhir pekan ini tertolong oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) serta data lapangan pekerjaan di AS yang lebih lambat dari perkiraan. Hal ini mendukung kebutuhan untuk penambahan stimulus fiskal.

Mengutip laman Reuters, Sabtu (6/2), harga emas di pasar spot menguat 1 persen ke harga 1.800,26 dolar AS per ounce. Sementara emas di pasar berjangka juga menguat sebesar 1,2 persen ke level USD 1.813 per ounce.

Analis Standard Chartered Suki Cooper memperkirakan, harga emas kedepannya akan terus unggul terutama terhadap dolar AS. Pelemahan dolar AS membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang selain dolar AS.

“Di luar jangka pendek, kami yakin prospek emas tetap konstruktif mengingat stimulus fiskal kemungkinan akan mengakibatkan twin defisit AS yang besar,” katanya seperti dikutip Sabtu (6/2).

Baca Juga:  Pertamina Bantah Korea Tanamkan Investasi di RDMP Dumai

Seperti diketahui, pertumbuhan lapangan pekerjaan AS berbalik arah atau rebound secara moderat pada Januari 2021. Sedangkan penuruan lapangan pekerjaan di bulan sebelumnya lebih dalam dari perkiraan sebelumnya.

- Advertisement -

Senat AS akan menyepakati persetujuan akhir pada hari Jumat mengenai besaran anggaran yang akan memungkinkan Demokrat mendorong paket bantuan Covid-19 senilai 1,9 triliun  dolar As melalui Kongres.

Pada pekan ini, harga emas terus merosot 1,9 persen, penurunan terbesar sejak pekan yang berakhir 8 Januari, sebagian karena imbal hasil US Treasury yang lebih tinggi, karena mereka meningkatkan biaya kepemilikan emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

- Advertisement -

Sementara, analis senior Forex Time Lukman Otunuga mengatakan, saat investor mengalihkan fokus mereka ke prospek ekonomi AS dan melihat aset berisiko, emas mungkin melemah dalam jangka pendek.

Baca Juga:  Buka Pertama, IHSG Langsung Menguat 1,3 Persen

Adapun logam lainnya seperti perak di pasar spot naik 2,2 persen menjadi 26,87 dolar AS per ounce, tetapi turun sekitar 0,4 persen untuk minggu ini. Palladium naik 2,1 persen ke harga  2.330,04, dolar AS dan menuju minggu terbaiknya sejak November 2020. Platinum naik 2,2 persen menjadi 1.121.58 dolar AS dan berada di jalur minggu terbaik sejak Desember 2020.

Mengutip logammulia, harga emas Antam hari ini naik Rp10.000 per gram menjadi Rp940 ribu per gram. Padahal, akhir pekan lalu sempat anjlok sebesar Rp 13 ribu per gram menjadi Rp930 ribu per gram.(fiz)

Laporan JPG, Jakarta

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

(RIAUPOS.CO) – Harga emas dunia menguat pada perdagangan akhir pekan ini tertolong oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) serta data lapangan pekerjaan di AS yang lebih lambat dari perkiraan. Hal ini mendukung kebutuhan untuk penambahan stimulus fiskal.

Mengutip laman Reuters, Sabtu (6/2), harga emas di pasar spot menguat 1 persen ke harga 1.800,26 dolar AS per ounce. Sementara emas di pasar berjangka juga menguat sebesar 1,2 persen ke level USD 1.813 per ounce.

Analis Standard Chartered Suki Cooper memperkirakan, harga emas kedepannya akan terus unggul terutama terhadap dolar AS. Pelemahan dolar AS membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang selain dolar AS.

“Di luar jangka pendek, kami yakin prospek emas tetap konstruktif mengingat stimulus fiskal kemungkinan akan mengakibatkan twin defisit AS yang besar,” katanya seperti dikutip Sabtu (6/2).

Baca Juga:  PGE Kembangkan Teknologi Pemantau Aliran Fluida Real-Time

Seperti diketahui, pertumbuhan lapangan pekerjaan AS berbalik arah atau rebound secara moderat pada Januari 2021. Sedangkan penuruan lapangan pekerjaan di bulan sebelumnya lebih dalam dari perkiraan sebelumnya.

Senat AS akan menyepakati persetujuan akhir pada hari Jumat mengenai besaran anggaran yang akan memungkinkan Demokrat mendorong paket bantuan Covid-19 senilai 1,9 triliun  dolar As melalui Kongres.

Pada pekan ini, harga emas terus merosot 1,9 persen, penurunan terbesar sejak pekan yang berakhir 8 Januari, sebagian karena imbal hasil US Treasury yang lebih tinggi, karena mereka meningkatkan biaya kepemilikan emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Sementara, analis senior Forex Time Lukman Otunuga mengatakan, saat investor mengalihkan fokus mereka ke prospek ekonomi AS dan melihat aset berisiko, emas mungkin melemah dalam jangka pendek.

Baca Juga:  Apresiasi Nasabah, Pegadaian Bagi-Bagi Rumah, Mobil dan Emas

Adapun logam lainnya seperti perak di pasar spot naik 2,2 persen menjadi 26,87 dolar AS per ounce, tetapi turun sekitar 0,4 persen untuk minggu ini. Palladium naik 2,1 persen ke harga  2.330,04, dolar AS dan menuju minggu terbaiknya sejak November 2020. Platinum naik 2,2 persen menjadi 1.121.58 dolar AS dan berada di jalur minggu terbaik sejak Desember 2020.

Mengutip logammulia, harga emas Antam hari ini naik Rp10.000 per gram menjadi Rp940 ribu per gram. Padahal, akhir pekan lalu sempat anjlok sebesar Rp 13 ribu per gram menjadi Rp930 ribu per gram.(fiz)

Laporan JPG, Jakarta

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari