Kamis, 12 Maret 2026
- Advertisement -

Tentang Demokrat Kuda Hitam, Begini Kata AHY

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menggunakan idiom "kuda hitam", untuk menggambarkan partainya di Pemilu 2024.

Dia menyebut lebih baik partai berlambang mersi dianggap sebagai kuda hitam, tetapi menang di perhelatan lima tahun yang digelar 2024 mendatang.

“Jangan merasa diri hebat. Lebih baik kita menjadi kuda hitam yang tidak diperhitungkan, tetapi menang,” kata AHY ke para kader Demokrat sebagaimana dikutip dari siaran tertulisnya yang diterima di Jakarta, Ahad (6/2/2022).

Untuk itu, AHY meminta seluruh kader PD tetap bekerja keras mempersiapkan diri menuju pemilihan umum 2024 meskipun hasil sejumlah survei menunjukkan elektabilitas partai naik sepanjang 2021.

“Survei adalah kompas atau barometer, tetapi untuk menang tidak cukup hanya survei,” ucapnya.

Baca Juga:  Agung Nugroho Gelar Roadshow ke DPC Demokrat Bengkalis

AHY menginstruksikan kadernya yang saat ini menjadi anggota dewan perwakilan di daerah, konsisten membantu rakyat dan menunjukkan identitas Demokrat sebagai partai yang nasionalis dan religius.

Dia menyampaikan kader Demokrat yang saat ini bertugas sebagai anggota DPR dan DPRD merupakan aset partai. Dia meminta ada kesamaan dan kesatuan visi, misi, antara pengurus partai dan perwakilan partai di parlemen dalam memenangkan Pemilu 2024.

“Pilpres dan Pileg harus baca dalam satu tarikan napas yang sama. Insya Allah saat menang Pilpres dan Pileg, PD juga akan memenangkan Pilkada,” katanya.

AHY rutin memberi instruksi dan arahan kepada kadernya untuk mempersiapkan diri menjelang Pemilu 2024.

AHY mengingatkan kadernya untuk tetap rendah hati dan tidak jumawa. Dalam siaran tertulis yang berbeda, Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, mengatakan, ungkapan kuda hitam itu merupakan upaya AHY menyemangati kadernya.

Baca Juga:  HNW Apresiasi Pernyataan Ramadan Presiden Biden

“Ketum AHY menyemangati para anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrat untuk jangan kecil hati meskipun saat ini Demokrat di luar kekuasaan dan mungkin tidak diperhitungkan,” kata Herzaky.

Menurutnya, sejarah mencatat Partai Demokrat pernah jadi kuda hitam pada pemilihan umum 2004.

“Meski awalnya dianggap biasa saja, akhirnya Demokrat bisa mendulang kesuksesan sebagai partai terbesar dan pemenang pemilu pada 2009. Itu yang menjadi ikhtiar Demokrat,” kata Herzaky.

Sumber: JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menggunakan idiom "kuda hitam", untuk menggambarkan partainya di Pemilu 2024.

Dia menyebut lebih baik partai berlambang mersi dianggap sebagai kuda hitam, tetapi menang di perhelatan lima tahun yang digelar 2024 mendatang.

“Jangan merasa diri hebat. Lebih baik kita menjadi kuda hitam yang tidak diperhitungkan, tetapi menang,” kata AHY ke para kader Demokrat sebagaimana dikutip dari siaran tertulisnya yang diterima di Jakarta, Ahad (6/2/2022).

Untuk itu, AHY meminta seluruh kader PD tetap bekerja keras mempersiapkan diri menuju pemilihan umum 2024 meskipun hasil sejumlah survei menunjukkan elektabilitas partai naik sepanjang 2021.

“Survei adalah kompas atau barometer, tetapi untuk menang tidak cukup hanya survei,” ucapnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Polisi Periksa Guru Ngaji Prabowo Subianto

AHY menginstruksikan kadernya yang saat ini menjadi anggota dewan perwakilan di daerah, konsisten membantu rakyat dan menunjukkan identitas Demokrat sebagai partai yang nasionalis dan religius.

Dia menyampaikan kader Demokrat yang saat ini bertugas sebagai anggota DPR dan DPRD merupakan aset partai. Dia meminta ada kesamaan dan kesatuan visi, misi, antara pengurus partai dan perwakilan partai di parlemen dalam memenangkan Pemilu 2024.

- Advertisement -

“Pilpres dan Pileg harus baca dalam satu tarikan napas yang sama. Insya Allah saat menang Pilpres dan Pileg, PD juga akan memenangkan Pilkada,” katanya.

AHY rutin memberi instruksi dan arahan kepada kadernya untuk mempersiapkan diri menjelang Pemilu 2024.

AHY mengingatkan kadernya untuk tetap rendah hati dan tidak jumawa. Dalam siaran tertulis yang berbeda, Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, mengatakan, ungkapan kuda hitam itu merupakan upaya AHY menyemangati kadernya.

Baca Juga:  Prabowo Ajak Semua Pihak Hormati Proses Hukum

“Ketum AHY menyemangati para anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrat untuk jangan kecil hati meskipun saat ini Demokrat di luar kekuasaan dan mungkin tidak diperhitungkan,” kata Herzaky.

Menurutnya, sejarah mencatat Partai Demokrat pernah jadi kuda hitam pada pemilihan umum 2004.

“Meski awalnya dianggap biasa saja, akhirnya Demokrat bisa mendulang kesuksesan sebagai partai terbesar dan pemenang pemilu pada 2009. Itu yang menjadi ikhtiar Demokrat,” kata Herzaky.

Sumber: JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menggunakan idiom "kuda hitam", untuk menggambarkan partainya di Pemilu 2024.

Dia menyebut lebih baik partai berlambang mersi dianggap sebagai kuda hitam, tetapi menang di perhelatan lima tahun yang digelar 2024 mendatang.

“Jangan merasa diri hebat. Lebih baik kita menjadi kuda hitam yang tidak diperhitungkan, tetapi menang,” kata AHY ke para kader Demokrat sebagaimana dikutip dari siaran tertulisnya yang diterima di Jakarta, Ahad (6/2/2022).

Untuk itu, AHY meminta seluruh kader PD tetap bekerja keras mempersiapkan diri menuju pemilihan umum 2024 meskipun hasil sejumlah survei menunjukkan elektabilitas partai naik sepanjang 2021.

“Survei adalah kompas atau barometer, tetapi untuk menang tidak cukup hanya survei,” ucapnya.

Baca Juga:  Abang Eks Bupati Terdorong Ramaikan Bursa Calon

AHY menginstruksikan kadernya yang saat ini menjadi anggota dewan perwakilan di daerah, konsisten membantu rakyat dan menunjukkan identitas Demokrat sebagai partai yang nasionalis dan religius.

Dia menyampaikan kader Demokrat yang saat ini bertugas sebagai anggota DPR dan DPRD merupakan aset partai. Dia meminta ada kesamaan dan kesatuan visi, misi, antara pengurus partai dan perwakilan partai di parlemen dalam memenangkan Pemilu 2024.

“Pilpres dan Pileg harus baca dalam satu tarikan napas yang sama. Insya Allah saat menang Pilpres dan Pileg, PD juga akan memenangkan Pilkada,” katanya.

AHY rutin memberi instruksi dan arahan kepada kadernya untuk mempersiapkan diri menjelang Pemilu 2024.

AHY mengingatkan kadernya untuk tetap rendah hati dan tidak jumawa. Dalam siaran tertulis yang berbeda, Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, mengatakan, ungkapan kuda hitam itu merupakan upaya AHY menyemangati kadernya.

Baca Juga:  Seniman Budaya Betawi Deklarasi Airlangga Capres 2024

“Ketum AHY menyemangati para anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrat untuk jangan kecil hati meskipun saat ini Demokrat di luar kekuasaan dan mungkin tidak diperhitungkan,” kata Herzaky.

Menurutnya, sejarah mencatat Partai Demokrat pernah jadi kuda hitam pada pemilihan umum 2004.

“Meski awalnya dianggap biasa saja, akhirnya Demokrat bisa mendulang kesuksesan sebagai partai terbesar dan pemenang pemilu pada 2009. Itu yang menjadi ikhtiar Demokrat,” kata Herzaky.

Sumber: JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari